Kamu tahu cerita yang semua orang bicarakan di kalangan crypto? Yang tentang pria yang mengubah $200 menjadi $200 juta? Itu Davinci Jeremie, dan jujur saja, perjalanannya jauh lebih menarik daripada sekadar angka-angka.



Dia bukan trader Wall Street atau bro crypto dari awal. Sekitar tahun 2000, dia hanyalah seorang insinyur perangkat lunak Kanada yang membangun sistem keuangan. Tapi di waktu luangnya, dia sangat tertarik dengan makroekonomi, mempelajari emas, perak, inflasi—pokoknya segala hal yang membuatnya mempertanyakan sistem fiat currency. Dia sudah menemukan sesuatu yang masih belum dipahami kebanyakan orang: kekayaan sejati berasal dari aset langka, bukan uang yang dicetak.

Lalu pada tahun 2011, dia menemukan Bitcoin di sebuah forum. Reaksi pertamanya? "Ini kedengarannya gila." Mata uang tanpa otoritas pusat? Ah, masa sih. Tapi alih-alih menolaknya, dia malah mengunduh white paper-nya, membaca kode-nya, mempelajari arsitekturnya. Dan saat itulah dia menyadari—ini bukan lelucon, ini emas digital.

Dia mulai dari kecil. Membeli $20 di sini, $50 di sana saat Bitcoin masih di bawah satu dolar. Kemudian pada 2013, dia membuat video yang terkenal itu. Sepenuh hati, sangat tenang: "Beli sedikit Bitcoin, bahkan jika hanya satu dolar." Orang-orang mengira dia gila. Ketika Bitcoin jatuh 80% di tahun yang sama, semua orang di sekitarnya menyuruh dia keluar. Responnya? Dia tetap membeli. Dan terus menyuruh orang lain melakukan hal yang sama. Bertahun-tahun, dia pada dasarnya hanyalah meme bagi kebanyakan orang.

Lalu 2017 datang. Bitcoin menyentuh $20k. Tiba-tiba video-video lamanya muncul di mana-mana. Orang-orang menonton ulang dari 2013 seperti "tunggu, orang ini serius?" Pada 2021, Bitcoin lebih dari $60k, dan kekayaan bersih Davinci diperkirakan jauh di atas $100 juta. Laporan mengatakan dia memegang lebih dari 3.000 BTC, plus Ethereum, emas, properti—pokoknya apa saja.

Tapi yang membuatku terkesan: dia nggak pernah menjual kursus, nggak pernah pamer di Instagram, nggak pernah menjadikannya semacam guru. Dia cuma... tahan. Kadang muncul di YouTube, mungkin dari yacht atau liburan di Maladewa, tapi tanpa energi "lihat kekayaanku." Suasana hatinya selalu "Aku cuma klik beli dan tunggu."

Cerita kekayaan Davinci Jeremie sebenarnya bukan tentang uang. Tapi tentang apa yang terjadi saat kamu benar-benar percaya pada sesuatu saat orang lain tidak. Saat kamu punya kesabaran untuk bertahan melalui crash 80%, ejekan, dan bertahun-tahun dianggap gila. Dia nggak perlu jadi kaya dulu—dia cuma butuh keyakinan dan beberapa ratus dolar.

Sekarang dia tetap ada, tetap melihat. Masih dengan energi tenang yang sama. Dan pelajaran dari seluruh perjalanannya? Kesempatan terbesar biasanya terlihat paling konyol saat pertama kali muncul. Kekayaan sejati nggak datang dari timing pasar yang sempurna atau trading terus-menerus. Tapi dari percaya pada sesuatu sebelum dunia menyadarinya, lalu cuma... nggak jual.

Saran tentang $1 nilai Bitcoin dari lebih dari satu dekade lalu? Dia mungkin sudah memikirkan apa peluang 1000x berikutnya.
BTC0,9%
ETH0,2%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan