Pasar Valuta New York: Sentimen perlindungan risiko mendorong penguatan mata uang beberapa negara, indeks dolar AS berhenti turun dan stabil

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam perdagangan valuta di New York, pengaruh dari penurunan tajam pasar saham AS menyebabkan meningkatnya sentimen perlindungan risiko, dengan yen dan franc Swiss menjadi pemenang terbesar, sementara Indeks Dolar Bloomberg berhasil stabil setelah mengalami penurunan empat hari berturut-turut. Perubahan ini mencerminkan tren jelas dari investor global yang beralih dari aset berisiko ke aset aman.

Pergerakan Mata Uang Didukung Perlindungan Risiko, Indeks Dolar Berhenti Jatuh dan Stabil

Penyesuaian besar-besaran di pasar saham AS memicu penurunan preferensi risiko investor, mendorong dana mengalir ke mata uang safe haven tradisional. Yen, sebagai pilihan utama safe haven global, mencatat kenaikan untuk hari keempat berturut-turut, mencapai rekor kenaikan terpanjang sejak Desember tahun lalu, dengan kenaikan yang kuat. Franc Swiss, sebagai mata uang safe haven lainnya, juga tampil mengesankan, mendapatkan dorongan positif dari pasar. Dalam perdagangan di New York, USD/JPY turun lebih dari 0,3% ke 152,75, dan USD/CHF turun 0,32% ke 0,7691. Sementara itu, Indeks Dolar Bloomberg meskipun berhenti dari tren penurunan sebelumnya, kenaikannya terbatas, dan pasar tetap menunggu data CPI AS yang akan dirilis Jumat ini.

Diversifikasi Mata Uang G-10 Semakin Tajam, GBP dan AUD Tertekan

Pergerakan mata uang di pasar New York menunjukkan perbedaan yang jelas. GBP/USD turun untuk hari ketiga berturut-turut, dengan penurunan kurang dari 0,1% ke 1,3621, mencerminkan dampak dari pertumbuhan ekonomi Inggris kuartal keempat yang lebih lemah dari perkiraan. AUD, sebagai mata uang komoditas khas, paling tertekan di tengah meningkatnya sentimen perlindungan risiko, dengan AUD/USD turun 0,55% ke 0,7088, menempati posisi terburuk di antara mata uang G-10. Sebaliknya, USD/CAD naik untuk hari kedua berturut-turut ke 1,3613, menunjukkan bahwa dolar Kanada relatif lebih tahan terhadap tekanan dari mata uang komoditas.

Imbal Hasil Obligasi Menurun, Data Ekonomi Berbeda-beda

Pasar obligasi AS didorong oleh pembelian safe haven, dengan imbal hasil obligasi 10 tahun turun di bawah 7 basis poin, sementara penerbitan obligasi 30 tahun mendapatkan sambutan hangat, menunjukkan permintaan pasar yang tetap kuat. Di bidang tenaga kerja, data menunjukkan bahwa jumlah klaim pengangguran awal di AS minggu lalu sedikit menurun, membalikkan lonjakan klaim sebelumnya akibat cuaca dingin yang ekstrem, namun secara keseluruhan data ekonomi tetap beragam.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan