Dalam perdagangan cryptocurrency, gaya pelaksanaan order secara langsung mempengaruhi besarnya biaya dan keuntungan akhir. Order taker dan order maker adalah dua pendekatan yang sangat berbeda dalam berinteraksi dengan pasar, masing-masing dengan keunggulan dan biayanya sendiri. Memahami perbedaan antara taker dan maker adalah kunci untuk mengoptimalkan strategi perdagangan.
Order Taker: Ketika Kecepatan Lebih Penting daripada Penghematan
Order taker dieksekusi segera pada harga pasar saat ini. Trader yang menggunakan strategi taker tidak menambah likuiditas ke buku order, melainkan “mengambil” likuiditas yang sudah ada, cocok dengan order yang ditempatkan oleh peserta lain sebelumnya.
Pendekatan ini memastikan kecepatan eksekusi maksimal — posisi dapat dibuka atau ditutup hampir seketika. Hal ini membuat order taker menarik dalam situasi seperti:
Membutuhkan posisi cepat sebelum pergerakan pasar yang diantisipasi
Penutupan posisi secara mendesak saat situasi tidak menguntungkan
Perdagangan aset yang volatil, di mana setiap detik sangat berharga
Namun, kenyamanan ini memiliki harga: order taker dikenai biaya komisi yang lebih tinggi, biasanya sekitar 0,05-0,06% dari volume perdagangan.
Order Maker: Menyediakan Likuiditas dengan Imbalan
Order maker ditempatkan di buku order dan tetap di sana sampai dieksekusi. Trader yang berperan sebagai maker menambah likuiditas ke pasar, memperkecil spread antara harga beli dan jual.
Sebagai imbalan atas penyediaan likuiditas, maker membayar biaya komisi yang lebih rendah, biasanya dalam kisaran 0,01-0,02%. Ini membutuhkan kesabaran — order bisa tetap menunggu sampai cocok dengan order taker selama beberapa waktu.
Strategi maker cocok untuk:
Perdagangan jangka panjang, di mana penundaan kecil dalam eksekusi tidak kritis
Menghemat biaya komisi
Memaksimalkan keuntungan dengan meminimalkan biaya
Perdagangan volume besar, di mana setiap persen biaya sangat berarti
Perbandingan Biaya: Tabel Biaya Umum
Parameter
Order Maker
Order Taker
Biaya
0,01-0,02%
0,05-0,06%
Kecepatan Eksekusi
Tergantung antrean
Segera
Pengaruh terhadap Likuiditas
Menambah
Mengambil
Jenis Order
Limit
Market atau limit
Skenario Ideal
Pasar tenang, trader sabar
Pasar volatil, eksekusi cepat
Dampak Nyata: Bagaimana Pilihan Mempengaruhi Keuntungan Akhir
Mari kita lihat contoh perdagangan pasangan BTCUSDT:
Hasilnya: Selisih sekitar 121 USDT (kerugian sekitar 6,1% dari keuntungan)
Dalam contoh ini, terlihat bahwa memilih taker daripada maker mengakibatkan kerugian lebih dari 100 dolar untuk satu transaksi yang sama. Dalam setahun perdagangan aktif, perbedaan ini bisa mencapai ribuan dolar.
Bagaimana Memilih Strategi yang Optimal
Pemilihan antara maker dan taker tergantung pada:
Kondisi pasar:
Volatilitas tinggi → taker (kecepatan lebih penting daripada biaya)
Pasar tenang → maker (ada waktu untuk menunggu)
Gaya perdagangan Anda:
Scalping dan perdagangan jangka pendek → taker tidak terelakkan
Swing trading dan trading posisi → maker lebih disukai
Jumlah modal:
Volume besar → maker (penghematan biaya signifikan)
Volume kecil → fleksibilitas taker mungkin lebih nyaman
Rekomendasi Praktis untuk Eksekusi Order Maker
Jika Anda ingin meminimalkan biaya dengan strategi maker, ikuti langkah-langkah berikut:
Pasang order limit pada harga yang menguntungkan, bukan pada harga pasar saat ini
Perhatikan kedalaman buku order — tempatkan order di zona dengan aktivitas cukup tinggi
Gunakan order pasif (Post-Only) jika tersedia di platform Anda — ini melindungi dari eksekusi tak sengaja pada harga taker
Untuk pembelian (long): tetapkan harga di bawah harga terbaik yang tersedia Untuk penjualan (short): tetapkan harga di atas harga terbaik yang tersedia
Berikan waktu yang cukup — order bisa memakan waktu beberapa menit atau jam untuk dieksekusi
Kesimpulan
Order taker dan maker bukan sekadar metode berbeda dalam trading, melainkan filosofi berbeda dalam mendekati pasar. Taker membayar untuk kenyamanan dan kecepatan, maker mendapatkan imbalan atas kesabaran dan penyediaan likuiditas.
Trader berpengalaman sering menggabungkan kedua pendekatan sesuai situasi: jika terburu-buru — gunakan taker, jika ada waktu — beralih ke maker. Memahami mekanisme ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih sadar dan mengoptimalkan hasil keuangan dalam jangka panjang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Order taker dan maker: bagaimana pilihan strategi mempengaruhi biaya dan hasil perdagangan
Dalam perdagangan cryptocurrency, gaya pelaksanaan order secara langsung mempengaruhi besarnya biaya dan keuntungan akhir. Order taker dan order maker adalah dua pendekatan yang sangat berbeda dalam berinteraksi dengan pasar, masing-masing dengan keunggulan dan biayanya sendiri. Memahami perbedaan antara taker dan maker adalah kunci untuk mengoptimalkan strategi perdagangan.
Order Taker: Ketika Kecepatan Lebih Penting daripada Penghematan
Order taker dieksekusi segera pada harga pasar saat ini. Trader yang menggunakan strategi taker tidak menambah likuiditas ke buku order, melainkan “mengambil” likuiditas yang sudah ada, cocok dengan order yang ditempatkan oleh peserta lain sebelumnya.
Pendekatan ini memastikan kecepatan eksekusi maksimal — posisi dapat dibuka atau ditutup hampir seketika. Hal ini membuat order taker menarik dalam situasi seperti:
Namun, kenyamanan ini memiliki harga: order taker dikenai biaya komisi yang lebih tinggi, biasanya sekitar 0,05-0,06% dari volume perdagangan.
Order Maker: Menyediakan Likuiditas dengan Imbalan
Order maker ditempatkan di buku order dan tetap di sana sampai dieksekusi. Trader yang berperan sebagai maker menambah likuiditas ke pasar, memperkecil spread antara harga beli dan jual.
Sebagai imbalan atas penyediaan likuiditas, maker membayar biaya komisi yang lebih rendah, biasanya dalam kisaran 0,01-0,02%. Ini membutuhkan kesabaran — order bisa tetap menunggu sampai cocok dengan order taker selama beberapa waktu.
Strategi maker cocok untuk:
Perbandingan Biaya: Tabel Biaya Umum
Dampak Nyata: Bagaimana Pilihan Mempengaruhi Keuntungan Akhir
Mari kita lihat contoh perdagangan pasangan BTCUSDT:
Parameter posisi:
Skema A: Trader menggunakan order maker
Pembukaan posisi: 2 × 60.000 × 0,01% = 12 USDT
Penutupan posisi: 2 × 61.000 × 0,01% = 12,2 USDT
Total biaya: 24,2 USDT
Perhitungan keuntungan:
Skema B: Trader menggunakan order taker
Pembukaan posisi: 2 × 60.000 × 0,06% = 72 USDT
Penutupan posisi: 2 × 61.000 × 0,06% = 73,2 USDT
Total biaya: 145,2 USDT
Perhitungan keuntungan:
Hasilnya: Selisih sekitar 121 USDT (kerugian sekitar 6,1% dari keuntungan)
Dalam contoh ini, terlihat bahwa memilih taker daripada maker mengakibatkan kerugian lebih dari 100 dolar untuk satu transaksi yang sama. Dalam setahun perdagangan aktif, perbedaan ini bisa mencapai ribuan dolar.
Bagaimana Memilih Strategi yang Optimal
Pemilihan antara maker dan taker tergantung pada:
Kondisi pasar:
Gaya perdagangan Anda:
Jumlah modal:
Rekomendasi Praktis untuk Eksekusi Order Maker
Jika Anda ingin meminimalkan biaya dengan strategi maker, ikuti langkah-langkah berikut:
Untuk penjualan (short): tetapkan harga di atas harga terbaik yang tersedia
Kesimpulan
Order taker dan maker bukan sekadar metode berbeda dalam trading, melainkan filosofi berbeda dalam mendekati pasar. Taker membayar untuk kenyamanan dan kecepatan, maker mendapatkan imbalan atas kesabaran dan penyediaan likuiditas.
Trader berpengalaman sering menggabungkan kedua pendekatan sesuai situasi: jika terburu-buru — gunakan taker, jika ada waktu — beralih ke maker. Memahami mekanisme ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih sadar dan mengoptimalkan hasil keuangan dalam jangka panjang.