Metode penipuan baru di Telegram terungkap: robot palsu mencuri dompet dan informasi pribadi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Penipuan di Telegram kembali menunjukkan perubahan baru. Belakangan ini, banyak pengguna menerima pesan peringatan dari yang diklaim sebagai teman, yang mengaku bahwa akun mereka telah ditandai sebagai penipuan, dan mereka dibantu oleh bot yang tampaknya berasal dari resmi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Peringatan yang tampaknya ramah ini sebenarnya adalah jebakan penipuan Telegram yang dirancang dengan cermat. Kelompok penipu menggunakan berbagai teknik berlapis, dengan tujuan akhir mencuri informasi dompet dan data sensitif pengguna.

Tiga Langkah Jebakan Penipuan: Pencurian Akun hingga Kehilangan Dompet

Penipuan baru di Telegram ini melibatkan tiga tahap, yang saling terkait membentuk rantai penipuan lengkap.

Pertama, kelompok penipu akan membobol akun teman yang kamu percayai. Biasanya, akun yang diretas ini digunakan untuk menyebarkan peringatan palsu, guna meningkatkan kepercayaan. Ketika peringatan berasal dari orang yang kamu kenal, tingkat kewaspadaanmu akan menurun secara signifikan.

Kedua, dalam screenshot bukti yang dikirimkan teman, kamu akan melihat percakapan Telegrammu memang diberi label merah bertuliskan penipuan. Screenshot ini tampak sangat nyata, cukup untuk membuatmu khawatir tentang keamanan akunmu. Pengguna yang teliti akan memperhatikan bahwa biasanya juga terdapat tanda “Nicegram” — sebuah aplikasi klien Telegram pihak ketiga yang tidak resmi, yang mampu mengelola jumlah akun tak terbatas di satu perangkat, dan ini adalah alat yang digunakan kelompok penipu untuk mengendalikan banyak akun Telegram secara massal.

Langkah ketiga adalah yang paling penting. Akun teman yang diretas akan dengan niat baik menyarankan kamu menggunakan sebuah bot bernama “SpnzonBot” untuk menyelesaikan masalah. Inilah inti jebakan — SpnzonBot adalah bot berbahaya yang sepenuhnya jahat, yang mencoba menyamar sebagai “Spam Info Bot”, bot resmi Telegram untuk spam dan info. Setelah kamu berinteraksi dengan bot palsu ini, informasi pribadi dan dompetmu berisiko dicuri.

Cara mengenali bot resmi palsu

Cara paling sederhana untuk melindungi diri adalah: saat teman memberi tahu bahwa ada masalah dengan akunmu, pastikan untuk menghubungi mereka langsung melalui platform komunikasi lain seperti Line, WhatsApp, atau telepon untuk konfirmasi. Langkah verifikasi tambahan ini dapat secara efektif mencegah sebagian besar penipuan.

Selanjutnya, pelajari cara membedakan alat resmi dan tidak resmi. Nicegram meskipun merupakan aplikasi pihak ketiga yang legal, sering digunakan oleh kelompok penipu untuk mengelola akun yang dicuri. Jika dalam screenshot terlihat tanda aplikasi Telegram tidak resmi, itu sudah menjadi sinyal bahaya.

Untuk setiap bot Telegram yang tidak dikenal, prinsip utama adalah: jangan pernah menghubungkan dompet kripto atau memberikan data pribadi yang sensitif. Solusi resmi tidak akan meminta kamu mengotorisasi penghubungan dompet. Jika ragu, kunjungi langsung situs resmi Telegram atau hubungi dukungan resmi, bukan melalui interaksi dengan bot.

Panduan perlindungan aset Telegram: langkah-langkah praktis

Agar tetap aman dalam ekosistem Telegram, penting untuk membangun lapisan perlindungan berlapis. Pertama, aktifkan verifikasi dua langkah untuk meningkatkan keamanan akun. Kedua, secara rutin periksa riwayat aktivitas akun untuk memastikan tidak ada login dari lokasi asing.

Jika menemukan bahwa akun telah diretas, segera ubah kata sandi dan beri tahu semua kontak yang biasa dihubungi agar mereka tidak menjadi korban penipuan berikutnya. Waspadai setiap permintaan dari bot yang mencurigakan. Fitur dan alat resmi Telegram jelas dan transparan, dan tidak akan pernah meminta data sensitif secara tersembunyi.

Terakhir, jika menerima undangan dari bot berbahaya seperti SpnzonBot, langsung laporkan dan blokir. Setiap laporan membantu platform Telegram lebih cepat mengidentifikasi dan menyingkirkan alat penipuan. Dengan tindakan nyata ini, kamu dapat secara signifikan mengurangi risiko menjadi korban penipuan di Telegram.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)