Pasar mendapatkan angin segar minggu ini. Setelah Trump membatalkan ancaman tarifnya terhadap sekutu Eropa, saham melonjak—dan ini bukan kejadian satu kali. Investor kembali masuk ke saham untuk sesi kedua berturut-turut, menandakan minat risiko yang diperbarui di seluruh pasar keuangan yang lebih luas.
Pembalikan kebijakan ini mengirim sinyal yang jelas: ketegangan perdagangan, setidaknya sementara waktu, sedang mereda. Ini lebih penting dari yang Anda kira. Ketika ketidakpastian seputar tarif berkurang, investor cenderung beralih dari posisi defensif ke posisi yang berorientasi pertumbuhan. Perubahan perilaku ini menyebar ke segala hal—dari saham hingga kelas aset alternatif.
Bagi siapa saja yang mengikuti tren makro, ini adalah contoh klasik bagaimana postur geopolitik mempengaruhi psikologi pasar. Pengumuman tunggal mengubah posisi investor hampir secara instan. Ini mengingatkan bahwa pergeseran kebijakan, bahkan pembalikan, dapat menciptakan ayunan momentum yang berarti. Apakah momentum ini akan bertahan tergantung pada tindak lanjut—tapi untuk saat ini, sentimen risiko kembali mengemudi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MevWhisperer
· 5jam yang lalu
Kembali lagi ke drama politik besar, pasar ikut bergoyang... Apakah kali ini pembalikan tarif dapat benar-benar bertahan, atau minggu depan akan berulang lagi?
Lihat AsliBalas0
LiquidationAlert
· 5jam yang lalu
Trump seketika berbalik, uang pun kembali, trik ini cukup lihai dimainkan
Ya ampun, dua hari berturut-turut terus mengikuti kenaikan, kali ini benar-benar bisa tahan tidak?
Tarif bea cukai yang fluktuatif, kita para investor kecil hanya seperti tanaman bawang yang dipanen
Semua posisi defensif sudah keluar, berapa lama pertumbuhan ini bisa bertahan, benar-benar tidak pasti
Satu kalimat kebijakan, aliran dana langsung berbalik, ini yang mereka mainkan
Lihat AsliBalas0
SocialAnxietyStaker
· 6jam yang lalu
Trump ini lagi-lagi berbalik... Benarkah, aku merasa ini lagi-lagi skema untuk mengeruk keuntungan
---
Perubahan dari pasar pertahanan ke pasar pertumbuhan, aku lihat rotasi ini agak goyah, bisa tahan nggak ya
---
Begitu ancaman tarif mulai mereda, langsung kembali menguat, mentalitas ini benar-benar seperti harimau kertas
---
Kebijakan yang bolak-balik bisa menciptakan pergerakan besar seperti ini, menunjukkan pasar benar-benar sudah kehabisan tenaga
---
Tunggu dulu, ini beneran perubahan kebijakan atau cuma sandiwara lagi... aku pilih untuk menunggu dan melihat
---
Grafik jamannya terlihat agak berbahaya, rasanya akan jatuh lagi bukan
---
Lagi-lagi trik ini, kalau minggu depan jatuh lagi aku nggak akan kaget
---
Saya hanya bisa melihat dari jauh untuk yang dijaminkan, kapan ya giliran kita untuk tampil ke depan
Pasar mendapatkan angin segar minggu ini. Setelah Trump membatalkan ancaman tarifnya terhadap sekutu Eropa, saham melonjak—dan ini bukan kejadian satu kali. Investor kembali masuk ke saham untuk sesi kedua berturut-turut, menandakan minat risiko yang diperbarui di seluruh pasar keuangan yang lebih luas.
Pembalikan kebijakan ini mengirim sinyal yang jelas: ketegangan perdagangan, setidaknya sementara waktu, sedang mereda. Ini lebih penting dari yang Anda kira. Ketika ketidakpastian seputar tarif berkurang, investor cenderung beralih dari posisi defensif ke posisi yang berorientasi pertumbuhan. Perubahan perilaku ini menyebar ke segala hal—dari saham hingga kelas aset alternatif.
Bagi siapa saja yang mengikuti tren makro, ini adalah contoh klasik bagaimana postur geopolitik mempengaruhi psikologi pasar. Pengumuman tunggal mengubah posisi investor hampir secara instan. Ini mengingatkan bahwa pergeseran kebijakan, bahkan pembalikan, dapat menciptakan ayunan momentum yang berarti. Apakah momentum ini akan bertahan tergantung pada tindak lanjut—tapi untuk saat ini, sentimen risiko kembali mengemudi.