Memahami cara menghitung harga rata-rata posisi Anda adalah keterampilan kunci bagi setiap trader derivatif. Pengetahuan ini membantu mengoptimalkan ukuran posisi, memantau profitabilitas investasi, dan membuat keputusan yang didasarkan pada data tentang skala perdagangan. Di platform Gate.io, digunakan berbagai metode perhitungan tergantung pada jenis produk derivatif, mata uang kutipan, dan mekanisme perhitungan. Berikut penjelasan lengkap tentang semua tipe kontrak utama dan algoritma penentuan harga rata-rata masuk.
Metodologi Perhitungan Harga Rata-rata Masuk untuk kontrak反verse
Kontrak perpetual dan futures inverse dikutip dalam USD, tetapi dihitung dalam mata uang kripto (misalnya, BTC). Fitur ini memerlukan pendekatan khusus dalam menghitung harga rata-rata masuk.
Rumus perhitungan:
Harga rata-rata masuk = Total jumlah kontrak / Total nilai kontrak
Di mana: Total nilai kontrak = [(Jumlah₁ / Harga₁) + (Jumlah₂ / Harga₂) + (Jumlah₃ / Harga₃) + …]
Contoh praktis:
Misalnya, trader melakukan dua pembelian BTCUSD:
Pembelian pertama: 50 kontrak dengan harga $10.000
Pembelian kedua: 50 kontrak dengan harga $15.000
Perhitungannya sebagai berikut:
Total nilai kontrak dalam BTC = (50 / 10.000) + (50 / 15.000) = 0.00833333 BTC
Harga rata-rata masuk = 100 / 0.00833333 = $12.000
Metode ini memastikan penentuan harga rata-rata yang akurat saat posisi dirata-ratakan naik atau turun.
Kontrak perpetual berbasis USDT: penentuan harga rata-rata posisi
Kontrak perpetual berbasis USDT dikutip dalam USDT dan dihitung dalam mata uang kripto (USDT). Metodologi perhitungannya berbeda dari kontrak inverse dan menggunakan bobot langsung berdasarkan volume.
Rumus perhitungan:
Harga rata-rata masuk = Total nilai kontrak / Total jumlah kontrak
Di mana: Total nilai kontrak = [(Jumlah₁ × Harga₁) + (Jumlah₂ × Harga₂) + (Jumlah₃ × Harga₃) + …]
Contoh perhitungan:
Trader membuka posisi BTCUSDT melalui dua transaksi:
Transaksi pertama: 1 kontrak BTC dengan harga 10.000 USDT
Transaksi kedua: 2 kontrak BTC dengan harga 13.000 USDT
Perhitungan harga rata-rata:
Total nilai = (1 × 10.000) + (2 × 13.000) = 10.000 + 26.000 = 36.000 USDT
Harga rata-rata masuk = 36.000 / (1 + 2) = 12.000 USDT
Pendekatan ini lebih intuitif bagi trader yang terbiasa dengan pasar spot standar.
USDC永续合约: perhitungan harga masuk yang dinamis
Kontrak perpetual berbasis USDC menggunakan sistem perhitungan harga rata-rata yang dinamis. Sistem ini mempertimbangkan siklus perhitungan saat ini dan menghitung ulang harga rata-rata masuk di akhir setiap siklus berdasarkan Harga Penandaan (Mark Price).
Rumus perhitungan:
Harga masuk rata-rata = Total nilai sesi / Total ukuran posisi
Di mana: Total nilai sesi = [(Harga transaksi₁ × Ukuran₁) + (Harga transaksi₂ × Ukuran₂) + …]
Fitur utama: Di akhir setiap siklus perhitungan, Harga Penandaan menjadi harga rata-rata baru, secara otomatis menyesuaikan posisi.
Contoh perhitungan dinamis:
Trader A memegang posisi panjang:
Posisi awal: 0.5 BTC dengan harga masuk $50.000
Volume tambahan: 0.8 BTC dengan harga masuk $51.000
Perhitungan harga rata-rata baru:
Total nilai sesi = (50.000 × 0.5) + (51.000 × 0.8) = 25.000 + 40.800 = 65.800 USDC
Harga masuk rata-rata = 65.800 / (0.5 + 0.8) = 65.800 / 1.3 = $50.615,38
Setelah siklus perhitungan selesai, harga ini akan diperbarui berdasarkan Harga Penandaan yang berlaku.
Penerapan praktis perhitungan harga rata-rata
Pengetahuan tentang cara menghitung harga rata-rata masuk memiliki nilai praktis dalam beberapa skenario:
Manajemen risiko: Perhitungan ini memungkinkan penentuan titik impas dan ukuran stop-loss secara tepat.
Rata-rata posisi: Saat membuka volume tambahan, perlu cepat menentukan harga rata-rata baru untuk menilai kerugian atau keuntungan.
Perbandingan strategi: Berbagai opsi skala posisi dapat dibandingkan berdasarkan pengaruhnya terhadap harga rata-rata.
Perbedaan utama antara ketiga tipe kontrak terletak pada mekanisme perhitungannya: kontrak inverse menggunakan pembagian, kontrak USDT menggunakan perkalian, dan kontrak USDC menerapkan penilaian ulang dinamis. Trader harus memilih tipe kontrak sesuai gaya perdagangan dan preferensi pengelolaan posisi mereka.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana cara menghitung biaya masuk rata-rata di pasar Derivatif
Memahami cara menghitung harga rata-rata posisi Anda adalah keterampilan kunci bagi setiap trader derivatif. Pengetahuan ini membantu mengoptimalkan ukuran posisi, memantau profitabilitas investasi, dan membuat keputusan yang didasarkan pada data tentang skala perdagangan. Di platform Gate.io, digunakan berbagai metode perhitungan tergantung pada jenis produk derivatif, mata uang kutipan, dan mekanisme perhitungan. Berikut penjelasan lengkap tentang semua tipe kontrak utama dan algoritma penentuan harga rata-rata masuk.
Metodologi Perhitungan Harga Rata-rata Masuk untuk kontrak反verse
Kontrak perpetual dan futures inverse dikutip dalam USD, tetapi dihitung dalam mata uang kripto (misalnya, BTC). Fitur ini memerlukan pendekatan khusus dalam menghitung harga rata-rata masuk.
Rumus perhitungan:
Harga rata-rata masuk = Total jumlah kontrak / Total nilai kontrak
Di mana: Total nilai kontrak = [(Jumlah₁ / Harga₁) + (Jumlah₂ / Harga₂) + (Jumlah₃ / Harga₃) + …]
Contoh praktis:
Misalnya, trader melakukan dua pembelian BTCUSD:
Perhitungannya sebagai berikut:
Metode ini memastikan penentuan harga rata-rata yang akurat saat posisi dirata-ratakan naik atau turun.
Kontrak perpetual berbasis USDT: penentuan harga rata-rata posisi
Kontrak perpetual berbasis USDT dikutip dalam USDT dan dihitung dalam mata uang kripto (USDT). Metodologi perhitungannya berbeda dari kontrak inverse dan menggunakan bobot langsung berdasarkan volume.
Rumus perhitungan:
Harga rata-rata masuk = Total nilai kontrak / Total jumlah kontrak
Di mana: Total nilai kontrak = [(Jumlah₁ × Harga₁) + (Jumlah₂ × Harga₂) + (Jumlah₃ × Harga₃) + …]
Contoh perhitungan:
Trader membuka posisi BTCUSDT melalui dua transaksi:
Perhitungan harga rata-rata:
Pendekatan ini lebih intuitif bagi trader yang terbiasa dengan pasar spot standar.
USDC永续合约: perhitungan harga masuk yang dinamis
Kontrak perpetual berbasis USDC menggunakan sistem perhitungan harga rata-rata yang dinamis. Sistem ini mempertimbangkan siklus perhitungan saat ini dan menghitung ulang harga rata-rata masuk di akhir setiap siklus berdasarkan Harga Penandaan (Mark Price).
Rumus perhitungan:
Harga masuk rata-rata = Total nilai sesi / Total ukuran posisi
Di mana: Total nilai sesi = [(Harga transaksi₁ × Ukuran₁) + (Harga transaksi₂ × Ukuran₂) + …]
Fitur utama: Di akhir setiap siklus perhitungan, Harga Penandaan menjadi harga rata-rata baru, secara otomatis menyesuaikan posisi.
Contoh perhitungan dinamis:
Trader A memegang posisi panjang:
Perhitungan harga rata-rata baru:
Setelah siklus perhitungan selesai, harga ini akan diperbarui berdasarkan Harga Penandaan yang berlaku.
Penerapan praktis perhitungan harga rata-rata
Pengetahuan tentang cara menghitung harga rata-rata masuk memiliki nilai praktis dalam beberapa skenario:
Manajemen risiko: Perhitungan ini memungkinkan penentuan titik impas dan ukuran stop-loss secara tepat.
Rata-rata posisi: Saat membuka volume tambahan, perlu cepat menentukan harga rata-rata baru untuk menilai kerugian atau keuntungan.
Perbandingan strategi: Berbagai opsi skala posisi dapat dibandingkan berdasarkan pengaruhnya terhadap harga rata-rata.
Perbedaan utama antara ketiga tipe kontrak terletak pada mekanisme perhitungannya: kontrak inverse menggunakan pembagian, kontrak USDT menggunakan perkalian, dan kontrak USDC menerapkan penilaian ulang dinamis. Trader harus memilih tipe kontrak sesuai gaya perdagangan dan preferensi pengelolaan posisi mereka.