Manajemen risiko fluktuasi harga dalam kontrak permanen dan perdagangan berjangka selalu dapat dilakukan tanpa harus memantau layar secara terus-menerus. Itulah Trailing Stop. Dengan memanfaatkan fitur ini, Anda dapat mengikuti pergerakan pasar secara otomatis, melindungi keuntungan, dan sekaligus mengincar hasil maksimal.
Dasar Kerja Trailing Stop
Trailing Stop adalah pesanan yang selalu mengikuti harga posisi Anda untuk membatasi kerugian. Setiap kali harga pasar bergerak menguntungkan Anda, level stop secara otomatis naik (atau turun).
Fitur ini juga tersedia dalam perdagangan spot dan margin, tetapi sangat berharga dalam kontrak permanen dan berjangka. Karena, saat menutup posisi besar, Anda dapat secara otomatis mengatur titik cut loss yang optimal.
Ketika Trailing Stop aktif, begitu harga pasar berbalik sejauh atau persentase tertentu, pesanan pasar akan otomatis aktif dan posisi akan dieksekusi.
Dua Metode Pengaturan
Trailing Stop dapat diatur dengan dua cara berikut:
1. Metode Jarak Tetap
Dipicu oleh harga tertinggi (atau terendah) yang tercatat setelah harga aktivasi, dengan jarak tertentu dalam dolar (atau mata uang lain) yang telah ditentukan.
2. Metode Persentase
Dipicu oleh perubahan harga sebesar persentase tertentu dari harga tertinggi (atau terendah). Metode ini sangat efektif saat memperdagangkan aset dengan berbagai kisaran harga.
Contoh Praktis Berdasarkan Jarak Retracement
Kasus Posisi Long
Misalnya, Trader A membuka posisi long BTC di harga 30.000 dolar dan mengatur trailing stop dengan jarak retracement 1.000 dolar.
Berikut skenario yang terjadi:
Tahap Awal
Jika harga terakhir tidak melewati 30.000 dolar, trailing stop akan dipicu seperti stop loss biasa di 29.000 dolar.
Saat Harga Naik
Jika harga naik ke 31.000 dolar, trailing stop otomatis naik 1.000 dolar ke 30.000 dolar. Jika terus naik, jarak 1.000 dolar tetap dipertahankan setiap kali harga meningkat.
Saat Harga Turun
Misalnya harga turun ke 30.500 dolar, trailing stop tetap di 30.000 dolar. Artinya, pesanan tidak akan aktif sampai harga mencapai titik tertinggi sebelumnya dikurangi 1.000 dolar.
Catatan Penting
Karena posisi long menggunakan trailing stop berbentuk pesanan pasar, level aktivasi harus di atas harga rata-rata entri atau harga terakhir transaksi saat ini.
Strategi Menggunakan Persentase Retracement
Kasus Posisi Short
Misalnya, Trader B membuka posisi short BTC di 31.000 dolar dan mengatur trailing stop dengan persentase retracement 10%.
Pengaturan Awal
Jika harga terakhir tidak turun di bawah 30.000 dolar, trailing stop akan dipicu di 33.000 dolar, sama seperti stop loss biasa.
Penurunan Harga dan Pergerakan Stop
Jika harga turun ke 29.000 dolar, trailing stop otomatis disesuaikan 10% ke 31.900 dolar (29.000 × 110%). Jika harga turun lagi, trailing stop akan mengikuti.
Pembalikan Harga
Misalnya, harga naik ke 29.500 dolar, trailing stop tetap di 31.900 dolar. Posisi akan tetap terbuka sampai terjadi retracement 10% dari titik terendah sebelumnya.
Catatan Penting
Karena posisi short menggunakan trailing stop berbentuk pesanan beli pasar, level aktivasi harus di bawah harga rata-rata entri atau harga terakhir transaksi.
Rumus Perhitungan
Dari contoh di atas, harga trigger trailing stop dihitung dengan rumus:
Posisi Long:
Harga tertinggi − jarak tetap, atau harga tertinggi × (1 − persentase retracement)
Posisi Short:
Harga terendah + jarak tetap, atau harga terendah × (1 + persentase retracement)
Otomatisasi Penutupan Saat Target Keuntungan Tercapai
Fitur Aktivasi Harga dari trailing stop memungkinkan Anda mengaktifkan trailing stop hanya saat posisi sudah menguntungkan.
Contoh Praktis
Misalnya, Trader C memegang posisi long BTCUSDT dengan harga terakhir 28.000 USDT dan ingin memulai trailing stop dengan jarak 500 USDT saat harga mencapai 30.000 USDT.
Pengaturan yang dilakukan:
Jarak retracement: 500 USDT
Harga aktivasi: 30.000 USDT
Begitu harga mencapai 30.000 USDT, trailing stop aktif dan level trigger di 29.500 USDT (30.000 − 500). Setelah itu, level ini akan mengikuti pergerakan pasar secara otomatis.
Langkah-Langkah Mengatur Trailing Stop
Berikut panduan langkah demi langkah untuk mengoperasikan trailing stop dalam kontrak permanen dan berjangka:
Langkah 1: Masuk ke Halaman Manajemen Posisi
Di halaman trading, tampilkan posisi yang sedang Anda miliki dan pilih opsi trailing stop.
Langkah 2: Tentukan Parameter
Pilih metode jarak tetap atau persentase. Jika ingin mengincar keuntungan, atur juga harga aktivasi. Setelah itu, tekan tombol konfirmasi.
Langkah 3: Selesai
Pesanan trailing stop berhasil dibuat. Anda dapat memeriksa detailnya kapan saja.
Mengubah atau Membatalkan
Jika ingin mengubah parameter, tap detail trailing stop dan masukkan nilai baru. Untuk membatalkan, tap ikon hapus dan konfirmasi.
Dengan memanfaatkan trailing stop secara efektif, Anda dapat mengelola risiko secara konsisten tanpa dipengaruhi emosi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Praktis Menggunakan Trailing Stop dalam Perdagangan Permanen dan Berjangka
Manajemen risiko fluktuasi harga dalam kontrak permanen dan perdagangan berjangka selalu dapat dilakukan tanpa harus memantau layar secara terus-menerus. Itulah Trailing Stop. Dengan memanfaatkan fitur ini, Anda dapat mengikuti pergerakan pasar secara otomatis, melindungi keuntungan, dan sekaligus mengincar hasil maksimal.
Dasar Kerja Trailing Stop
Trailing Stop adalah pesanan yang selalu mengikuti harga posisi Anda untuk membatasi kerugian. Setiap kali harga pasar bergerak menguntungkan Anda, level stop secara otomatis naik (atau turun).
Fitur ini juga tersedia dalam perdagangan spot dan margin, tetapi sangat berharga dalam kontrak permanen dan berjangka. Karena, saat menutup posisi besar, Anda dapat secara otomatis mengatur titik cut loss yang optimal.
Ketika Trailing Stop aktif, begitu harga pasar berbalik sejauh atau persentase tertentu, pesanan pasar akan otomatis aktif dan posisi akan dieksekusi.
Dua Metode Pengaturan
Trailing Stop dapat diatur dengan dua cara berikut:
1. Metode Jarak Tetap
Dipicu oleh harga tertinggi (atau terendah) yang tercatat setelah harga aktivasi, dengan jarak tertentu dalam dolar (atau mata uang lain) yang telah ditentukan.
2. Metode Persentase
Dipicu oleh perubahan harga sebesar persentase tertentu dari harga tertinggi (atau terendah). Metode ini sangat efektif saat memperdagangkan aset dengan berbagai kisaran harga.
Contoh Praktis Berdasarkan Jarak Retracement
Kasus Posisi Long
Misalnya, Trader A membuka posisi long BTC di harga 30.000 dolar dan mengatur trailing stop dengan jarak retracement 1.000 dolar.
Berikut skenario yang terjadi:
Tahap Awal
Jika harga terakhir tidak melewati 30.000 dolar, trailing stop akan dipicu seperti stop loss biasa di 29.000 dolar.
Saat Harga Naik
Jika harga naik ke 31.000 dolar, trailing stop otomatis naik 1.000 dolar ke 30.000 dolar. Jika terus naik, jarak 1.000 dolar tetap dipertahankan setiap kali harga meningkat.
Saat Harga Turun
Misalnya harga turun ke 30.500 dolar, trailing stop tetap di 30.000 dolar. Artinya, pesanan tidak akan aktif sampai harga mencapai titik tertinggi sebelumnya dikurangi 1.000 dolar.
Catatan Penting
Karena posisi long menggunakan trailing stop berbentuk pesanan pasar, level aktivasi harus di atas harga rata-rata entri atau harga terakhir transaksi saat ini.
Strategi Menggunakan Persentase Retracement
Kasus Posisi Short
Misalnya, Trader B membuka posisi short BTC di 31.000 dolar dan mengatur trailing stop dengan persentase retracement 10%.
Pengaturan Awal
Jika harga terakhir tidak turun di bawah 30.000 dolar, trailing stop akan dipicu di 33.000 dolar, sama seperti stop loss biasa.
Penurunan Harga dan Pergerakan Stop
Jika harga turun ke 29.000 dolar, trailing stop otomatis disesuaikan 10% ke 31.900 dolar (29.000 × 110%). Jika harga turun lagi, trailing stop akan mengikuti.
Pembalikan Harga
Misalnya, harga naik ke 29.500 dolar, trailing stop tetap di 31.900 dolar. Posisi akan tetap terbuka sampai terjadi retracement 10% dari titik terendah sebelumnya.
Catatan Penting
Karena posisi short menggunakan trailing stop berbentuk pesanan beli pasar, level aktivasi harus di bawah harga rata-rata entri atau harga terakhir transaksi.
Rumus Perhitungan
Dari contoh di atas, harga trigger trailing stop dihitung dengan rumus:
Posisi Long:
Harga tertinggi − jarak tetap, atau harga tertinggi × (1 − persentase retracement)
Posisi Short:
Harga terendah + jarak tetap, atau harga terendah × (1 + persentase retracement)
Otomatisasi Penutupan Saat Target Keuntungan Tercapai
Fitur Aktivasi Harga dari trailing stop memungkinkan Anda mengaktifkan trailing stop hanya saat posisi sudah menguntungkan.
Contoh Praktis
Misalnya, Trader C memegang posisi long BTCUSDT dengan harga terakhir 28.000 USDT dan ingin memulai trailing stop dengan jarak 500 USDT saat harga mencapai 30.000 USDT.
Pengaturan yang dilakukan:
Begitu harga mencapai 30.000 USDT, trailing stop aktif dan level trigger di 29.500 USDT (30.000 − 500). Setelah itu, level ini akan mengikuti pergerakan pasar secara otomatis.
Langkah-Langkah Mengatur Trailing Stop
Berikut panduan langkah demi langkah untuk mengoperasikan trailing stop dalam kontrak permanen dan berjangka:
Langkah 1: Masuk ke Halaman Manajemen Posisi
Di halaman trading, tampilkan posisi yang sedang Anda miliki dan pilih opsi trailing stop.
Langkah 2: Tentukan Parameter
Pilih metode jarak tetap atau persentase. Jika ingin mengincar keuntungan, atur juga harga aktivasi. Setelah itu, tekan tombol konfirmasi.
Langkah 3: Selesai
Pesanan trailing stop berhasil dibuat. Anda dapat memeriksa detailnya kapan saja.
Mengubah atau Membatalkan
Jika ingin mengubah parameter, tap detail trailing stop dan masukkan nilai baru. Untuk membatalkan, tap ikon hapus dan konfirmasi.
Dengan memanfaatkan trailing stop secara efektif, Anda dapat mengelola risiko secara konsisten tanpa dipengaruhi emosi.