Badan Keamanan Dalam Negeri AS mengeluarkan pernyataan pada tanggal 22 waktu setempat bahwa seorang pria berusaha masuk ke kediaman pribadi Presiden AS Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida, dan pria tersebut telah ditembak mati.
Badan Keamanan Dalam Negeri menyatakan bahwa pria tersebut berusia sekitar 20-an tahun dan berasal dari North Carolina. Sekitar pukul 1:30 dini hari tanggal 22, pria tersebut secara ilegal memasuki garis pengamanan Mar-a-Lago, dan kemudian ditembak oleh petugas badan tersebut serta seorang petugas dari kantor sheriff Palm Beach County, Florida.
Badan Keamanan Dalam Negeri menyebutkan bahwa pria tersebut ditemukan dekat pintu utara Mar-a-Lago, saat itu diduga membawa senjata dan tabung bahan bakar.
Menurut informasi dari polisi Palm Beach County, saat kejadian polisi meminta pria tersebut meletakkan senjatanya. Pria tersebut meletakkan tabung bahan bakar, tetapi kemudian mengangkat senjata dan bersiap menembak, dan akhirnya ditembak mati oleh polisi. Tidak ada petugas badan keamanan atau polisi yang terluka dalam insiden ini. Latar belakang dan motif pria tersebut masih dalam penyelidikan.
Kepala FBI Christopher Wray pada hari itu menyatakan melalui media sosial bahwa mereka akan menggunakan “semua sumber daya yang diperlukan” untuk menyelidiki kejadian ini.
Mar-a-Lago terletak di destinasi liburan Palm Beach, Florida, dan merupakan kediaman pribadi Trump. Menurut media AS, saat kejadian Trump berada di Gedung Putih dan tidak di Mar-a-Lago.
Pada 15 September 2024, saat Trump bermain golf di klub golf miliknya di West Palm Beach, Florida, seorang pria bersenjata muncul di dekat lapangan golf tersebut. FBI menyatakan kejadian ini sebagai “percobaan pembunuhan yang dicurigai.” Pada 4 Februari tahun ini, pria tersebut dihukum seumur hidup karena tuduhan berusaha membunuh calon presiden dan kejahatan lainnya.
(Sumber: China News Service)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Seorang pria ditembak mati saat mencoba memasuki kediaman pribadi Trump di Mar-a-Lago
Badan Keamanan Dalam Negeri AS mengeluarkan pernyataan pada tanggal 22 waktu setempat bahwa seorang pria berusaha masuk ke kediaman pribadi Presiden AS Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida, dan pria tersebut telah ditembak mati.
Badan Keamanan Dalam Negeri menyatakan bahwa pria tersebut berusia sekitar 20-an tahun dan berasal dari North Carolina. Sekitar pukul 1:30 dini hari tanggal 22, pria tersebut secara ilegal memasuki garis pengamanan Mar-a-Lago, dan kemudian ditembak oleh petugas badan tersebut serta seorang petugas dari kantor sheriff Palm Beach County, Florida.
Badan Keamanan Dalam Negeri menyebutkan bahwa pria tersebut ditemukan dekat pintu utara Mar-a-Lago, saat itu diduga membawa senjata dan tabung bahan bakar.
Menurut informasi dari polisi Palm Beach County, saat kejadian polisi meminta pria tersebut meletakkan senjatanya. Pria tersebut meletakkan tabung bahan bakar, tetapi kemudian mengangkat senjata dan bersiap menembak, dan akhirnya ditembak mati oleh polisi. Tidak ada petugas badan keamanan atau polisi yang terluka dalam insiden ini. Latar belakang dan motif pria tersebut masih dalam penyelidikan.
Kepala FBI Christopher Wray pada hari itu menyatakan melalui media sosial bahwa mereka akan menggunakan “semua sumber daya yang diperlukan” untuk menyelidiki kejadian ini.
Mar-a-Lago terletak di destinasi liburan Palm Beach, Florida, dan merupakan kediaman pribadi Trump. Menurut media AS, saat kejadian Trump berada di Gedung Putih dan tidak di Mar-a-Lago.
Pada 15 September 2024, saat Trump bermain golf di klub golf miliknya di West Palm Beach, Florida, seorang pria bersenjata muncul di dekat lapangan golf tersebut. FBI menyatakan kejadian ini sebagai “percobaan pembunuhan yang dicurigai.” Pada 4 Februari tahun ini, pria tersebut dihukum seumur hidup karena tuduhan berusaha membunuh calon presiden dan kejahatan lainnya.
(Sumber: China News Service)