Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Opsyen adalah derivatif: memahami perbedaan utama antara membeli dan menjual
Ketika Anda mulai berdagang opsi, penting untuk memahami bahwa opsi adalah instrumen dengan aturan permainan yang secara fundamental berbeda untuk setiap pihak dalam kesepakatan. Sebelum memilih strategi perdagangan Anda, Anda harus benar-benar memahami bagaimana kontrak ini bekerja dan risiko apa yang mereka bawa.
Apa itu opsi — prinsip dasar
Opsi adalah bentuk derivatif yang memberikan satu pihak hak, dan pihak lain kewajiban. Sebenarnya, opsi adalah kontrak di mana pembeli mendapatkan hak (tetapi bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual aset dasar dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya pada waktu tertentu. Untuk memperoleh hak ini, pembeli membayar premi — yaitu harga opsi, yang mengkompensasi penjual atas risiko yang dia ambil.
Ketika Anda memahami bahwa opsi adalah kesepakatan dengan kewajiban yang asimetris, menjadi jelas mengapa pembeli dan penjual membutuhkan strategi pengelolaan risiko yang sangat berbeda.
Hak dan kewajiban: bagaimana mereka berbeda untuk pembeli dan penjual
Perbedaan utama terletak pada fakta bahwa opsi adalah kontrak yang membagi hak dan kewajiban secara tidak merata.
Posisi pembeli opsi: Mereka yang membeli opsi mendapatkan hak pilihan. Setelah membayar premi, mereka dapat memutuskan apakah akan menggunakan hak tersebut atau tidak. Jika kondisi pasar menguntungkan, pembeli akan melaksanakan opsi dan memperoleh keuntungan. Jika situasi tidak menguntungkan, mereka cukup tidak melaksanakan opsi, dan kerugian maksimal mereka terbatas pada premi yang dibayarkan.
Posisi penjual opsi: Sebaliknya, penjual memiliki kewajiban untuk memenuhi kontrak jika pembeli memutuskan melakukannya. Sebagai kompensasi atas risiko ini, penjual menerima premi, yang tetap menjadi miliknya terlepas dari perkembangan situasi. Namun, jika pasar bergerak sangat berlawanan dengan posisi penjual, kerugiannya bisa besar.
Itulah mengapa opsi adalah instrumen yang membutuhkan pendekatan pengelolaan portofolio yang sangat berbeda untuk masing-masing pihak.
Potensi keuntungan dan kerugian: mengapa pemilihan strategi sangat penting
Ketika Anda memahami bahwa opsi adalah kesepakatan dengan risiko terbatas untuk satu pihak dan tidak terbatas untuk pihak lain, pilihan posisi menjadi sangat krusial.
Untuk opsi call (hak membeli):
Untuk opsi put (hak menjual):
Asimetri ini menunjukkan mengapa opsi bukan sekadar instrumen keuangan, melainkan pilihan strategis yang menentukan profil risiko Anda.
Biaya dan komisi: apa yang perlu diperhatikan saat berdagang opsi
Saat Anda berdagang opsi, opsi bukan hanya tentang keuntungan dan kerugian dari harga kontrak itu sendiri. Ada juga biaya perdagangan yang mempengaruhi hasil akhir Anda.
Di platform Bybit, biaya perdagangan adalah:
Perlu diketahui bahwa total biaya perdagangan dan biaya penyediaan tidak melebihi 12,5% dari harga opsi per kontrak. Selain itu, untuk likuidasi posisi dikenakan biaya terpisah sebesar 0,2%.
Opsi adalah jenis perdagangan di mana biaya ini berpengaruh, karena premi bisa relatif kecil, sehingga biaya bisa menjadi persentase signifikan dari potensi keuntungan Anda.
Persyaratan margin: mengapa penjual opsi harus menyediakan margin
Hal terakhir yang penting — margin. Opsi adalah kontrak di mana persyaratan margin berbeda tergantung apakah Anda membeli atau menjual.
Posisi long (membeli opsi): Jika Anda membeli opsi, Anda perlu memiliki cukup dana untuk membayar premi, tetapi margin penyangga tidak diperlukan. Anda sudah menanggung seluruh risiko sejak awal.
Posisi short (menjual opsi): Jika Anda menjual opsi, Anda harus mempertahankan margin penyangga di akun Anda, yang menjamin bahwa Anda dapat memenuhi kewajiban jika opsi dilaksanakan. Di Bybit, margin ini sekitar 10–15% dari harga aset dasar.
Ini berarti bahwa opsi adalah jenis perdagangan di mana penjual harus menyimpan modal tambahan, sedangkan pembeli hanya membayar premi. Jadi, saat Anda mempertimbangkan opsi sebagai kesepakatan, penting memastikan bahwa Anda memiliki cukup dana untuk menahan margin saat menjual dan untuk membayar premi saat membeli.
Dengan memahami semua perbedaan ini, Anda siap memilih posisi yang paling sesuai dengan gaya perdagangan dan pengelolaan risiko Anda. Ingatlah bahwa opsi adalah instrumen yang memberi kontrol atas risiko, tetapi hanya jika Anda benar-benar memahami aturan mainnya.