Dalam panggung politik Amerika, konflik seputar kebijakan penegakan imigrasi terus meluas menjadi masalah anggaran pemerintah, dan kekhawatiran tentang perpanjangan penutupan pemerintah terus berlanjut. Di tengah meningkatnya ketegangan antara kebijakan imigrasi yang diperkuat oleh pemerintahan Trump dan perlawanan dari Partai Demokrat oposisi, DPR sedang mencari solusi untuk mengatasi situasi sulit ini.
Peningkatan Konflik Partai terkait Pembagian Anggaran
Ketua DPR Johnson berpendapat bahwa ia akan melanjutkan rancangan anggaran sementara yang disetujui oleh Senat di DPR. Rancangan ini mengalokasikan dana ke sebagian besar lembaga federal hingga 30 September, dan untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri berlaku sebagai langkah sementara hingga 13 Februari. Sekilas, rancangan anggaran ini tampak sebagai kompromi, tetapi penolakan dari kedua partai cukup signifikan.
Ketua Johnson dijadwalkan mengadakan pemungutan suara pertama di Komite Aturan pada hari Senin, dan menargetkan persetujuan akhir sebelum hari Selasa. Namun, karena adanya keberatan dari dalam partai penguasa maupun oposisi, pengesahan RUU ini tidak akan mudah.
Penguatan Kebijakan Imigrasi dan Hubungannya dengan Anggaran
Mengapa kebijakan penegakan imigrasi pemerintahan Trump terkait dengan masalah anggaran? Hal ini berkaitan dengan tarik-ulur dana untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri. Dalam diskusi bipartisan mengenai penyesuaian kebijakan penegakan hukum, fokus utama adalah bagaimana memastikan dana untuk kebijakan imigrasi.
Anggota Demokrat progresif menunjukkan sikap keras, menegaskan bahwa mereka tidak akan mendukung bahkan perpanjangan anggaran dua minggu untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri, kecuali pemerintahan Trump setuju untuk membatasi penegakan imigrasi yang baru. Selama kebijakan dan anggaran tidak terpisahkan, menemukan titik temu akan semakin sulit.
Dampak Potensial terhadap Aktivitas Ekonomi
Jika penutupan pemerintah berlanjut minggu ini, dampaknya tidak hanya terbatas pada ranah politik. Kemungkinan besar, laporan statistik ketenagakerjaan yang dijadwalkan hari Jumat, termasuk data pekerjaan non-pertanian, akan tertunda, menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan. Selain itu, musim pelaporan pajak yang baru dimulai pekan lalu juga berpotensi terganggu, dan hal ini dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat secara luas.
Menurut laporan Jin10, krisis penutupan pemerintah yang tak berujung ini bukan sekadar kekacauan politik, tetapi berpotensi menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penutupan yang Tak Berakhir: Krisis Anggaran yang Dihadapi DPR AS dan Konflik Kebijakan Imigrasi
Dalam panggung politik Amerika, konflik seputar kebijakan penegakan imigrasi terus meluas menjadi masalah anggaran pemerintah, dan kekhawatiran tentang perpanjangan penutupan pemerintah terus berlanjut. Di tengah meningkatnya ketegangan antara kebijakan imigrasi yang diperkuat oleh pemerintahan Trump dan perlawanan dari Partai Demokrat oposisi, DPR sedang mencari solusi untuk mengatasi situasi sulit ini.
Peningkatan Konflik Partai terkait Pembagian Anggaran
Ketua DPR Johnson berpendapat bahwa ia akan melanjutkan rancangan anggaran sementara yang disetujui oleh Senat di DPR. Rancangan ini mengalokasikan dana ke sebagian besar lembaga federal hingga 30 September, dan untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri berlaku sebagai langkah sementara hingga 13 Februari. Sekilas, rancangan anggaran ini tampak sebagai kompromi, tetapi penolakan dari kedua partai cukup signifikan.
Ketua Johnson dijadwalkan mengadakan pemungutan suara pertama di Komite Aturan pada hari Senin, dan menargetkan persetujuan akhir sebelum hari Selasa. Namun, karena adanya keberatan dari dalam partai penguasa maupun oposisi, pengesahan RUU ini tidak akan mudah.
Penguatan Kebijakan Imigrasi dan Hubungannya dengan Anggaran
Mengapa kebijakan penegakan imigrasi pemerintahan Trump terkait dengan masalah anggaran? Hal ini berkaitan dengan tarik-ulur dana untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri. Dalam diskusi bipartisan mengenai penyesuaian kebijakan penegakan hukum, fokus utama adalah bagaimana memastikan dana untuk kebijakan imigrasi.
Anggota Demokrat progresif menunjukkan sikap keras, menegaskan bahwa mereka tidak akan mendukung bahkan perpanjangan anggaran dua minggu untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri, kecuali pemerintahan Trump setuju untuk membatasi penegakan imigrasi yang baru. Selama kebijakan dan anggaran tidak terpisahkan, menemukan titik temu akan semakin sulit.
Dampak Potensial terhadap Aktivitas Ekonomi
Jika penutupan pemerintah berlanjut minggu ini, dampaknya tidak hanya terbatas pada ranah politik. Kemungkinan besar, laporan statistik ketenagakerjaan yang dijadwalkan hari Jumat, termasuk data pekerjaan non-pertanian, akan tertunda, menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan. Selain itu, musim pelaporan pajak yang baru dimulai pekan lalu juga berpotensi terganggu, dan hal ini dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat secara luas.
Menurut laporan Jin10, krisis penutupan pemerintah yang tak berujung ini bukan sekadar kekacauan politik, tetapi berpotensi menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.