Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bitcoin 30% Adjustment — Verifying the Nature of Bear Market from 5 Perspectives
Pada November hingga Desember 2024, harga Bitcoin mengalami penurunan tajam dari 120.000 dolar menjadi 90.000 dolar. Dalam pasar yang menghadapi penurunan sebesar 30%, pertanyaan “Apakah kita benar-benar memasuki pasar bearish?” menguasai psikologi investor. Saat ini, per Maret 2026, harga BTC berkisar di sekitar $74,29K, mendekati target awal prediksi sebesar 70.000–80.000 dolar. Untuk memahami esensi dari pasar bearish, satu indikator saja tidak cukup; analisis multi-aspek sangat diperlukan.
Indikator Psikologi Pasar Mengindikasikan Kemungkinan Rebound Jangka Pendek
Fear & Greed Index adalah alat ukur penting yang mengkuantifikasi tingkat kepanikan pasar. Dalam periode survei ini, indikator mencatat angka 15 (ketakutan ekstrem). Level ini, jika dibandingkan data historis, sering kali menandakan sinyal beli.
Situasi ketakutan ekstrem yang berlangsung selama satu bulan menunjukkan bahwa psikologi pasar sangat condong ke satu sisi. Namun, secara historis, kondisi seperti ini sering kali menjadi peluang beli yang menguntungkan bagi investor jangka panjang. Pada tahap awal pasar bearish, penurunan indeks ketakutan ini biasanya bersifat sementara, dan rebound kemungkinan besar terjadi dalam 1–2 minggu.
Namun, jika indikator terus berada di bawah 20, perlu berhati-hati. Tekanan likuidasi lebih lanjut dapat mempercepat penurunan harga.
Sinyal Teknis dan Ketidaksesuaian dengan Kondisi Oversold
Terjadi “dead cross” di mana garis moving average 50 hari memotong ke bawah garis moving average 200 hari. Sinyal ini sangat mirip dengan awal pasar bearish pada 2022 dan secara teknis menunjukkan tekanan penurunan yang jelas. Target harga bawah diperkirakan di kisaran 74.000–80.000 dolar, dan saat ini harga berada dalam rentang tersebut.
Di sisi lain, indikator RSI (14 hari) turun cepat dari di atas 70 (overbought) ke sekitar 35 (oversold). Volatilitas yang besar ini menunjukkan reaksi pasar yang berlebihan. Saat ini, di level oversold, kemungkinan terjadi rebound jangka pendek cukup tinggi. Namun, untuk konfirmasi pembalikan tren yang nyata, RSI harus turun di bawah 30, dan saat ini belum mencapai level tersebut.
Dengan demikian, meskipun pasar sedang dalam tren bearish, peluang rebound tetap ada, dan strategi trading memanfaatkan volatilitas 1–2 minggu ke depan sangat relevan.
Kekuatan Fundamental dan Kelanjutan Tren Bullish
Aliran masuk ETF Bitcoin spot mencapai sekitar 61,9 miliar dolar per tahun, tetapi sejak kuartal ketiga mulai menunjukkan tren keluar. Namun, institusi seperti MicroStrategy tetap melakukan pembelian tambahan, sehingga ini lebih merupakan koreksi sementara akibat panic selling dari investor ritel, bukan penurunan pasar secara keseluruhan.
Dari segi likuiditas pasar, ketidakpastian terkait masalah fiskal pemerintah AS dan kebijakan moneter mempengaruhi pasar. Korelasi Bitcoin dengan aset tradisional meningkat menjadi 0,6–0,7, menunjukkan pengaruh faktor makro seperti suku bunga dan inflasi yang semakin besar. Diperkirakan, tren pengetatan akan berlanjut hingga 2025–2026, tetapi ini tidak berarti pasar bearish akan berlangsung lama.
Sebaliknya, secara fundamental, fondasi untuk tren bullish tetap kuat, dan penurunan jangka pendek ini harus dipandang sebagai fase koreksi. Jika pelonggaran moneter besar-besaran terjadi, kemungkinan besar akan terjadi arus masuk modal kembali dengan cepat.
Perilaku di Chain Menunjukkan Struktur Pasar yang Kokoh
Data on-chain adalah indikator penting untuk mengukur tingkat keparahan pasar bearish. Jumlah alamat aktif menurun 20% dari puncaknya, dan volume transaksi juga turun 30%. Secara kasat mata, ini tampak sebagai sinyal bearish.
Namun, analisis lebih mendalam menunjukkan bahwa proporsi alamat yang memegang Bitcoin selama lebih dari satu tahun meningkat menjadi 65%. Distribusi usia UTXO (Unspent Transaction Output) juga menunjukkan akumulasi, menandakan tidak adanya panic sell besar-besaran.
Artinya, mayoritas peserta pasar tetap mempertahankan kepemilikannya. Pada tahap awal pasar bearish, trader jangka pendek cenderung menjual, sementara investor jangka panjang tetap menopang harga. Struktur ini bisa menjadi pertanda bahwa dasar pasar sedang terbentuk.
Siklus 4 Tahun yang Dimodifikasi dan Pandangan Jangka Panjang
Teori siklus 4 tahun Bitcoin yang tradisional telah mengalami modifikasi akibat masuknya ETF. Setelah halving, saat ini sudah 19 bulan, biasanya harga tertinggi sebelumnya akan terus meningkat. Namun, karena ETF menyerap pasokan, dinamika ini berubah, dan puncak harga tertinggi tertunda.
Situasi saat ini sangat mirip dengan siklus akhir 2017. Setelah koreksi sekitar 20%, harga kemudian rebound besar. Pasar bearish saat ini juga bisa dipandang sebagai bagian dari koreksi sementara tersebut.
Secara jangka panjang, tren bull market kemungkinan akan berlanjut hingga 2026, dengan target harga sekitar 200.000 dolar. Pasar bearish saat ini bisa dianggap sebagai fase persiapan menuju level harga yang lebih tinggi.
Pandangan Pasar dari Analisis Gabungan
Saat ini, apakah pasar benar-benar memasuki tren bearish secara menyeluruh? Jawabannya adalah “koreksi bearish parsial.”
Skenario jangka pendek (1–3 bulan):
Semua indikator teknikal, on-chain, dan makro menunjukkan tekanan penurunan, tetapi fondasi pasar tetap stabil. Dukungan dari institusi seperti MicroStrategy dan perilaku investor jangka panjang tetap menjaga pasar.
Pasar bearish memang muncul, tetapi sifatnya adalah “koreksi bertahap,” bukan “akhir dari pasar bull.” Peserta pasar harus tetap tenang dan mengamati pasar secara multi-aspek tanpa panik.