Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Chime Mengajukan IPO: Ujian Baru untuk Pasar IPO Fintech
Temukan berita dan acara fintech teratas!
Berlangganan newsletter FinTech Weekly
Dibaca oleh eksekutif di JP Morgan, Coinbase, Blackrock, Klarna dan lainnya
Chime Financial Mengajukan Pendaftaran Go Public: Momen Penting untuk Pasar IPO Fintech
Chime Financial, bank digital terkemuka yang menawarkan layanan perbankan tanpa biaya, telah mengajukan pendaftaran untuk go public, menandai perkembangan penting di pasar IPO fintech. Langkah ini datang saat sektor tersebut berusaha pulih dari penurunan aktivitas IPO yang berlangsung bertahun-tahun. Chime, yang bermitra dengan The Bancorp dan Stride Bank untuk menawarkan layanan perbankannya, akan mencoba go public dengan kode ticker “CHYM” di Nasdaq.
Meskipun Chime belum mengumumkan jumlah saham yang akan diterbitkan atau menetapkan kisaran harga yang diharapkan untuk penawaran tersebut, pengajuan perusahaan ini dipandang sebagai ujian penting bagi pasar IPO yang lebih luas. Setelah bertahun-tahun ketidakpastian pasar dan suku bunga tinggi, pengajuan Chime dapat memberikan gambaran kepada investor tentang masa depan IPO fintech dan apakah sektor ini dapat bangkit kembali dari penurunan terakhir.
BACA SELENGKAPNYA:
Chime Tunda IPO di Tengah Gejolak Pasar Terkait Tarif Baru AS
Pertumbuhan Keuangan Chime dan Ekspektasi Investor
Chime melaporkan pendapatan sebesar $1,7 miliar pada tahun 2024, peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Namun, perusahaan belum mencatat laba tahunan penuh, meskipun melaporkan laba bersih sebesar $13 juta pada kuartal pertama 2025, menurut pengajuan terbarunya. Pertumbuhan pendapatan ini, ditambah dengan awal profitabilitas, menjadikan Chime prospek menarik bagi investor.
Industri fintech, terutama dalam beberapa tahun terakhir, menghadapi tantangan dalam hal IPO. Pasar mengalami perlambatan signifikan antara 2022 dan 2024, dengan hanya 164 perusahaan yang go public dibandingkan 311 pada 2021. IPO Chime dipandang banyak orang sebagai titik balik potensial bagi pasar.
Samuel Kerr, kepala pasar modal ekuitas di Mergermarket, mencatat bahwa penawaran Chime kemungkinan akan menjadi salah satu kesepakatan fintech besar pertama yang menguji kondisi pasar saat ini. Keberhasilan atau kegagalan IPO ini dapat menentukan nada untuk perusahaan fintech lain yang mempertimbangkan go public dalam waktu dekat.
Tantangan dan Peluang bagi Chime dalam Lanskap IPO yang Berubah
Pengajuan IPO Chime datang di saat pasar IPO yang lebih luas tetap dalam ketidakpastian. Sementara beberapa perusahaan fintech telah meraih keberhasilan, banyak lainnya menghadapi kesulitan, membuat lingkungan ini menantang bagi pendatang baru di pasar. Menurut Kerr, meskipun ada optimisme hati-hati terhadap IPO Chime, pasar tetap merupakan “pasar pembeli,” yang berarti bahwa investor kemungkinan akan lebih berhati-hati dalam menilai valuasi mereka.
Pendekatan hati-hati ini dapat membatasi kemampuan Chime untuk menetapkan valuasi yang agresif untuk debut publiknya. Namun, IPO Chime menawarkan peluang penting untuk mengukur sentimen investor dan menguji ketahanan sektor fintech dalam iklim ekonomi saat ini. Kemampuan perusahaan untuk menyeimbangkan ambisi pertumbuhan dengan ekspektasi pasar terhadap profitabilitas akan menjadi kunci dalam menentukan keberhasilannya.