Data polling terbaru Gallup mengungkapkan perkembangan penting dalam politik Amerika: Ketua Federal Reserve Powell terus mendapatkan dukungan yang signifikan di seluruh spektrum politik, meskipun ada ketegangan yang berkelanjutan dengan Presiden Trump terkait keputusan kebijakan moneter.
Hasil survei menggambarkan gambaran menarik tentang sentimen publik. Lebih dari 40% responden menyatakan persetujuan terhadap kepemimpinan Powell di bank sentral. Jika dilihat berdasarkan afiliasi politik, angka menunjukkan pola yang menarik—pemilih Demokrat mendukungnya sebesar 46%, sementara pemilih independen mencatat dukungan sebesar 49%. Bahkan di kalangan Partai Republik, yang pemimpin partainya secara terbuka berselisih dengan Powell, 34% tetap menyetujui masa jabatannya.
Faktor Trump dan Debat Suku Bunga
Rating persetujuan ini sangat mencolok mengingat ketegangan yang terdokumentasi antara Powell dan pemerintahan Trump. Sepanjang tahun ini, Trump berulang kali menyuarakan kritik terhadap Ketua Fed, berargumen bahwa Powell seharusnya memangkas suku bunga lebih cepat dan menerapkan pengurangan yang lebih agresif. Perbedaan kebijakan ini menegaskan perbedaan mendasar dalam filosofi ekonomi mereka masing-masing.
Mengapa Ini Penting
Bagi pelaku pasar dan mereka yang mengikuti kebijakan Federal Reserve secara dekat, popularitas Powell yang tetap di seluruh garis partai menunjukkan bahwa keputusan-keputusannya menikmati legitimasi yang lebih luas daripada yang mungkin diimplikasikan oleh perpecahan politik di Washington. Dukungan lintas partai ini berpotensi memberikan perlindungan politik terhadap keputusan kebijakan moneter Fed, bahkan ketika keputusan tersebut tidak populer di kalangan tertentu.
Data Gallup menegaskan sebuah realitas dalam pemerintahan Amerika: kredibilitas institusional dapat melampaui batas partai, terutama ketika menyangkut posisi teknokratis seperti jabatan Ketua Federal Reserve.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Powell Mempertahankan Dukungan Kuat dari Berbagai Pihak di Tengah Ketegangan Kebijakan dengan Trump
Data polling terbaru Gallup mengungkapkan perkembangan penting dalam politik Amerika: Ketua Federal Reserve Powell terus mendapatkan dukungan yang signifikan di seluruh spektrum politik, meskipun ada ketegangan yang berkelanjutan dengan Presiden Trump terkait keputusan kebijakan moneter.
Hasil survei menggambarkan gambaran menarik tentang sentimen publik. Lebih dari 40% responden menyatakan persetujuan terhadap kepemimpinan Powell di bank sentral. Jika dilihat berdasarkan afiliasi politik, angka menunjukkan pola yang menarik—pemilih Demokrat mendukungnya sebesar 46%, sementara pemilih independen mencatat dukungan sebesar 49%. Bahkan di kalangan Partai Republik, yang pemimpin partainya secara terbuka berselisih dengan Powell, 34% tetap menyetujui masa jabatannya.
Faktor Trump dan Debat Suku Bunga
Rating persetujuan ini sangat mencolok mengingat ketegangan yang terdokumentasi antara Powell dan pemerintahan Trump. Sepanjang tahun ini, Trump berulang kali menyuarakan kritik terhadap Ketua Fed, berargumen bahwa Powell seharusnya memangkas suku bunga lebih cepat dan menerapkan pengurangan yang lebih agresif. Perbedaan kebijakan ini menegaskan perbedaan mendasar dalam filosofi ekonomi mereka masing-masing.
Mengapa Ini Penting
Bagi pelaku pasar dan mereka yang mengikuti kebijakan Federal Reserve secara dekat, popularitas Powell yang tetap di seluruh garis partai menunjukkan bahwa keputusan-keputusannya menikmati legitimasi yang lebih luas daripada yang mungkin diimplikasikan oleh perpecahan politik di Washington. Dukungan lintas partai ini berpotensi memberikan perlindungan politik terhadap keputusan kebijakan moneter Fed, bahkan ketika keputusan tersebut tidak populer di kalangan tertentu.
Data Gallup menegaskan sebuah realitas dalam pemerintahan Amerika: kredibilitas institusional dapat melampaui batas partai, terutama ketika menyangkut posisi teknokratis seperti jabatan Ketua Federal Reserve.