Saat bertransaksi di pasar cryptocurrency, banyak trader hanya fokus pada pergerakan harga, tetapi sebenarnya ada biaya tersembunyi yang dapat secara signifikan mengurangi keuntungan Anda. Sumber utama biaya ini adalah spread - yaitu selisih ekonomi yang terbentuk antara pembeli dan penjual dalam order book. Semakin dalam Anda memahami bagaimana mekanisme ini bekerja, semakin efektif strategi trading Anda.
Pengertian spread - Realitas pasar
Struktur order book merupakan fondasi dari pasar keuangan. Saat Anda membeli atau menjual cryptocurrency, Anda akan menemukan bahwa ada harga berbeda untuk membeli dan menjual. Dua rentang harga ini disebut spread - yaitu selisih antara harga tawaran tertinggi (warna hijau) dan harga permintaan terendah (warna merah).
Likuiditas pasar secara langsung mempengaruhi besar kecilnya spread. Pada aset dengan volume tinggi, seperti Bitcoin atau Ethereum, spread biasanya sangat kecil - sering hanya beberapa basis poin. Sebaliknya, pada altcoin yang diperdagangkan dengan volume lebih kecil, spread akan lebih besar. Ini juga berarti bahwa pendapatan yang tidak berhasil (loss) akan lebih meningkat.
Market Maker dan Penyedia Likuiditas
Di pasar keuangan tradisional, market maker bekerja berdasarkan model berikut: mereka secara bersamaan membeli dan menjual instrumen keuangan tertentu, dan mendapatkan keuntungan dari spread. Sebagai contoh, jika market maker membeli aset seharga 100 dolar dan sekaligus menjualnya seharga 101 dolar, keuntungan arbitrase mereka adalah 1 dolar per unit.
Di pasar crypto, di mana desentralisasi mendominasi, berbagai jenis penyedia likuiditas muncul. Pada platform Automated Market Maker (AMM) seperti PancakeSwap dan Uniswap, fungsi ini dilakukan oleh pool likuiditas khusus. Spread di sini ditentukan oleh mekanisme penetapan harga yang tidak terlalu bergantung pada permintaan pasar.
Pada volume perdagangan besar, pengaruh spread menjadi lebih nyata. Jika Anda menjual 10 BNB seharga 800 dolar, spread kecil tidak akan banyak berpengaruh. Tetapi jika menjual 1000 unit, setiap kenaikan harga di tiap level menyebabkan spread menjadi lebih besar dan menyebabkan perbedaan harga yang signifikan.
Spread Persentase - Apa artinya
Harga absolut hanyalah sebagian dari cerita. Untuk membandingkan spread antara dua aset berbeda, Anda perlu menghitung nilai relatifnya - yaitu spread persentase. Rumusnya cukup sederhana:
(Harga Permintaan - Harga Penawaran) / Harga Permintaan × 100 = Persentase Spread
Contoh dengan token TRUMP: jika harga permintaan adalah 9.44 dolar dan harga penawaran 9.43 dolar, spread-nya adalah 0.01 dolar, yang setara dengan 0.106%. Sedangkan untuk Bitcoin, dengan spread yang sama 1 dolar, persentasenya hanya 0.000844% - hanya seperempat dari persentase saya.
Perbedaan matematis ini menjelaskan mengapa spread yang nyaman dan populer muncul. Aset yang sering diperdagangkan cenderung memiliki spread yang lebih sempit.
Fluktuasi harga - Musuh tersembunyi
Slippage adalah fenomena penting lain yang terkait dengan spread. Ini terjadi saat order pasar besar dieksekusi dengan harga yang berbeda secara signifikan dari harga yang diharapkan. Misalnya, Anda menempatkan order pasar untuk membeli banyak aset dengan harga 100 dolar, tetapi pasar tidak mampu memenuhi semua pesanan pada harga tersebut - sehingga eksekusi terjadi di level harga berikutnya, menaikkan harga rata-rata pembelian Anda.
Fenomena ini lebih sering terjadi di pasar dengan likuiditas rendah atau volume aktivitas yang kecil. Pada altcoin kecil, slippage bisa mencapai 10% atau lebih.
Slippage positif - peluang langka
Meskipun biasanya slippage adalah kerugian, kadang-kadang situasi menguntungkan Anda. Slippage positif terjadi saat setelah order beli, harga justru turun, atau setelah order jual, harga naik. Ini berarti posisi Anda lebih menguntungkan dari yang diperkirakan. Fenomena ini jarang terjadi, tetapi bisa menjadi keuntungan tak terduga.
Mengendalikan slippage - Strategi nyata
Banyak platform DEX menyediakan fitur perlindungan dari slippage. Anda dapat mengatur batas maksimum slippage yang dapat diterima, misalnya 1% atau 5%. Jika eksekusi melebihi batas ini, order otomatis dibatalkan.
Namun, jika Anda mengatur slippage terlalu rendah, order mungkin tidak pernah terisi. Sebaliknya, jika terlalu tinggi, bot atau trader cepat akan memanfaatkan celah ini dan menempatkan order di depan Anda dengan biaya gas yang lebih tinggi.
Alat praktis untuk mengurangi spread
Pisahkan order besar menjadi bagian kecil
Alih-alih menempatkan satu order besar, bagi menjadi beberapa order kecil. Mengamati order book akan membantu menentukan ukuran order yang dapat dieksekusi dengan mudah pada likuiditas saat ini.
Limit order lebih baik daripada market order
Limit order hanya akan dieksekusi pada harga yang diinginkan atau lebih baik. Mungkin perlu waktu lebih lama, tetapi risiko slippage hilang.
Perhatikan biaya transaksi
Di platform DEX, biaya blockchain (gas) langsung mempengaruhi keuntungan. Pada saat jaringan padat, biaya tinggi akan mengurangi profit Anda.
Hindari aset dengan likuiditas rendah
Semakin kecil pool likuiditas suatu aset, semakin besar pengaruh pasar terhadap order besar Anda. Lebih baik bertransaksi di pasangan dengan likuiditas tinggi.
Kesimpulan
Spread dan slippage bukan hanya konsep teoretis - mereka adalah biaya nyata yang mempengaruhi trader setiap hari. Pada volume kecil, pengaruhnya mungkin minimal, tetapi saat bertransaksi dengan volume besar, biaya tersembunyi ini bisa menjadi beban signifikan. Memahami spread adalah langkah penting untuk transparansi pasar dan keberhasilan trading Anda.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Definisi Spread: Bagaimana Mengurangi Biaya dari Perdagangan Kripto
Keterangan spread - Realitas pasar
Saat bertransaksi di pasar cryptocurrency, banyak trader hanya fokus pada pergerakan harga, tetapi sebenarnya ada biaya tersembunyi yang dapat secara signifikan mengurangi keuntungan Anda. Sumber utama biaya ini adalah spread - yaitu selisih ekonomi yang terbentuk antara pembeli dan penjual dalam order book. Semakin dalam Anda memahami bagaimana mekanisme ini bekerja, semakin efektif strategi trading Anda.
Pengertian spread - Realitas pasar
Struktur order book merupakan fondasi dari pasar keuangan. Saat Anda membeli atau menjual cryptocurrency, Anda akan menemukan bahwa ada harga berbeda untuk membeli dan menjual. Dua rentang harga ini disebut spread - yaitu selisih antara harga tawaran tertinggi (warna hijau) dan harga permintaan terendah (warna merah).
Likuiditas pasar secara langsung mempengaruhi besar kecilnya spread. Pada aset dengan volume tinggi, seperti Bitcoin atau Ethereum, spread biasanya sangat kecil - sering hanya beberapa basis poin. Sebaliknya, pada altcoin yang diperdagangkan dengan volume lebih kecil, spread akan lebih besar. Ini juga berarti bahwa pendapatan yang tidak berhasil (loss) akan lebih meningkat.
Market Maker dan Penyedia Likuiditas
Di pasar keuangan tradisional, market maker bekerja berdasarkan model berikut: mereka secara bersamaan membeli dan menjual instrumen keuangan tertentu, dan mendapatkan keuntungan dari spread. Sebagai contoh, jika market maker membeli aset seharga 100 dolar dan sekaligus menjualnya seharga 101 dolar, keuntungan arbitrase mereka adalah 1 dolar per unit.
Di pasar crypto, di mana desentralisasi mendominasi, berbagai jenis penyedia likuiditas muncul. Pada platform Automated Market Maker (AMM) seperti PancakeSwap dan Uniswap, fungsi ini dilakukan oleh pool likuiditas khusus. Spread di sini ditentukan oleh mekanisme penetapan harga yang tidak terlalu bergantung pada permintaan pasar.
Pada volume perdagangan besar, pengaruh spread menjadi lebih nyata. Jika Anda menjual 10 BNB seharga 800 dolar, spread kecil tidak akan banyak berpengaruh. Tetapi jika menjual 1000 unit, setiap kenaikan harga di tiap level menyebabkan spread menjadi lebih besar dan menyebabkan perbedaan harga yang signifikan.
Spread Persentase - Apa artinya
Harga absolut hanyalah sebagian dari cerita. Untuk membandingkan spread antara dua aset berbeda, Anda perlu menghitung nilai relatifnya - yaitu spread persentase. Rumusnya cukup sederhana:
(Harga Permintaan - Harga Penawaran) / Harga Permintaan × 100 = Persentase Spread
Contoh dengan token TRUMP: jika harga permintaan adalah 9.44 dolar dan harga penawaran 9.43 dolar, spread-nya adalah 0.01 dolar, yang setara dengan 0.106%. Sedangkan untuk Bitcoin, dengan spread yang sama 1 dolar, persentasenya hanya 0.000844% - hanya seperempat dari persentase saya.
Perbedaan matematis ini menjelaskan mengapa spread yang nyaman dan populer muncul. Aset yang sering diperdagangkan cenderung memiliki spread yang lebih sempit.
Fluktuasi harga - Musuh tersembunyi
Slippage adalah fenomena penting lain yang terkait dengan spread. Ini terjadi saat order pasar besar dieksekusi dengan harga yang berbeda secara signifikan dari harga yang diharapkan. Misalnya, Anda menempatkan order pasar untuk membeli banyak aset dengan harga 100 dolar, tetapi pasar tidak mampu memenuhi semua pesanan pada harga tersebut - sehingga eksekusi terjadi di level harga berikutnya, menaikkan harga rata-rata pembelian Anda.
Fenomena ini lebih sering terjadi di pasar dengan likuiditas rendah atau volume aktivitas yang kecil. Pada altcoin kecil, slippage bisa mencapai 10% atau lebih.
Slippage positif - peluang langka
Meskipun biasanya slippage adalah kerugian, kadang-kadang situasi menguntungkan Anda. Slippage positif terjadi saat setelah order beli, harga justru turun, atau setelah order jual, harga naik. Ini berarti posisi Anda lebih menguntungkan dari yang diperkirakan. Fenomena ini jarang terjadi, tetapi bisa menjadi keuntungan tak terduga.
Mengendalikan slippage - Strategi nyata
Banyak platform DEX menyediakan fitur perlindungan dari slippage. Anda dapat mengatur batas maksimum slippage yang dapat diterima, misalnya 1% atau 5%. Jika eksekusi melebihi batas ini, order otomatis dibatalkan.
Namun, jika Anda mengatur slippage terlalu rendah, order mungkin tidak pernah terisi. Sebaliknya, jika terlalu tinggi, bot atau trader cepat akan memanfaatkan celah ini dan menempatkan order di depan Anda dengan biaya gas yang lebih tinggi.
Alat praktis untuk mengurangi spread
Pisahkan order besar menjadi bagian kecil
Alih-alih menempatkan satu order besar, bagi menjadi beberapa order kecil. Mengamati order book akan membantu menentukan ukuran order yang dapat dieksekusi dengan mudah pada likuiditas saat ini.
Limit order lebih baik daripada market order
Limit order hanya akan dieksekusi pada harga yang diinginkan atau lebih baik. Mungkin perlu waktu lebih lama, tetapi risiko slippage hilang.
Perhatikan biaya transaksi
Di platform DEX, biaya blockchain (gas) langsung mempengaruhi keuntungan. Pada saat jaringan padat, biaya tinggi akan mengurangi profit Anda.
Hindari aset dengan likuiditas rendah
Semakin kecil pool likuiditas suatu aset, semakin besar pengaruh pasar terhadap order besar Anda. Lebih baik bertransaksi di pasangan dengan likuiditas tinggi.
Kesimpulan
Spread dan slippage bukan hanya konsep teoretis - mereka adalah biaya nyata yang mempengaruhi trader setiap hari. Pada volume kecil, pengaruhnya mungkin minimal, tetapi saat bertransaksi dengan volume besar, biaya tersembunyi ini bisa menjadi beban signifikan. Memahami spread adalah langkah penting untuk transparansi pasar dan keberhasilan trading Anda.