Ketika pemula pertama kali masuk ke bursa kripto, mereka dihadapkan pada pilihan: bagaimana cara trading yang tepat? Spot adalah opsi paling sederhana, tetapi bukan satu-satunya. Selain itu ada juga trading margin dan futures — masing-masing dengan peluang dan risiko unik. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail untuk membantu Anda memilih metode yang paling sesuai dengan strategi Anda.
Spot adalah dasar: bagaimana trading aset seperti di toko biasa
Jika Anda mendengar “trading spot”, bayangkan pembelian dan penjualan biasa. Spot adalah pertukaran langsung: Anda membayar uang nyata (USDT, USDC, dll) dan langsung mendapatkan aset nyata (Bitcoin, Ethereum). Tidak ada trik — semuanya sederhana, seperti di toko.
Ini yang terjadi di balik layar:
Pertukaran langsung dana — Anda memberikan satu, menerima yang lain di tempat
Anda pemiliknya — aset langsung masuk ke dompet Anda, Anda bisa mengirim, menjual, atau menjaminnya sebagai jaminan
Tanpa utang — Anda hanya trading dengan uang sendiri, tanpa kredit dari platform
Spot cocok untuk mereka yang ingin membeli kripto dan menyimpannya dalam jangka panjang. Komisinya minimal — hanya biaya platform per transaksi, dan selesai.
Trading margin: spot dengan “kekuatan super”
Spot bagus, tetapi bagaimana jika Anda punya 100 USDT, dan ingin melakukan transaksi sebesar 1000 USDT? Di sinilah trading margin berperan.
Bayangkan bursa memberi Anda kredit. Anda menyetor 100 USDT sebagai jaminan (margin) dan bisa meminjam 900 USDT lagi. Hasilnya — Anda punya modal untuk bekerja:
Leverage kredit — bisa trading dengan X kali lipat dari dana Anda (biasanya sampai 10x)
Jaminan diperlukan — untuk mendapatkan kredit, Anda harus memiliki aset yang cukup sebagai garansi
Keuntungan lebih tinggi, risiko lebih besar — jika harga bergerak sesuai prediksi, Anda akan mendapatkan keuntungan lebih besar. Jika tidak, Anda bisa kehilangan tidak hanya dana sendiri, tetapi juga bisa dilikuidasi
Trading margin adalah spot dengan kekuatan lebih. Komisinya lebih kompleks: selain biaya trading, ada juga bunga pinjaman dan biaya pelunasan utang.
Trading futures: bermain dengan kontrak, bukan aset
Di sini situasinya benar-benar berbeda. Dalam trading futures, Anda tidak membeli Bitcoin atau Ethereum secara langsung. Sebaliknya, Anda membuat kontrak untuk membeli atau menjual aset tersebut dengan harga tertentu pada tanggal tertentu di masa depan.
Begini cara kerjanya:
Anda bukan pemiliknya — kontrak adalah perjanjian, bukan aset
Keuntungan dari selisih harga — jika Anda membeli kontrak seharga $50.000 dan kemudian menjualnya seharga $60.000, selisih ($10.000) adalah keuntungan Anda
Leverage besar — dari 25x sampai 125x tergantung pasangan mata uang. Artinya, untuk posisi $100.000, Anda hanya perlu modal $1.000
Tanggal berakhir atau tidak — futures biasa memiliki tanggal kedaluwarsa (harian, bulanan, kuartalan), tetapi ada juga kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa yang bisa dipertahankan selama Anda mau
Futures cocok untuk mereka yang ingin bermain pada fluktuasi jangka pendek, mendapatkan keuntungan dari penurunan harga (short selling), atau melindungi diri dari risiko.
Perbandingan singkat: metode mana untuk siapa?
Parameter
Spot
Margin
Futures
Kesederhanaan
⭐⭐⭐⭐⭐
⭐⭐⭐
⭐⭐
Leverage kredit
Tidak
Hingga 10x
25-125x
Hak kepemilikan
Ya
Ya (dengan kewajiban)
Tidak
Risiko likuidasi
Tidak
Ada
Ada
Komisi
Rendah
Sedang
Sedang
Tanggal berlaku
Tanpa batas
Tanpa batas
Dengan tanggal atau tanpa batas
Spot cocok untuk:
Pemula yang tidak ingin risiko besar
Investor jangka panjang
Mereka yang ingin menabung kripto
Trading margin — untuk:
Trader yang sedikit lebih berpengalaman
Mereka yang ingin modal lebih besar dengan dana terbatas
Mereka yang siap mengelola risiko
Futures — untuk:
Trader aktif dengan strategi jangka pendek
Mereka yang ingin profit dari penurunan harga (short)
Trader profesional yang paham manajemen risiko
Risiko utama yang perlu diketahui
Spot adalah strategi aman, tetapi margin dan futures memiliki risiko kritis:
Likuidasi — jika posisi Anda bergerak melawan, platform otomatis menutup posisi agar kerugian tidak melebihi saldo. Ini bisa menyakitkan — Anda kehilangan modal.
Biaya tambahan — selain biaya trading, margin dikenai bunga pinjaman, dan futures ada biaya pendanaan (interest) yang bergantian antara spekulan.
Faktor psikologis — leverage besar menggoda, tetapi juga berarti pergerakan kecil melawan posisi Anda bisa menyebabkan kerugian besar.
Kesimpulan: spot bukan sekadar pilihan, ini dasar
Spot adalah metode yang harus dipahami setiap trader. Setelah mengerti cara kerjanya, Anda bisa bereksperimen dengan margin. Ketika sudah siap dengan strategi yang lebih kompleks dan mampu mengelola risiko, beralih ke futures.
Jangan buru-buru memilih leverage maksimal. Langkah demi langkah, dari spot ke futures — adalah jalur sebagian besar trader sukses. Di setiap level, ada keterampilan baru, risiko baru, dan peluang baru.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Spot adalah dunia trader kripto: panduan lengkap tentang tiga jenis perdagangan
Ketika pemula pertama kali masuk ke bursa kripto, mereka dihadapkan pada pilihan: bagaimana cara trading yang tepat? Spot adalah opsi paling sederhana, tetapi bukan satu-satunya. Selain itu ada juga trading margin dan futures — masing-masing dengan peluang dan risiko unik. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail untuk membantu Anda memilih metode yang paling sesuai dengan strategi Anda.
Spot adalah dasar: bagaimana trading aset seperti di toko biasa
Jika Anda mendengar “trading spot”, bayangkan pembelian dan penjualan biasa. Spot adalah pertukaran langsung: Anda membayar uang nyata (USDT, USDC, dll) dan langsung mendapatkan aset nyata (Bitcoin, Ethereum). Tidak ada trik — semuanya sederhana, seperti di toko.
Ini yang terjadi di balik layar:
Spot cocok untuk mereka yang ingin membeli kripto dan menyimpannya dalam jangka panjang. Komisinya minimal — hanya biaya platform per transaksi, dan selesai.
Trading margin: spot dengan “kekuatan super”
Spot bagus, tetapi bagaimana jika Anda punya 100 USDT, dan ingin melakukan transaksi sebesar 1000 USDT? Di sinilah trading margin berperan.
Bayangkan bursa memberi Anda kredit. Anda menyetor 100 USDT sebagai jaminan (margin) dan bisa meminjam 900 USDT lagi. Hasilnya — Anda punya modal untuk bekerja:
Trading margin adalah spot dengan kekuatan lebih. Komisinya lebih kompleks: selain biaya trading, ada juga bunga pinjaman dan biaya pelunasan utang.
Trading futures: bermain dengan kontrak, bukan aset
Di sini situasinya benar-benar berbeda. Dalam trading futures, Anda tidak membeli Bitcoin atau Ethereum secara langsung. Sebaliknya, Anda membuat kontrak untuk membeli atau menjual aset tersebut dengan harga tertentu pada tanggal tertentu di masa depan.
Begini cara kerjanya:
Futures cocok untuk mereka yang ingin bermain pada fluktuasi jangka pendek, mendapatkan keuntungan dari penurunan harga (short selling), atau melindungi diri dari risiko.
Perbandingan singkat: metode mana untuk siapa?
Spot cocok untuk:
Trading margin — untuk:
Futures — untuk:
Risiko utama yang perlu diketahui
Spot adalah strategi aman, tetapi margin dan futures memiliki risiko kritis:
Likuidasi — jika posisi Anda bergerak melawan, platform otomatis menutup posisi agar kerugian tidak melebihi saldo. Ini bisa menyakitkan — Anda kehilangan modal.
Biaya tambahan — selain biaya trading, margin dikenai bunga pinjaman, dan futures ada biaya pendanaan (interest) yang bergantian antara spekulan.
Faktor psikologis — leverage besar menggoda, tetapi juga berarti pergerakan kecil melawan posisi Anda bisa menyebabkan kerugian besar.
Kesimpulan: spot bukan sekadar pilihan, ini dasar
Spot adalah metode yang harus dipahami setiap trader. Setelah mengerti cara kerjanya, Anda bisa bereksperimen dengan margin. Ketika sudah siap dengan strategi yang lebih kompleks dan mampu mengelola risiko, beralih ke futures.
Jangan buru-buru memilih leverage maksimal. Langkah demi langkah, dari spot ke futures — adalah jalur sebagian besar trader sukses. Di setiap level, ada keterampilan baru, risiko baru, dan peluang baru.