Pasar saham Brasil sedang dipuja: naik 17% pada Januari, aliran dana asing melebihi seluruh tahun lalu, para investor besar memegang posisi utama

Dengan perbaikan fundamental dan perubahan logika alokasi aset global, pasar saham Brasil menjadi pusat perhatian global pada awal 2026, di mana dana asing bersaing untuk berinvestasi. Didukung oleh pelemahan dolar AS, kenaikan harga komoditas, dan ekspektasi penurunan suku bunga, pasar Brasil tidak hanya mengalami rebound yang kuat yang sudah lama ditunggu-tunggu, tetapi juga menarik aliran dana asing dalam jumlah besar termasuk dari hedge fund top.

Menurut laporan regulasi terbaru yang dikutip oleh Bloomberg, Duquesne Family Office milik investor miliarder Druckenmiller melakukan akumulasi besar saham Brasil pada kuartal keempat tahun lalu. Dalam tiga bulan hingga 31 Desember, keluarga kantor ini membeli sekitar 3,5 juta saham iShares MSCI Brazil ETF (EWZ) dan sekaligus membeli opsi call terhadap ETF tersebut, dengan taruhan tepat pada ledakan pasar berikutnya.

Strategi ini segera membuahkan hasil. iShares MSCI Brazil ETF melonjak 17% pada Januari tahun ini, mencatat performa bulanan terbaik sejak 2020. Kenaikan ini terutama didorong oleh pelemahan dolar dan kenaikan harga komoditas, yang mendorong kenaikan dua digit pada saham-saham utama seperti Vale SA dan Petrobras, produsen minyak milik negara.

Pembalikan sentimen pasar memicu gelombang pembelian besar dari investor asing. Data menunjukkan bahwa sejak awal tahun, investor asing telah menginvestasikan lebih dari 34 miliar real Brasil (BRL) ke pasar saham Brasil. Para strategis menyatakan bahwa manajer dana global sedang mengakhiri posisi underweight mereka di kawasan Amerika Latin dan beralih mencari diversifikasi di pasar berkembang untuk mengurangi risiko jangka panjang dari posisi berat di pasar AS.

Investor Besar Melakukan Strategi Awal

Dokumen regulasi mengungkapkan waktu masuk yang tepat dari Stanley Druckenmiller. Sebagai salah satu investor makro paling terkenal di dunia, keluarga kantor Duquesne Family Office melakukan pembelian besar iShares MSCI Brazil ETF di akhir tahun lalu. ETF ini bernilai sekitar 9,1 miliar dolar AS dan merupakan ETF terbesar yang melacak saham Brasil.

Selain memegang sekitar 3,5 juta saham secara langsung, dokumen menunjukkan bahwa institusi ini juga membeli opsi call terhadap ETF tersebut, menunjukkan minat kuat untuk bullish terhadap pasar Brasil.

Selain itu, Duquesne Family Office menutup posisi mereka di Global X MSCI Argentina ETF, menunjukkan pergeseran fokus investasi mereka di kawasan Amerika Latin.

Dukungan Ganda dari Nilai Tukar dan Komoditas

Kenaikan pasar saham Brasil kali ini dipimpin oleh saham-saham besar yang paling likuid, yang biasanya menjadi pilihan utama investor asing. Kenaikan 17% di Januari didukung oleh perbaikan signifikan dalam lingkungan makro.

Pelemahan dolar mengurangi tekanan nilai tukar di pasar negara berkembang, sementara harga komoditas yang tetap tinggi langsung meningkatkan valuasi aset inti sumber daya Brasil.

Selain itu, ekspektasi perubahan kebijakan moneter juga mendukung sentimen pasar. Secara umum, pasar memperkirakan bahwa Brasil, sebagai ekonomi terbesar di Amerika Latin, akan mulai menurunkan suku bunga bulan depan. Ekspektasi ini semakin memperkuat daya tarik aset ekuitas dan memulihkan valuasi pasar secara keseluruhan.

Arus Masuk Asing dan Ekspektasi Institusi

Dana global sedang memberikan suara nyata melalui investasi mereka. Data Bloomberg menunjukkan bahwa hingga saat ini, arus masuk dana asing ke pasar saham Brasil telah melebihi 34 miliar BRL.

Strategis dari Itaú BBA, Daniel Gewehr, dalam sebuah laporan menyatakan bahwa setelah menyelesaikan roadshow di tujuh kota di Amerika Utara, mereka melihat minat investor global terhadap Brasil meningkat secara signifikan. Laporan tersebut menyebutkan bahwa investor global tampaknya mengurangi posisi underweight mereka di kawasan Amerika Latin dan mencari peningkatan eksposur ke saham Brasil melalui instrumen seperti EWZ.

Institusi tetap optimis terhadap prospek pasar. Berdasarkan survei dari Bank of America terhadap manajer dana di kawasan Latin Amerika, sekitar 64% responden memperkirakan indeks saham utama Brasil, Ibovespa, akan naik di atas 190.000 poin sebelum akhir 2026. Target harga ini menunjukkan potensi kenaikan sekitar 2% dari harga penutupan Jumat lalu.

Dengan kinerja aset pasar berkembang yang kuat di awal tahun ini, didukung oleh perbaikan fundamental dan kebutuhan diversifikasi global, tren arus masuk dana ini kemungkinan akan berlanjut.

Peringatan Risiko dan Ketentuan Pembebasan Tanggung Jawab

Pasar memiliki risiko, investasi harus dilakukan dengan hati-hati. Artikel ini tidak merupakan saran investasi pribadi dan tidak mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus pengguna. Pengguna harus menilai apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan kondisi mereka. Investasi dilakukan atas risiko sendiri.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)