Ada alasan utama di balik insiden ini—Uni Eropa secara resmi menangguhkan persetujuan perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat.
Apa penyebabnya? Ancaman Amerika Serikat untuk mengenakan tarif terhadap Greenland memicu ketegangan, sehingga Parlemen Eropa memutuskan untuk menunda proses peninjauan perjanjian perdagangan AS-EU. Kebuntuan ini dapat membawa beberapa konsekuensi: peningkatan gesekan perdagangan, negosiasi ulang perjanjian, atau penerapan tarif barang tertentu.
Bagaimana dengan pasar? Dalam jangka pendek, volatilitas akan meningkat. Jika kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan di meja negosiasi, tren pasar mungkin terus tertekan. Situasi yang penuh ketidakpastian ini memang membutuhkan kewaspadaan ekstra—aset risiko seperti BTC mudah terpengaruh oleh perubahan ekspektasi makroekonomi. Manajemen risiko harus mengikuti.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
⚠️ KRITIS: Ketegangan perdagangan EU-AS = pengaturan angsa hitam makro klasik. BTC akan segera dieksploitasi oleh ketidakpastian ini. DYOR tentang paparan Anda, serius.
Lihat AsliBalas0
NFTArchaeologis
· 7jam yang lalu
Soal Greenland, mari kita gunakan sedikit sudut pandang sejarah—bukankah ini seperti versi pembagian kekuasaan oleh kekuatan besar di masa lalu? Di balik penurunan di dunia kripto ini, sebenarnya adalah rekonsiliasi narasi makro, dan dalam jangka pendek memang harus menjaga posisi.
Ada alasan utama di balik insiden ini—Uni Eropa secara resmi menangguhkan persetujuan perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat.
Apa penyebabnya? Ancaman Amerika Serikat untuk mengenakan tarif terhadap Greenland memicu ketegangan, sehingga Parlemen Eropa memutuskan untuk menunda proses peninjauan perjanjian perdagangan AS-EU. Kebuntuan ini dapat membawa beberapa konsekuensi: peningkatan gesekan perdagangan, negosiasi ulang perjanjian, atau penerapan tarif barang tertentu.
Bagaimana dengan pasar? Dalam jangka pendek, volatilitas akan meningkat. Jika kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan di meja negosiasi, tren pasar mungkin terus tertekan. Situasi yang penuh ketidakpastian ini memang membutuhkan kewaspadaan ekstra—aset risiko seperti BTC mudah terpengaruh oleh perubahan ekspektasi makroekonomi. Manajemen risiko harus mengikuti.