Baru saja melihat kinerja pasar Jepang, cukup menarik. Pada hari Kamis, indeks Nikkei akhirnya membalikkan tren tiga hari sebelumnya, di mana penurunan tersebut menghapus lebih dari 4600 poin, dengan penurunan hampir 8%. Untungnya, rebound hari Kamis cukup kuat, indeks melonjak lebih dari 1032 poin, dengan kenaikan sebesar 1,90%, dan akhirnya ditutup di level 55278.



Saham keuangan dan teknologi menopang rebound ini, tetapi kinerja produsen mobil cukup berantakan. Secara spesifik, Toyota turun 1,11%, Honda lebih parah langsung turun 1,31%, tetapi Mazda justru naik 1,31%. Performa SoftBank Group paling mencolok, langsung menguat 4,26%, sektor keuangan juga cukup baik, Mitsubishi UFJ Financial naik 3,42%, Mizuho Financial melonjak 6,37%, Sumitomo Mitsui Financial juga menguat 3,71%. Selain itu, perusahaan industri tradisional seperti Mitsubishi Electric, Panasonic, dan Hitachi juga mengalami kenaikan dalam berbagai tingkat.

Tapi, akankah rebound ini bertahan? Saya rasa tidak terlalu optimis. Latar belakang pasar global masih sangat berat, performa pasar AS hari Kamis sangat buruk, Dow Jones turun 1,61%, Nasdaq dan S&P 500 juga berada di zona merah. Pasar Eropa juga mengalami tren yang sama, jadi pasar Asia pada hari Jumat diperkirakan juga akan tertarik oleh sentimen negatif ini.

Masalah yang lebih besar adalah harga energi. Harga minyak minggu ini benar-benar gila, minyak mentah West Texas Intermediate langsung melonjak ke $81,17 per barel pada hari Kamis, dengan kenaikan harian sebesar 8,7%, dan total kenaikan selama seminggu mencapai 21,1%. Di balik ini adalah memburuknya situasi di Timur Tengah, Iran mengklaim menembak kapal minyak AS, dan mengancam akan menutup Selat Hormuz, yang langsung memicu kepanikan pasar terhadap gangguan pasokan energi global. Menteri Pertahanan AS juga memberi sinyal bahwa konflik ini mungkin berlangsung sekitar 8 minggu, yang membuat pasar semakin tegang.

Lonjakan biaya energi ini benar-benar memberi dampak nyata pada ekonomi global, dan itulah sebabnya meskipun pasar saham Jepang hari Kamis rebound, kepercayaan investor tetap sangat rapuh. Sebelum pasar dibuka hari Jumat, faktor risiko ini belum hilang, indeks Nikkei mungkin masih akan terus tertekan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan