Apa itu opsi: perbedaan utama antara membeli dan menjual

Opsyen adalah salah satu alat terpenting di pasar keuangan, yang memungkinkan trader menerapkan berbagai strategi perdagangan. Terdapat perbedaan mendasar antara peran pembeli dan penjual opsi — setiap posisi memiliki mekanisme sendiri untuk mendapatkan keuntungan, mengelola risiko, dan persyaratan keuangan. Mari kita bahas apa arti opsi dan bagaimana kedua strategi yang berlawanan ini bekerja.

Opsyen adalah kontrak derivatif: hak dan kewajiban dasar

Pada intinya, opsi adalah kesepakatan antara dua pihak yang memberikan pembeli hak (tetapi bukan kewajiban) untuk membeli atau menjual aset dasar dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya pada tanggal tertentu. Namun, untuk memperoleh hak tersebut, pembeli harus membayar premi — jumlah tetap yang menjadi pendapatan bagi penjual.

Peran peserta dalam transaksi ini sangat berlawanan. Pembeli opsi mendapatkan hak pilihan: ia dapat melaksanakan kontrak dan memperoleh keuntungan, atau menolak pelaksanaan jika situasi pasar tidak menguntungkan. Kerugian maksimalnya terbatas pada jumlah premi yang dibayarkan — ia tidak dapat kehilangan lebih dari itu.

Penjual opsi, sebaliknya, mengambil kewajiban untuk memenuhi ketentuan kontrak jika pembeli memutuskan untuk melaksanakan opsi. Kewajiban ini dapat menyebabkan kerugian bagi penjual, karena harga pasar bisa menyimpang dari harga strike (yang ditetapkan dalam kontrak) ke arah yang tidak menguntungkan. Namun, penjual menerima kompensasi berupa premi segera saat kontrak dibuat.

Perbandingan potensi pendapatan: bagaimana pembeli dan penjual opsi memperoleh keuntungan

Memahami profil keuntungan dan kerugian sangat penting untuk memilih strategi perdagangan. Untuk opsi call (kontrak untuk membeli aset dasar), gambaran berikut berlaku: pembeli dapat memperoleh keuntungan tak terbatas jika harga aset jauh melebihi harga strike, tetapi kerugiannya tidak akan melebihi premi yang dibayarkan. Penjual mendapatkan keuntungan maksimal sebesar premi yang diterima, tetapi menghadapi potensi kerugian tak terbatas jika harga aset melonjak secara tajam.

Untuk opsi put (kontrak untuk menjual), struktur risikonya berbeda. Keuntungan maksimal pembeli dibatasi oleh selisih antara harga strike dan premi yang dibayarkan — aset tidak bisa bernilai kurang dari nol. Kerugian maksimal pembeli sama dengan premi. Penjual opsi put menerima premi penuh sebagai keuntungan maksimal, tetapi kerugiannya bisa sebesar selisih antara harga strike dan premi.

Dengan demikian, strategi membeli opsi menarik bagi trader yang ingin membatasi risiko sekaligus berpotensi meraih keuntungan tak terbatas. Ini adalah profil imbal hasil asimetris, yang ideal untuk posisi spekulatif dengan keyakinan tinggi terhadap arah pergerakan harga tertentu.

Perhitungan hasil keuangan saat pelaksanaan opsi

Saat masa berlaku kontrak berakhir, hasil keuangan kedua pihak dihitung dengan rumus sederhana. Untuk pembeli, ini adalah keuntungan yang direalisasikan dikurangi premi yang dibayarkan. Untuk penjual, ini adalah premi yang diterima dikurangi kerugian yang direalisasikan.

Namun, laba dan rugi (P&L) yang sudah jadi mencakup biaya komisi perdagangan dan biaya pelaksanaan kontrak. Di platform ini berlaku tarif komisi berikut:

  • Komisi perdagangan untuk maker (pencipta likuiditas): 0,02%
  • Komisi perdagangan untuk taker (penerima likuiditas): 0,03%
  • Biaya pelaksanaan kontrak: 0,015%

Penting untuk diperhatikan bahwa total komisi perdagangan dan biaya pelaksanaan satu kontrak tidak boleh melebihi 12,5% dari harga opsi. Selain itu, ada biaya terpisah sebesar 0,2% untuk proses likuidasi. Komisi ini secara signifikan mempengaruhi hasil akhir, terutama saat perdagangan aktif dengan frekuensi penutupan dan pembukaan posisi yang tinggi.

Persyaratan margin untuk posisi opsi

Salah satu perbedaan utama antara pembelian dan penjualan opsi terletak pada persyaratan margin — dana yang harus disimpan trader di akun sebagai jaminan kewajiban.

Pembeli opsi long tidak memerlukan margin sama sekali. Setelah membayar premi, pembeli sepenuhnya mengendalikan posisi: ia dapat melaksanakan opsi atau menunggu berakhirnya masa kontrak tanpa kewajiban keuangan tambahan. Ini menjadikan pembelian opsi strategi yang terjangkau dengan kerugian maksimal yang dapat diprediksi.

Penjual opsi short, sebaliknya, harus mempertahankan margin yang cukup di akun. Margin ini menjamin bahwa penjual mampu memenuhi kewajibannya jika opsi dilaksanakan. Persyaratan margin saat ini berkisar antara 10% hingga 15% dari nilai aset dasar opsi, yang berarti mengikat modal secara signifikan. Persyaratan ini bervariasi tergantung volatilitas pasar dan berbeda antara margin reguler dan margin portofolio.

Memahami bahwa opsi adalah instrumen dengan hak dan kewajiban yang asimetris sangat penting untuk memilih strategi perdagangan yang sesuai dengan modal, toleransi risiko, dan prediksi pasar Anda.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)