Dalam beberapa minggu terakhir, setiap langkah bank sentral Amerika Serikat telah diawasi secara ketat oleh pelaku pasar. Pada 8 November lalu, pidato Powell selama konferensi pers Federal Reserve menjadi momen penting, memicu reaksi langsung dan signifikan di pasar global. Pada kesempatan itu, ketua Fed tidak hanya mengonfirmasi pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga rentang suku bunga menjadi 4,5% hingga 4,75%, tetapi juga memberikan jaminan tentang situasi politik internasional.
Pernyataan Kunci dari Pidato Powell tentang Kebijakan Moneter
Selama pidatonya, Powell secara langsung membahas spekulasi mengenai pengaruh eksternal terhadap kebijakan Fed. “Hasil pemilihan tidak berpengaruh pada kebijakan Fed dalam jangka pendek,” kata Powell, menghilangkan kekhawatiran akan perubahan drastis dalam strategi moneter. Pernyataan ini sangat penting mengingat konteks geopolitik saat itu.
Federal Reserve juga menegaskan bahwa “pasar tenaga kerja secara umum melonggar, tingkat pengangguran meningkat tetapi tetap rendah” dan bahwa “inflasi telah menunjukkan kemajuan menuju target 2%, tetapi tetap cukup tinggi.” Meskipun demikian, pidato Powell menegaskan bahwa kebijakan moneter tetap ketat, bahkan setelah pemotongan hari ini, menunjukkan pendekatan hati-hati dan bertahap.
Reaksi Global: Ketika Bank Sentral Bergerak Secara Sinkron
Tidak hanya Federal Reserve yang memotong suku bunga. Secara paralel, Bank of England menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin, sementara Riksbank Swedia mempermudah suku bunga sebesar setengah persen. Koordinasi antara bank sentral utama dunia ini menunjukkan pandangan bersama tentang perlunya mendukung pertumbuhan ekonomi global.
Bitcoin dan Pasar Merespons Pidato Powell: Rekor Sejarah Baru
Segera setelah pidato Powell, harga Bitcoin merespons secara luar biasa. Kriptokurensi ini naik hingga menyentuh $76.951, menandai rekor tertinggi baru sebelum sedikit koreksi. Pada saat penulisan, Bitcoin diperdagangkan di $68.17K dengan kenaikan 5,06% dalam 24 jam terakhir, mencerminkan sentimen positif di kalangan investor.
Indeks CoinDesk 20, yang mengelompokkan mata uang kripto utama, mengungguli Bitcoin murni, dengan kenaikan 4,5% dalam periode yang sama. Pasar saham tradisional juga bereaksi positif: S&P 500 dan Nasdaq ditutup naik masing-masing sebesar 0,8% dan 1,5%.
Apa Makna Pidato Powell bagi Ekspektasi Suku Bunga di Masa Depan?
Pernyataan dalam pidato Powell secara signifikan mengubah ekspektasi pelaku pasar terhadap langkah-langkah Fed berikutnya. Kemungkinan pemotongan lebih lanjut di Desember turun dari 33% menjadi 28% menurut alat CME FedWatch. Ini menunjukkan bahwa pasar memperkirakan laju pengurangan suku bunga yang lebih hati-hati dalam beberapa bulan mendatang.
Analisis Teknis: Pergerakan Berkelanjutan atau Rebound Opportunistik?
Pergerakan kenaikan yang mengikuti pidato Powell memiliki karakteristik menarik dari sudut pandang teknikal. Bitcoin mengalami “short squeeze” yang signifikan, mendorong kenaikan juga pada altcoin seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), Dogecoin (DOGE), dan Cardano (ADA), serta saham sektor seperti Circle dan Coinbase.
Namun, para analis menyarankan kehati-hatian. Joel Kruger dari LMAX Group menekankan bahwa rebound ini sebagian besar didorong oleh penutupan posisi short dan likuiditas pasar yang terbatas, bukan oleh katalis fundamental yang jelas. Joshua Lim dari FalconX menambahkan bahwa beberapa dana sedang mengikuti rally ini, berputar ke altcoin yang lebih volatil dan derivatif.
Level resistensi teknikal penting tetap di $72.000 dan $78.000. Penembusan yang berkelanjutan dari level ini diperlukan untuk mengonfirmasi tren kenaikan struktural yang lebih kuat, bukan sekadar rebound teknikal.
Kesimpulan: Pidato Powell sebagai Katalisator Pasar
Pidato Powell pada 8 November kembali menunjukkan kekuatan komunikasi bank sentral dalam mengarahkan pergerakan pasar global. Meskipun pemotongan suku bunga sebesar 25 poin basis sudah banyak diperkirakan, jaminan selama pidato tentang stabilitas kebijakan moneter telah menciptakan kepercayaan yang cukup untuk mendukung rally signifikan di Bitcoin dan kripto terkait. Para investor akan terus memantau perkembangan berikutnya dan pernyataan pidato Powell di masa depan untuk mengarahkan strategi investasi mereka.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pernyataan Powell membentuk sentimen pasar: Bitcoin menguat sementara Fed menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin
Dalam beberapa minggu terakhir, setiap langkah bank sentral Amerika Serikat telah diawasi secara ketat oleh pelaku pasar. Pada 8 November lalu, pidato Powell selama konferensi pers Federal Reserve menjadi momen penting, memicu reaksi langsung dan signifikan di pasar global. Pada kesempatan itu, ketua Fed tidak hanya mengonfirmasi pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga rentang suku bunga menjadi 4,5% hingga 4,75%, tetapi juga memberikan jaminan tentang situasi politik internasional.
Pernyataan Kunci dari Pidato Powell tentang Kebijakan Moneter
Selama pidatonya, Powell secara langsung membahas spekulasi mengenai pengaruh eksternal terhadap kebijakan Fed. “Hasil pemilihan tidak berpengaruh pada kebijakan Fed dalam jangka pendek,” kata Powell, menghilangkan kekhawatiran akan perubahan drastis dalam strategi moneter. Pernyataan ini sangat penting mengingat konteks geopolitik saat itu.
Federal Reserve juga menegaskan bahwa “pasar tenaga kerja secara umum melonggar, tingkat pengangguran meningkat tetapi tetap rendah” dan bahwa “inflasi telah menunjukkan kemajuan menuju target 2%, tetapi tetap cukup tinggi.” Meskipun demikian, pidato Powell menegaskan bahwa kebijakan moneter tetap ketat, bahkan setelah pemotongan hari ini, menunjukkan pendekatan hati-hati dan bertahap.
Reaksi Global: Ketika Bank Sentral Bergerak Secara Sinkron
Tidak hanya Federal Reserve yang memotong suku bunga. Secara paralel, Bank of England menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin, sementara Riksbank Swedia mempermudah suku bunga sebesar setengah persen. Koordinasi antara bank sentral utama dunia ini menunjukkan pandangan bersama tentang perlunya mendukung pertumbuhan ekonomi global.
Bitcoin dan Pasar Merespons Pidato Powell: Rekor Sejarah Baru
Segera setelah pidato Powell, harga Bitcoin merespons secara luar biasa. Kriptokurensi ini naik hingga menyentuh $76.951, menandai rekor tertinggi baru sebelum sedikit koreksi. Pada saat penulisan, Bitcoin diperdagangkan di $68.17K dengan kenaikan 5,06% dalam 24 jam terakhir, mencerminkan sentimen positif di kalangan investor.
Indeks CoinDesk 20, yang mengelompokkan mata uang kripto utama, mengungguli Bitcoin murni, dengan kenaikan 4,5% dalam periode yang sama. Pasar saham tradisional juga bereaksi positif: S&P 500 dan Nasdaq ditutup naik masing-masing sebesar 0,8% dan 1,5%.
Apa Makna Pidato Powell bagi Ekspektasi Suku Bunga di Masa Depan?
Pernyataan dalam pidato Powell secara signifikan mengubah ekspektasi pelaku pasar terhadap langkah-langkah Fed berikutnya. Kemungkinan pemotongan lebih lanjut di Desember turun dari 33% menjadi 28% menurut alat CME FedWatch. Ini menunjukkan bahwa pasar memperkirakan laju pengurangan suku bunga yang lebih hati-hati dalam beberapa bulan mendatang.
Analisis Teknis: Pergerakan Berkelanjutan atau Rebound Opportunistik?
Pergerakan kenaikan yang mengikuti pidato Powell memiliki karakteristik menarik dari sudut pandang teknikal. Bitcoin mengalami “short squeeze” yang signifikan, mendorong kenaikan juga pada altcoin seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), Dogecoin (DOGE), dan Cardano (ADA), serta saham sektor seperti Circle dan Coinbase.
Namun, para analis menyarankan kehati-hatian. Joel Kruger dari LMAX Group menekankan bahwa rebound ini sebagian besar didorong oleh penutupan posisi short dan likuiditas pasar yang terbatas, bukan oleh katalis fundamental yang jelas. Joshua Lim dari FalconX menambahkan bahwa beberapa dana sedang mengikuti rally ini, berputar ke altcoin yang lebih volatil dan derivatif.
Level resistensi teknikal penting tetap di $72.000 dan $78.000. Penembusan yang berkelanjutan dari level ini diperlukan untuk mengonfirmasi tren kenaikan struktural yang lebih kuat, bukan sekadar rebound teknikal.
Kesimpulan: Pidato Powell sebagai Katalisator Pasar
Pidato Powell pada 8 November kembali menunjukkan kekuatan komunikasi bank sentral dalam mengarahkan pergerakan pasar global. Meskipun pemotongan suku bunga sebesar 25 poin basis sudah banyak diperkirakan, jaminan selama pidato tentang stabilitas kebijakan moneter telah menciptakan kepercayaan yang cukup untuk mendukung rally signifikan di Bitcoin dan kripto terkait. Para investor akan terus memantau perkembangan berikutnya dan pernyataan pidato Powell di masa depan untuk mengarahkan strategi investasi mereka.