Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apakah kalian pernah mendengar tentang Siklus Benner? Saya baru-baru ini menemukan teori kuno ini yang tetap sangat efektif dan saya merasa tertarik, terutama untuk pasar kripto. Intinya: Seorang petani sederhana bernama Samuel Benner menemukan pola yang masih berlaku hingga hari ini.
Samuel Benner bukanlah ahli keuangan klasik – dia adalah petani dan pengusaha yang bergerak di bidang peternakan babi. Tapi justru itu yang membuatnya menarik. Benner mengalami beberapa krisis keuangan, gagal panen, dan kepanikan pasar secara langsung. Alih-alih menyerah, dia mulai menganalisis siklus-siklus ini. Dia ingin memahami mengapa pola tertentu berulang. Hasilnya? Pada tahun 1875, dia menerbitkan buku berisi temuan-temuannya.
Model dari Samuel Benner sebenarnya cukup sederhana. Dia mengidentifikasi tiga jenis tahun:
Pertama adalah tahun A – tahun kepanikan. Benner mengamati bahwa krisis ekonomi terjadi setiap 18 hingga 20 tahun. Dia menyebut tahun-tahun seperti 1927, 1945, 1965, 1981, 1999, dan 2019 sebagai fase kepanikan tersebut. Menariknya, 2019 cocok dengan keruntuhan kripto yang kita lihat saat itu.
Kemudian ada tahun B – tahun penjualan. Ini adalah puncaknya, saat semuanya bersinar dan harga tertinggi. 1926, 1945, 1962, 1980, 2007 – menurut Benner, tahun-tahun ini adalah waktu untuk mengurangi posisi. Dan 2026? Itu bisa menjadi tahun seperti itu, berdasarkan siklusnya.
Dan terakhir adalah tahun C – tahun pembelian. 1931, 1942, 1958, 1985, 2012 adalah masa-masa di mana harga berada di bawah dan kita bisa mengakumulasi dengan kepala dingin.
Yang membuat saya terkesan: Samuel Benner meskipun bekerja dengan komoditas seperti jagung dan harga besi, konsepnya juga berlaku untuk Bitcoin dan Ethereum. Pasar kripto sangat emosional dan volatil – tepat seperti yang diprediksi teori Benners. Boom dan crash, euforia dan kepanikan – kita melihat ini setiap beberapa tahun.
Bagi kita sebagai trader, ini sangat berharga. Jika kita memahami siklus Benners, kita tahu kira-kira kapan pasar overbought atau oversold. Bitcoin juga memiliki siklus halving empat tahunan yang cocok dengan pola Benners. Pada tahun A, bisa muncul penjualan panik – saatnya membeli. Pada tahun B, semuanya naik – saatnya mengamankan keuntungan.
Keindahan dari pendekatan Samuel Benner adalah dia menunjukkan bahwa pasar tidak sepenuhnya acak. Mereka mengikuti pola yang didasarkan pada perilaku manusia. Keserakahan dan ketakutan mendorong siklus ini, bukan kebetulan semata.
Jika berpikir jangka panjang dan bertransaksi dengan cryptocurrency, sebaiknya ingat siklus Benners. Ini bukan soal timing yang sempurna, melainkan memahami tren besar dan bertindak strategis. Di tahun-tahun murah, akumulasi; di tahun-tahun mahal, pengurangan – itulah inti dari Siklus Benner. Dan ya, ini masih tetap berlaku.