Tahun 2025 membawa volume rekor di segmen instrumen derivatif kripto, mencapai total nilai sebesar 86 triliun dolar AS. Rata-rata volume harian sekitar 265 miliar dolar AS mengonfirmasi bahwa derivatif keuangan telah menjadi mekanisme kunci dalam penetapan harga di pasar. Transformasi ini mencerminkan perubahan mendasar dalam struktur pasar — dari dominasi investor ritel dan leverage tinggi menuju ekosistem yang didorong oleh modal institusional, strategi lindung nilai, dan aliran terkait ETF.
Institusionalisasi pasar mengubah cara perdagangan
Arus modal institusional, yang merupakan konsekuensi dari disetujuinya ETF spot, secara permanen mengubah lanskap pasar. Platform perdagangan utama meningkatkan pangsa mereka dalam volume global — empat bursa terbesar mengelola sekitar 62,3% dari seluruh perdagangan instrumen derivatif. Konsentrasi ini menunjukkan penurunan fragmentasi pasar dan meningkatnya peran operator profesional.
Pada saat yang sama, institusi menunjukkan preferensi terhadap saluran perdagangan yang diatur, menandai kedewasaan sektor ini. Pasar instrumen derivatif tidak lagi didominasi oleh pemain ritel — kini didominasi oleh strategi perdagangan profesional, operasi arbitrase dasar, dan pengelolaan risiko dalam skala besar.
Uji ketahanan mengungkap kerentanan sistem
Tahun 2025 juga membawa tantangan signifikan. Diperkirakan total likuidasi paksa mencapai 150 miliar dolar AS, menunjukkan meningkatnya risiko sistemik. Pasar instrumen derivatif mulai berfungsi seperti sistem tertutup — guncangan tunggal dapat menyebabkan efek berantai.
Peristiwa deleveraging Oktober, yang dipicu oleh pengumuman terkait kebijakan perdagangan, menyebabkan likuidasi lebih dari 19 miliar dolar AS dalam waktu hanya 48 jam. Insiden ini mengungkap betapa sensitifnya pasar terhadap guncangan makroekonomi dan betapa cepatnya rantai leverage dapat menyebar antar platform.
Kedewasaan membawa ancaman baru
Pasar instrumen derivatif berkembang lebih cepat daripada mekanisme pengawasan risiko. Ketentuan margin deposito, prosedur likuidasi, dan jalur transmisi risiko antar platform menjadi sangat terbebani. Rantai leverage yang dalam, khas dalam perdagangan derivatif modern, menciptakan hubungan tersembunyi antar operator pasar yang tampaknya independen.
Struktur pasar instrumen derivatif tidak lagi menjadi pulau terpencil — melainkan bagian dari ekosistem yang lebih besar, rentan terhadap guncangan eksternal dan ketidaksempurnaan internal. Prospek tahun berikutnya akan sangat bergantung pada kemampuan industri untuk menawarkan mekanisme pengelolaan risiko yang lebih kokoh.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar instrumen derivatif cryptocurrency mengelola 86 triliun dolar pada tahun 2025 — eksposur terhadap risiko yang tidak diketahui meningkat
Tahun 2025 membawa volume rekor di segmen instrumen derivatif kripto, mencapai total nilai sebesar 86 triliun dolar AS. Rata-rata volume harian sekitar 265 miliar dolar AS mengonfirmasi bahwa derivatif keuangan telah menjadi mekanisme kunci dalam penetapan harga di pasar. Transformasi ini mencerminkan perubahan mendasar dalam struktur pasar — dari dominasi investor ritel dan leverage tinggi menuju ekosistem yang didorong oleh modal institusional, strategi lindung nilai, dan aliran terkait ETF.
Institusionalisasi pasar mengubah cara perdagangan
Arus modal institusional, yang merupakan konsekuensi dari disetujuinya ETF spot, secara permanen mengubah lanskap pasar. Platform perdagangan utama meningkatkan pangsa mereka dalam volume global — empat bursa terbesar mengelola sekitar 62,3% dari seluruh perdagangan instrumen derivatif. Konsentrasi ini menunjukkan penurunan fragmentasi pasar dan meningkatnya peran operator profesional.
Pada saat yang sama, institusi menunjukkan preferensi terhadap saluran perdagangan yang diatur, menandai kedewasaan sektor ini. Pasar instrumen derivatif tidak lagi didominasi oleh pemain ritel — kini didominasi oleh strategi perdagangan profesional, operasi arbitrase dasar, dan pengelolaan risiko dalam skala besar.
Uji ketahanan mengungkap kerentanan sistem
Tahun 2025 juga membawa tantangan signifikan. Diperkirakan total likuidasi paksa mencapai 150 miliar dolar AS, menunjukkan meningkatnya risiko sistemik. Pasar instrumen derivatif mulai berfungsi seperti sistem tertutup — guncangan tunggal dapat menyebabkan efek berantai.
Peristiwa deleveraging Oktober, yang dipicu oleh pengumuman terkait kebijakan perdagangan, menyebabkan likuidasi lebih dari 19 miliar dolar AS dalam waktu hanya 48 jam. Insiden ini mengungkap betapa sensitifnya pasar terhadap guncangan makroekonomi dan betapa cepatnya rantai leverage dapat menyebar antar platform.
Kedewasaan membawa ancaman baru
Pasar instrumen derivatif berkembang lebih cepat daripada mekanisme pengawasan risiko. Ketentuan margin deposito, prosedur likuidasi, dan jalur transmisi risiko antar platform menjadi sangat terbebani. Rantai leverage yang dalam, khas dalam perdagangan derivatif modern, menciptakan hubungan tersembunyi antar operator pasar yang tampaknya independen.
Struktur pasar instrumen derivatif tidak lagi menjadi pulau terpencil — melainkan bagian dari ekosistem yang lebih besar, rentan terhadap guncangan eksternal dan ketidaksempurnaan internal. Prospek tahun berikutnya akan sangat bergantung pada kemampuan industri untuk menawarkan mekanisme pengelolaan risiko yang lebih kokoh.