AI dan robot saja tidak cukup untuk menghidupkan kembali momentum ekonomi. Sementara sektor ini terus berkembang, menjadi jelas bahwa investasi teknologi tidak menerjemahkan ke dalam pertumbuhan yang luas di seluruh ekonomi. Ini membuat pasar lebih rentan—dan ketegangan perdagangan kini menjadi gajah di ruangan. Ketika pertumbuhan rapuh, gesekan geopolitik cenderung berdampak lebih keras. Bagi trader yang memantau siklus makro, ini adalah titik balik penting yang patut dipantau dengan cermat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Singkatnya, uang yang diinvestasikan dalam konsep AI semuanya masuk ke kantong kapitalis, rakyat kecil tidak mendapatkan apa-apa.
Begitu perang dagang dimulai, sifat aslinya langsung terlihat, sangat rapuh.
Upgrade teknologi ≠ pemulihan ekonomi, kenapa banyak orang tidak memahami prinsip ini.
Masalah geopolitik memang harus diperhatikan, kalau tidak kita akan kembali menjadi korban.
AI begitu populer, kenapa masih ada yang kehilangan pekerjaan, sangat ironis.
Benar, gelembung ini pasti pecah suatu saat nanti, hanya masalah waktu.
Pertumbuhan yang rapuh + perdagangan yang kacau, kondisi makro tidak terlalu baik, teman-teman.
Robot sekeren apa pun tidak bisa menyelamatkan ekonomi yang buruk, bahkan lelucon pun lebih enak didengar daripada ini.
Jadi, semua investasi teknologi itu palsu? Rasanya seperti mengganti konsep untuk menipu para investor.
Titik balik? Menurut saya, itu adalah malam sebelum kejatuhan...
Lihat AsliBalas0
GateUser-bd883c58
· 01-12 09:57
Benar, AI sudah dipakai selama ini tetapi ekonomi tetap tidak bisa diselamatkan, uang semua diarahkan ke teknologi lalu hasilnya apa? Tidak ada pertumbuhan nyata
Perang dagang seharusnya sudah dibahas sejak lama, sekarang baru bicara tentang gajah di ruangan, agak terlambat
Geopolitik yang kacau semuanya hancur, pertumbuhan memang sudah tidak nyata lagi, ditambah gesekan politik akan benar-benar runtuh
Kuncinya sekarang siapa yang masih bertahan dengan cerita pertumbuhan? Saatnya melihat tekanan pasar yang sebenarnya
Apakah gelembung AI akan pecah? Rasanya semakin dekat, siklus makro ini memang menjadi titik balik
Lihat AsliBalas0
LightningAllInHero
· 01-12 09:57
Benar, hype AI sudah mencapai puncaknya, harus bergantung pada data ekonomi nyata
Ketika geopolitik memanas, saham teknologi turun paling cepat, sekarang tinggal menunggu kejadian nyata
Menginvestasikan begitu banyak uang tetapi tidak ada perkembangan, ini benar-benar aneh
Titik balik makro? Menurut saya, ini adalah titik balik untuk memanen keuntungan dari para investor yang tidak waspada
Perang dagang datang, semuanya menjadi sia-sia, teknologi sekeren apa pun tidak akan berguna
Lihat AsliBalas0
Layer2Observer
· 01-12 09:56
Di sini ada kesalahpahaman, pendapatan investasi AI memang tertinggal, tetapi inti masalahnya tetap pada ketidakcukupan peningkatan industri. Mari kita lihat data—pengeluaran daya komputasi dari perusahaan besar dalam dua tahun ini meningkat dua kali lipat, lalu bagaimana dengan hasilnya?
Lihat AsliBalas0
ShibaMillionairen't
· 01-12 09:52
AI泡沫要破是吧,现在才看出来啊
真,烧钱买芯片结果 ekonomi还是没起色,笑死
地缘政治这块就像定时炸弹,市场脆弱的时候最容易炸
Sekarang semua yang all in teknologi harus berhati-hati, titik balik telah datang
Uang sudah dicurahkan ke dalamnya, pertumbuhan di mana? Pertanyaan ini harus direnungkan
Lihat AsliBalas0
DaoResearcher
· 01-12 09:36
Dari kinerja data, fenomena pelepasan antara investasi teknologi dan pertumbuhan ekonomi seharusnya sudah menjadi perhatian. Berdasarkan model ekonomi on-chain, ketidakseimbangan struktural ini akan diperbesar secara tak terbatas dalam lingkungan pasar yang sangat terkonsentrasi—secara spesifik, ketika likuiditas habis, premi risiko geopolitik akan menghabiskan semua keuntungan Anda.
AI dan robot saja tidak cukup untuk menghidupkan kembali momentum ekonomi. Sementara sektor ini terus berkembang, menjadi jelas bahwa investasi teknologi tidak menerjemahkan ke dalam pertumbuhan yang luas di seluruh ekonomi. Ini membuat pasar lebih rentan—dan ketegangan perdagangan kini menjadi gajah di ruangan. Ketika pertumbuhan rapuh, gesekan geopolitik cenderung berdampak lebih keras. Bagi trader yang memantau siklus makro, ini adalah titik balik penting yang patut dipantau dengan cermat.