RTX mengalami penundaan pengiriman mesin GTF ke Airbus, yang menyebabkan Airbus mengadopsi prospek produksi yang berhati-hati untuk tahun 2026 karena belum adanya kesepakatan mengenai jumlah pengiriman. Dalam berita lain, Raytheon, anak perusahaan RTX, telah mendapatkan persetujuan dari Angkatan Laut AS untuk senjata pintar StormBreaker-nya agar dapat digunakan pada F/A-18E/F Super Hornet, meningkatkan kemampuan penargetan dalam berbagai kondisi cuaca.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Fakta utama: RTX menunda pengiriman mesin GTF ke Airbus; Raytheon mendapatkan persetujuan Angkatan Laut untuk StormBreaker
RTX mengalami penundaan pengiriman mesin GTF ke Airbus, yang menyebabkan Airbus mengadopsi prospek produksi yang berhati-hati untuk tahun 2026 karena belum adanya kesepakatan mengenai jumlah pengiriman. Dalam berita lain, Raytheon, anak perusahaan RTX, telah mendapatkan persetujuan dari Angkatan Laut AS untuk senjata pintar StormBreaker-nya agar dapat digunakan pada F/A-18E/F Super Hornet, meningkatkan kemampuan penargetan dalam berbagai kondisi cuaca.