Ketika Anda membuka posisi di bursa kripto, Anda dihadapkan pada pilihan: menggunakan order taker untuk eksekusi segera atau memasang order maker dan menunggu kecocokan dengan peserta pasar lain. Pilihan ini tidak hanya menentukan kecepatan transaksi Anda, tetapi juga besarnya biaya yang akan Anda bayar. Memahami perbedaan antara kedua pendekatan ini sangat penting untuk mengoptimalkan hasil perdagangan.
Order Taker: Saat Kecepatan Lebih Penting dari Harga
Taker adalah peserta pasar yang mengeksekusi ordernya segera pada harga yang berlaku saat itu. Ketika Anda memasang order taker, Anda menggunakan likuiditas yang sudah ada di buku order. Mekanisme ini memungkinkan Anda membuka atau menutup posisi dengan cepat, yang sangat penting saat pasar bergerak.
Namun, kenyamanan kecepatan ini memiliki harga. Order taker dikenai biaya transaksi yang lebih tinggi dibandingkan pendekatan alternatif. Tarif standar untuk taker sekitar 0,055% dari nilai transaksi. Ini adalah imbalan yang diterima oleh maker karena mereka telah memasang order dan menyediakan likuiditas yang kini Anda gunakan.
Dengan demikian, taker cocok untuk trader yang mengutamakan eksekusi pasti daripada menghemat biaya.
Order Maker: Strategi Menyediakan Likuiditas
Maker adalah pendekatan yang berlawanan. Ketika Anda memasang order maker, Anda tidak mengambil likuiditas yang ada, melainkan menambahkan order Anda ke buku order dan menunggu orang lain yang akan mengeksekusinya. Proses ini membutuhkan kesabaran, tetapi dihargai dengan biaya yang jauh lebih rendah — sekitar 0,02%.
Order maker biasanya berupa order limit (Anda menentukan harga). Sebagai imbalan atas penyediaan likuiditas ke pasar, Anda membayar biaya yang lebih rendah. Selain itu, maker mempengaruhi spread antara harga beli dan jual, memperkecil jarak dan membuat pasar lebih menarik bagi peserta lain.
Contoh Praktis: Perhitungan Dampak terhadap Keuntungan
Mari kita lihat skenario konkret dengan kontrak BTCUSDT berdasarkan platform hipotetis:
Kondisi transaksi:
Pasangan perdagangan: BTCUSDT
Volume: 2 BTC
Harga masuk: 60.000 USDT
Harga keluar: 61.000 USDT
Skenario 1: Trader menggunakan order maker saat masuk dan keluar
Perbedaan keuntungan nyata adalah 121 USDT yang lebih tinggi dengan strategi maker. Ini menunjukkan bagaimana pilihan taker dibandingkan maker dapat secara signifikan mengurangi hasil akhir bahkan dalam satu transaksi yang sukses.
Bagaimana Memilih Antara Taker dan Maker
Pilihan antara kedua pendekatan ini tergantung pada prioritas Anda:
Pilih order taker jika:
Anda perlu membuka atau menutup posisi dengan cepat
Anda bertransaksi dalam pasar yang sangat volatil dan tidak ingin risiko order tidak terisi
Pilih order maker jika:
Anda memiliki waktu untuk menunggu eksekusi
Anda ingin meminimalkan biaya transaksi
Anda bersedia menggunakan order limit dengan level harga yang dipilih secara strategis
Untuk memasang order maker, gunakan order limit, tentukan harga secara strategis (lebih rendah dari harga terbaik untuk order beli, lebih tinggi dari harga terbaik untuk order jual), dan pertimbangkan opsi “Post-Only” yang akan membatalkan order jika berusaha dieksekusi sebagai taker.
Sebelum mulai aktif bertransaksi, pastikan Anda memahami sepenuhnya mekanisme biaya di platform Anda. Pemahaman yang tepat tentang kapan harus menggunakan pendekatan taker atau maker akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih sadar dan mengoptimalkan hasil trading Anda dalam jangka panjang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Taker dan Maker: Perbedaan Utama dalam Perdagangan
Ketika Anda membuka posisi di bursa kripto, Anda dihadapkan pada pilihan: menggunakan order taker untuk eksekusi segera atau memasang order maker dan menunggu kecocokan dengan peserta pasar lain. Pilihan ini tidak hanya menentukan kecepatan transaksi Anda, tetapi juga besarnya biaya yang akan Anda bayar. Memahami perbedaan antara kedua pendekatan ini sangat penting untuk mengoptimalkan hasil perdagangan.
Order Taker: Saat Kecepatan Lebih Penting dari Harga
Taker adalah peserta pasar yang mengeksekusi ordernya segera pada harga yang berlaku saat itu. Ketika Anda memasang order taker, Anda menggunakan likuiditas yang sudah ada di buku order. Mekanisme ini memungkinkan Anda membuka atau menutup posisi dengan cepat, yang sangat penting saat pasar bergerak.
Namun, kenyamanan kecepatan ini memiliki harga. Order taker dikenai biaya transaksi yang lebih tinggi dibandingkan pendekatan alternatif. Tarif standar untuk taker sekitar 0,055% dari nilai transaksi. Ini adalah imbalan yang diterima oleh maker karena mereka telah memasang order dan menyediakan likuiditas yang kini Anda gunakan.
Dengan demikian, taker cocok untuk trader yang mengutamakan eksekusi pasti daripada menghemat biaya.
Order Maker: Strategi Menyediakan Likuiditas
Maker adalah pendekatan yang berlawanan. Ketika Anda memasang order maker, Anda tidak mengambil likuiditas yang ada, melainkan menambahkan order Anda ke buku order dan menunggu orang lain yang akan mengeksekusinya. Proses ini membutuhkan kesabaran, tetapi dihargai dengan biaya yang jauh lebih rendah — sekitar 0,02%.
Order maker biasanya berupa order limit (Anda menentukan harga). Sebagai imbalan atas penyediaan likuiditas ke pasar, Anda membayar biaya yang lebih rendah. Selain itu, maker mempengaruhi spread antara harga beli dan jual, memperkecil jarak dan membuat pasar lebih menarik bagi peserta lain.
Contoh Praktis: Perhitungan Dampak terhadap Keuntungan
Mari kita lihat skenario konkret dengan kontrak BTCUSDT berdasarkan platform hipotetis:
Kondisi transaksi:
Skenario 1: Trader menggunakan order maker saat masuk dan keluar
Biaya saat membuka: 2 × 60.000 × 0,01% = 12 USDT
Biaya saat menutup: 2 × 61.000 × 0,01% = 12,2 USDT
Keuntungan teoretis: 2 × (61.000 – 60.000) = 2000 USDT
Keuntungan bersih setelah biaya: 2000 − 12 − 12,2 = 1975,8 USDT
Skenario 2: Trader menggunakan order taker saat masuk dan keluar
Biaya saat membuka: 2 × 60.000 × 0,06% = 72 USDT
Biaya saat menutup: 2 × 61.000 × 0,06% = 73,2 USDT
Keuntungan teoretis: 2000 USDT
Keuntungan bersih setelah biaya: 2000 − 72 − 73,2 = 1854,80 USDT
Perbedaan keuntungan nyata adalah 121 USDT yang lebih tinggi dengan strategi maker. Ini menunjukkan bagaimana pilihan taker dibandingkan maker dapat secara signifikan mengurangi hasil akhir bahkan dalam satu transaksi yang sukses.
Bagaimana Memilih Antara Taker dan Maker
Pilihan antara kedua pendekatan ini tergantung pada prioritas Anda:
Pilih order taker jika:
Pilih order maker jika:
Untuk memasang order maker, gunakan order limit, tentukan harga secara strategis (lebih rendah dari harga terbaik untuk order beli, lebih tinggi dari harga terbaik untuk order jual), dan pertimbangkan opsi “Post-Only” yang akan membatalkan order jika berusaha dieksekusi sebagai taker.
Sebelum mulai aktif bertransaksi, pastikan Anda memahami sepenuhnya mekanisme biaya di platform Anda. Pemahaman yang tepat tentang kapan harus menggunakan pendekatan taker atau maker akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih sadar dan mengoptimalkan hasil trading Anda dalam jangka panjang.