Arbitrase cryptocurrency adalah salah satu strategi perdagangan yang paling menarik

Arbitrase adalah teknik investasi yang memungkinkan trader mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga satu aset yang sama di berbagai pasar atau platform perdagangan. Dalam ruang cryptocurrency, strategi ini menjadi sangat populer karena volatilitas yang tinggi dan banyaknya pasangan perdagangan. Mari kita pahami apa itu arbitrase dan mengapa ia menarik baik bagi trader profesional maupun pemula di pasar.

Dasar-dasar arbitrase: tiga strategi utama untuk trader kripto

Arbitrase bukan satu strategi tunggal, melainkan sistem metode penghasilan. Di pasar aset digital, terdapat tiga pendekatan utama.

Pendekatan pertama — arbitrase spot. Intinya sederhana: Anda secara bersamaan membeli aset di satu platform dan menjualnya di platform lain yang menawarkan harga lebih tinggi. Perbedaan harga muncul karena delay dalam transmisi data, faktor regional, atau ketidakseimbangan permintaan dan penawaran sementara. Misalnya, jika BTC dihargai 45.000 USDT di satu platform dan 45.200 USDT di platform lain, trader yang cermat dapat mengunci keuntungan sebesar 200 USDT per kontrak.

Pendekatan kedua — perdagangan selisih antara pasar spot dan instrumen derivatif. Di sini, arbitrase adalah strategi yang memanfaatkan ketidaksesuaian harga antara aset fisik dan kontrak futures atau perpetual. Ketika spread di antara keduanya melebar, trader dapat membeli aset yang lebih murah di pasar spot dan sekaligus membuka posisi berlawanan di kontrak mahal, lalu mendapatkan keuntungan saat harga menyatu saat kontrak berakhir.

Pendekatan ketiga — mendapatkan keuntungan dari biaya pendanaan. Ini adalah sistem arbitrase yang bekerja berdasarkan pembayaran periodik antara pemegang posisi long dan short. Ketika biaya pendanaan positif, posisi long membayar short. Trader dapat membeli aset di pasar spot, membuka short di kontrak perpetual, dan menerima biaya secara reguler.

Bagaimana mekanisme arbitrase harga di platform perdagangan modern

Bursa cryptocurrency modern menyediakan alat khusus untuk menempatkan order berlawanan secara bersamaan di berbagai pasar. Ini memungkinkan trader memantau buku order dan tingkat likuiditas secara real-time, mengurangi slippage, dan meningkatkan akurasi eksekusi.

Sistem rebalancing otomatis. Jika Anda menempatkan order beli 1 BTC di pasar spot dan sekaligus order jual 1 BTC di kontrak perpetual, penting agar kedua order tersebut terpenuhi sepenuhnya. Platform modern menggunakan algoritma yang memeriksa eksekusi setiap beberapa detik. Jika satu arah terpenuhi 0,7 BTC dan lainnya hanya 0,5 BTC, sistem secara otomatis menempatkan order pasar untuk menutup kekurangan 0,2 BTC agar posisi tetap seimbang. Ini sangat penting karena ketidakseimbangan dapat menyebabkan likuidasi tak terduga.

Penggunaan aset multiple sebagai jaminan. Sistem cross-margin memungkinkan trader menggunakan lebih dari 80 aset kripto berbeda sebagai jaminan untuk membuka posisi. Misalnya, jika Anda memiliki 30.000 USDT sebagai jaminan, Anda bisa sekaligus membeli 1 BTC di pasar spot (menggunakan BTC sebagai margin) dan membuka short 1 BTC di kontrak perpetual, sambil mendapatkan komisi dari arbitrase positif.

Mendapatkan keuntungan dari pendanaan: penghasilan pasif melalui arbitrase

Biaya pendanaan adalah pembayaran periodik yang dilakukan posisi long kepada short (atau sebaliknya). Mekanisme ini menjaga keseimbangan pasar, dan arbitrase dapat memanfaatkannya.

Arbitrase positif dari pendanaan. Ketika biaya pendanaan positif (+0,01% selama delapan jam), berarti posisi long membayar short. Strateginya sederhana: beli BTC di pasar nyata dan buka posisi short di kontrak perpetual dengan jumlah yang setara. Posisi utama Anda terlindungi, tetapi Anda mendapatkan biaya pendanaan.

Perhitungan penghasilan tahunan. Jika biaya pendanaan +0,01% per periode, penghasilan tahunan (APR) dihitung dengan menjumlahkan semua biaya selama tiga hari, membagi hasilnya dengan tiga, lalu dikalikan 365 dan dibagi 2 (menghitung pembayaran dua arah). Meskipun terdengar rumit, platform modern menyediakan kalkulasi otomatis.

Arbitrase negatif. Ketika biaya pendanaan negatif, dinamika berubah: buka posisi short di pasar spot dan long di kontrak perpetual. Dalam hal ini, Anda akan menerima biaya secara berlawanan.

Langkah-langkah memulai trading arbitrase

Proses menempatkan order arbitrase intuitif dan hanya membutuhkan beberapa menit.

Langkah pertama: pilih strategi. Tentukan apakah Anda akan trading berdasarkan pendanaan atau spread harga. Untuk itu, lihat peringkat aset — platform menunjukkan biaya pendanaan dan spread terkini untuk berbagai pasangan secara urut dari yang paling menguntungkan.

Langkah kedua: pilih pasangan trading. Pilih aset dengan biaya atau spread menarik. Ingat, jumlah di kedua sisi harus sama, tetapi arah berlawanan.

Langkah ketiga: tentukan jenis order. Putuskan apakah akan menggunakan order pasar (eksekusi cepat pada harga saat ini) atau limit (menunggu sampai harga mencapai level tertentu). Saat memasukkan harga, sistem akan menampilkan estimasi keuntungan berdasarkan spread atau biaya pendanaan saat ini.

Langkah keempat: masukkan ukuran posisi. Masukkan jumlah di satu arah — sistem otomatis menghitung yang berlawanan. Pastikan dana jaminan cukup untuk membuka kedua posisi sekaligus.

Langkah kelima: aktifkan rebalancing otomatis. Aktifkan fitur rebalancing otomatis — ini melindungi dari ketidakseimbangan eksekusi. Opsi ini aktif secara default dan secara berkala memeriksa apakah kedua sisi telah terpenuhi secara merata.

Langkah keenam: konfirmasi dan pantau. Klik konfirmasi — kedua order akan masuk ke pasar secara bersamaan. Pantau eksekusi di bagian aktif order, dan setelah selesai, lihat riwayat transaksi.

Risiko arbitrase dan cara mengelolanya

Meskipun menarik, arbitrase bukan strategi tanpa risiko. Ada risiko nyata yang harus dipahami.

Risiko likuidasi akibat ketidakseimbangan. Jika satu order terpenuhi jauh lebih cepat dari yang lain dan sistem tidak sempat melakukan rebalancing, Anda akan memiliki posisi satu arah terbuka. Pergerakan harga yang tajam dapat menyebabkan likuidasi. Oleh karena itu, fungsi rebalancing otomatis sangat penting.

Slippage saat eksekusi. Order pasar dieksekusi pada harga yang tersedia saat itu, yang bisa lebih buruk dari spread yang diinginkan. Pada pasar yang sangat volatil, slippage bisa menghapus keuntungan yang dihitung.

Kurangnya likuiditas. Pada pasangan dengan likuiditas rendah, order bisa lama tidak terisi, dan peluang arbitrase bisa hilang.

Tidak ada jaminan keuntungan. Arbitrase adalah alat yang tidak menjamin profit. Biaya platform, delay eksekusi, dan kejadian pasar tak terduga bisa membuat keuntungan hilang atau bahkan berbalik menjadi kerugian.

Manajemen risiko: gunakan rebalancing otomatis, pastikan dana cukup, hindari pasangan dengan likuiditas rendah, dan selalu aktif pantau posisi Anda. Ingat, Anda bertanggung jawab penuh atas pengelolaan dan penutupan posisi.

Pertanyaan umum tentang arbitrase cryptocurrency

Kapan waktu terbaik melakukan arbitrase? Strategi ini paling efektif saat terdapat spread signifikan antar pasangan, pasar relatif tenang, dan likuiditas tinggi. Saat volatilitas ekstrem, risiko meningkat.

Bagaimana menghitung keuntungan sebenarnya? Spread adalah selisih antara harga jual dan beli. Nilai spread dinyatakan dalam persen. Dari persen ini, kurangi biaya platform dan biaya pendanaan (jika berlaku) untuk mendapatkan keuntungan bersih.

Bisakah menutup posisi dengan arbitrase? Bisa, Anda dapat menggunakan alat untuk membuka dan menutup posisi secara bersamaan, berguna saat ingin cepat mengurangi beberapa posisi sekaligus.

Apa yang terjadi jika menonaktifkan rebalancing otomatis? Sistem tidak akan lagi memeriksa keseimbangan eksekusi, dan order akan berjalan sendiri sampai terpenuhi atau dibatalkan. Ini meningkatkan risiko ketidakseimbangan dan likuidasi.

Mengapa order tidak terisi? Biasanya karena dana jaminan tidak cukup untuk membuka kedua posisi secara bersamaan. Tingkatkan margin yang tersedia atau kurangi ukuran order.

Mode margin apa yang digunakan? Platform modern memakai mode cross-margin, di mana seluruh dana jaminan digunakan sebagai jaminan untuk semua posisi terbuka, memberikan fleksibilitas lebih besar.

Mengapa rebalancing berhenti? Jika order tidak terpenuhi dalam 24 jam, rebalancing otomatis berhenti dan order yang belum terpenuhi dibatalkan untuk melindungi dari ketidakseimbangan jangka panjang.

Kesimpulan: arbitrase adalah alat yang kuat jika digunakan dengan benar

Arbitrase cryptocurrency adalah cara yang sah dan efektif untuk mendapatkan penghasilan, yang bekerja karena ketidakefisienan pasar. Namun, keberhasilannya bergantung pada pemahaman mekanik, pengelolaan risiko, dan pemilihan kondisi trading yang tepat. Mulailah dari volume kecil, latihan di mode demo (jika tersedia), dan secara bertahap tingkatkan pengalaman Anda.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)