Pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana asal perdagangan modern sebenarnya? Ada seorang pria dari 300 tahun yang lalu, Munehisa Homma, yang pada dasarnya menciptakan bahasa yang kita gunakan untuk membaca pasar hari ini.



Homma lahir di Sakata, Jepang pada tahun 1724, tepat saat beras pada dasarnya menjadi mata uang ekonomi. Tapi dia tidak hanya mengamati harga naik dan turun — dia mempelajari apa yang sebenarnya mendorongnya. Ketakutan, keserakahan, kegembiraan. Dia menyadari bahwa trader tidak acak; mereka dapat diprediksi jika Anda memahami psikologi di balik gerakan mereka.

Jadi Munehisa Homma melakukan sesuatu yang jenius. Alih-alih tenggelam dalam angka dan laporan, dia menciptakan sistem visual. Sebuah lilin. Badan menunjukkan jarak antara pembukaan dan penutupan. Bayangan (sumbu) menunjukkan tertinggi dan terendah. Boom. Semua yang perlu Anda ketahui dalam satu pandangan. Ini secara harfiah adalah metode candlestick Jepang yang masih kita gunakan hari ini di semua pasar — saham, kripto, komoditas, semuanya.

Apa yang membuat Homma benar-benar legendaris? Dia tidak hanya merancang teori. Pria ini membuat lebih dari 100 perdagangan menang berturut-turut di bursa beras. Bukan kebetulan. Dia benar-benar memahami penawaran dan permintaan pada tingkat yang masih belum dipahami sebagian besar trader. Dia memprediksi pergerakan harga dengan akurasi gila karena dia membaca psikologi pasar, bukan hanya angka.

Inilah yang melekat dalam ingatan saya tentang pendekatannya: Pertama, emosi menguasai pasar jauh lebih dari yang orang ingin akui. Jika Anda bisa mengenali pola ketakutan dan keserakahan, Anda sudah selangkah di depan. Kedua, kesederhanaan menang. Lilin Jepang terlihat sederhana tetapi sangat kuat. Ketiga, keberhasilan berasal dari analisis dan perencanaan nyata, bukan keberuntungan.

Melangkah ke hari ini dan inovasi candlestick Munehisa Homma secara harfiah menjadi dasar analisis teknikal di seluruh dunia. Apakah Anda trading Bitcoin atau saham Apple, Anda menggunakan alat yang kembali ke satu trader dari Jepang abad ke-18 ini. Jutaan trader di seluruh dunia membuat keputusan berdasarkan apa yang dipahami Homma berabad-abad yang lalu.

Pelajaran sebenarnya? Pasar belum berubah. Orang masih takut dan menjadi serakah. Alat-alatnya telah berkembang tetapi psikologinya tetap sama. Jika Anda benar-benar ingin memahami trading, memahami bagaimana Munehisa Homma memandang pasar bukanlah pilihan — itu fondasi. Itulah keunggulan abadi yang membedakan trader yang bertahan dari trader yang benar-benar meraih keuntungan.
BTC2,22%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan