Memahami Penghitung Harga Likuidasi: Panduan Penting untuk Perdagangan Margin

Calculator harga likuidasi membantu trader memahami kapan posisi mereka akan dipaksa ditutup secara paksa. Likuidasi terjadi ketika harga penanda (mark price) mencapai level tertentu yang telah ditentukan, memicu penutupan posisi otomatis pada harga kebangkrutan (0% margin level). Momen kritis ini terjadi saat margin posisi Anda turun di bawah ambang margin pemeliharaan yang diperlukan. Misalnya, jika harga likuidasi Anda diatur di $15.000 USDT dan harga penanda saat ini berada di $20.000 USDT, penurunan ke $15.000 berarti posisi Anda akan dilikuidasi—kerugian belum direalisasi Anda telah menghabiskan buffer margin pemeliharaan. Memahami cara kerja kalkulator harga likuidasi sangat penting untuk manajemen risiko dalam perdagangan derivatif.

Bagaimana Cara Kerja Kalkulator Harga Likuidasi?

Konsep inti dari kalkulator harga likuidasi apa pun sederhana: mengukur seberapa banyak pergerakan harga yang dapat ditanggung akun Anda sebelum terjadi likuidasi. Tiga metrik utama yang menggerakkan perhitungan ini:

Harga Penanda (Mark Price) - Referensi harga wajar yang digunakan untuk memicu kejadian likuidasi
Margin Posisi (Position Margin) - Jaminan yang mendukung posisi terbuka Anda
Margin Pemeliharaan (Maintenance Margin) - Margin minimum yang diperlukan agar posisi tetap aktif

Ketika margin yang tersedia berkurang karena kerugian belum direalisasi, harga likuidasi akan dihitung ulang dan mendekati harga pasar saat ini, meningkatkan risiko likuidasi. Tingkat keparahannya tergantung pada mode margin yang Anda gunakan.

Perhitungan Harga Likuidasi dalam Mode Margin Terisolasi

Mode margin terisolasi mewakili sistem margin yang lebih sederhana. Jaminan Anda tetap terisolasi dalam setiap posisi individu, terpisah dari saldo utama akun Anda. Isolasi ini menciptakan fitur keamanan bawaan: kerugian maksimum dibatasi pada margin posisi yang Anda alokasikan.

Rumus Harga Likuidasi untuk Margin Terisolasi

Untuk Posisi Long: Harga Likuidasi = Harga Masuk − [(Margin Awal − Margin Pemeliharaan) / Ukuran Posisi] − (Margin Tambahan / Ukuran Posisi)

Untuk Posisi Short: Harga Likuidasi = Harga Masuk + [(Margin Awal − Margin Pemeliharaan) / Ukuran Posisi] + (Margin Tambahan / Ukuran Posisi)

Definisi Utama:

  • Nilai Posisi = Ukuran Kontrak × Harga Masuk
  • Margin Awal (IM) = Nilai Posisi / Leverage
  • Margin Pemeliharaan (MM) = (Nilai Posisi × MMR) − Pengurangan Margin Pemeliharaan
  • Tingkat Margin Pemeliharaan (MMR) bervariasi sesuai tingkat risiko

Contoh Margin Terisolasi

Skema 1: Posisi Long dengan Margin Pemeliharaan Standar

Trader A membuka posisi long 1 BTC di $20.000 USDT dengan leverage 50x. Tingkat Margin Pemeliharaan adalah 0,5%, tanpa margin tambahan.

Margin Awal = 1 × $20.000 / 50 = $400 USDT
Margin Pemeliharaan = 1 × $20.000 × 0,5% = $100 USDT
Harga Likuidasi = $20.000 − ($400 − $100) = $19.700 USDT

Skema 2: Posisi Short dengan Margin Tambahan

Trader B melakukan short 1 BTC di $20.000 USDT dengan leverage 50x, lalu menambahkan $3.000 USDT ke margin posisi:

Margin Awal = 1 × $20.000 / 50 = $400 USDT
Margin Pemeliharaan = $100 USDT
Harga Likuidasi = [$20.000 + ($400 − $100)] + ($3.000 / 1) = $23.300 USDT

Skema 3: Pengaruh Biaya Pendanaan terhadap Harga Likuidasi

Trader membuka posisi long 1 BTC di $20.000 dengan leverage 50x. Harga likuidasi awal di $19.700. Namun, dikenakan biaya pendanaan sebesar $200 dan trader tidak memiliki saldo yang cukup untuk menutupinya. Sistem mengurangi biaya ini dari margin posisi, sehingga harga likuidasi mendekati harga saat ini:

Margin Awal = $400 USDT
Margin Pemeliharaan = $100 USDT
Harga Likuidasi = [$20.000 − ($400 − $100)] − (−$200 / 1) = $19.900 USDT

Posisi menjadi lebih rentan terhadap likuidasi karena buffer keamanannya menyusut.

Logika Harga Likuidasi Mode Margin Silang (Cross Margin)

Mode margin silang beroperasi secara berbeda. Alih-alih memisahkan jaminan per posisi, saldo total yang tersedia dibagi ke semua posisi terbuka. Ini menciptakan kalkulator harga likuidasi dinamis—harga yang terus diperbarui seiring fluktuasi saldo akun secara keseluruhan.

Dalam margin silang, likuidasi hanya akan terjadi saat saldo tersedia mencapai nol DAN posisi tidak memiliki margin pemeliharaan yang cukup. Sementara itu, kerugian belum direalisasi dari posisi yang kalah mengurangi saldo tersedia, sedangkan keuntungan belum direalisasi dari posisi yang menang TIDAK menambah saldo tersedia (platform tidak mengizinkan penggunaan keuntungan belum direalisasi untuk membuka posisi baru).

Memahami Kerugian Total yang Dapat Ditanggung

Kunci dari kalkulasi harga likuidasi margin silang adalah menghitung total kerugian yang dapat ditanggung:

Total Kerugian Tersustainable = Saldo Tersedia − Margin Pemeliharaan

Dengan angka ini, Anda dapat menentukan berapa banyak pergerakan harga dalam dolar yang dapat diserap posisi:

Kerugian Tersustainable Maksimal (per kontrak) = Total Kerugian Tersustainable / Kuantitas Kontrak

Rumus Margin Silang

Untuk Posisi dengan Keuntungan Belum Direalisasi: LP (Long) = [Harga Masuk − (Saldo Tersedia + Margin Awal − Margin Pemeliharaan)] / Ukuran Posisi Bersih
LP (Short) = [Harga Masuk + (Saldo Tersedia + Margin Awal − Margin Pemeliharaan)] / Ukuran Posisi Bersih

Untuk Posisi dengan Kerugian Belum Direalisasi: LP (Long) = [Harga Penanda Saat Ini − (Saldo Tersedia + Margin Awal − Margin Pemeliharaan)] / Ukuran Posisi Bersih
LP (Short) = [Harga Penanda Saat Ini + (Saldo Tersedia + Margin Awal − Margin Pemeliharaan)] / Ukuran Posisi Bersih

Contoh Likuidasi Margin Silang

Skema 1: Perhitungan Posisi Tunggal

Trader A ingin posisi long 2 BTC di $10.000 USDT dengan leverage 100x, saldo tersedia saat ini $2.000.

Margin Pemeliharaan = 2 × $10.000 × 0,5% = $100 USDT
Total Kerugian Tersustainable = $2.000 − $100 = $1.900 USDT
Kerugian Tersustainable per BTC = $1.900 / 2 = $950
Harga Likuidasi = $10.000 − $950 = $9.050 USDT

Setelah membuka posisi, margin awal yang terpakai adalah $200 (2 × $10.000 / 100), sisa saldo tersedia $1.800.

Skema 2: Pengaruh Pergerakan Harga terhadap Harga Likuidasi

Setelah posisi terbuka, harga naik ke $10.500, menghasilkan keuntungan belum direalisasi $1.000 (500 × 2 BTC):

Total Kerugian Tersustainable = $1.800 + $200 − $100 + $1.000 = $2.900 USDT
Kerugian Tersustainable per BTC = $2.900 / 2 = $1.450
Harga Likuidasi Baru = $10.500 − $1.450 = $9.050 USDT

Harga likuidasi tetap sama—keuntungan belum direalisasi tidak meningkatkan tingkat likuidasi dalam margin silang.

Skema 3: Posisi Lindung (Hedging) Sempurna

Posisi lindung sempurna terjadi saat memegang posisi long dan short identik dalam simbol yang sama. Misalnya, 1 BTC long dan 1 BTC short pada harga berapa pun, posisi ini tidak akan pernah dilikuidasi karena keuntungan belum direalisasi dari satu sisi secara tepat mengimbangi kerugian belum direalisasi dari sisi lain.

Skema 4: Risiko Posisi Multi-Posisi Sebagian Lindung

Trader B memegang dua posisi dengan leverage 100x dan saldo $3.000:

Long 2 BTC di $10.000, kerugian belum direalisasi $1.000
Short 1 BTC di $9.500

Eksposur bersih = 2 − 1 = 1 BTC long. Hanya eksposur bersih ini yang menentukan harga likuidasi:

Margin Awal = (1 × $10.000) / 100 = $100 USDT
Margin Pemeliharaan = 1 × $10.000 × 0,5% = $50 USDT
Harga Likuidasi = [$9.500 − ($3.000 + $100 − $50)] / 1 = $6.450 USDT

Posisi short tetap aman karena keuntungan posisi long selalu melebihi kerugian posisi short saat harga naik.

Skema 5: Beberapa Simbol di Seluruh Akun

Trader C memegang posisi di berbagai simbol dengan saldo $2.500:

BTCUSDT: 1 BTC long di $20.000, leverage 100x

  • Margin Awal = $200, Margin Pemeliharaan = $100
  • Kerugian belum direalisasi = $500 (Harga Penanda $19.500)
  • Harga Likuidasi = $19.500 − ($2.500 + $200 − $100) / 1 = $16.900 USDT

ETHUSDT: 10 ETH short di $2.000, leverage 50x

  • Margin Awal = $400, Margin Pemeliharaan = $100
  • Keuntungan belum direalisasi = $100
  • Harga Likuidasi = $2.000 + ($2.500 + $400 − $100) / 10 = $2.280 USDT

Ketika Trader C menambahkan posisi short lain di BITUSDT (10.000 BIT di $0,6, leverage 25x):

  • IM = $240, MM = $60
  • Saldo tersedia baru = $2.500 − $500 (kerugian tambahan) − $240 = $1.700

Harga likuidasi yang diperbarui:

  • BTCUSDT: LP = $19.000 − ($1.700 + $200 − $100) / 1 = $17.200 USDT
  • BITUSDT: LP = $0,6 + ($1.700 + $240 − $60) / 10.000 = $0,788 USDT
  • ETHUSDT: LP = $2.000 + ($1.700 + $400 − $100) / 10 = $2.200 USDT

Ini menunjukkan prinsip penting: saat satu posisi mengalami kerugian besar yang belum direalisasi, mengurangi saldo tersedia bersama, mendorong harga likuidasi posisi lain mendekati harga pasar saat ini.

Pengetahuan Lanjutan untuk Manajemen Risiko Likuidasi

Mekanisme Saldo Tersedia

Dalam margin silang, kerugian belum direalisasi langsung mengurangi saldo tersedia, sementara keuntungan belum direalisasi tidak menambah buffer. Asimetri ini berarti perdagangan buruk dapat dengan cepat membahayakan seluruh portofolio Anda. Setelah saldo tersedia mencapai nol, harga likuidasi bergantung sepenuhnya pada margin posisi tertentu—posisi yang kalah harus bertahan hanya dengan jaminan posisi mereka sendiri.

Dampak Biaya Pendanaan

Ketika saldo tersedia nol dan biaya pendanaan terus bertambah, sistem akan mengurangi biaya ini dari margin awal posisi. Ini menghitung ulang harga likuidasi, mendekatkannya ke harga penanda dan meningkatkan risiko likuidasi. Mekanisme ini memberi penalti kepada trader yang memegang posisi dengan biaya pendanaan tanpa cadangan akun yang cukup.

Penggunaan Strategis Kalkulator Harga Likuidasi

Trader berpengalaman menggunakan kalkulator harga likuidasi sebelum membuka posisi untuk menentukan ukuran posisi dan leverage yang tepat. Dengan membalik perhitungan dari tingkat risiko yang dapat diterima, trader dapat menghitung leverage dan ukuran posisi yang menjaga harga likuidasi mereka tetap jauh dari level support/resistance yang diprediksi.

Mengapa Memahami Kalkulator Harga Likuidasi Penting?

Menguasai kalkulator harga likuidasi mengubah cara Anda mendekati perdagangan margin. Alih-alih melihat likuidasi sebagai mekanisme sistem yang misterius, Anda mendapatkan kemampuan untuk memprediksi secara tepat di mana posisi menjadi rentan. Pandangan ini memberi tiga keuntungan utama:

Kalibrasi Risiko - Anda dapat memilih leverage dan ukuran posisi dengan mengetahui tingkat likuidasi secara pasti sebelum mempertaruhkan modal.
Koordinasi Portofolio - Dalam margin silang, Anda memahami bagaimana kerugian satu posisi dapat memicu bahaya likuidasi untuk posisi lain, memungkinkan pengambilan keputusan lindung nilai secara strategis.
Waktu Peluang - Anda dapat mengidentifikasi kapan harga likuidasi Anda berada pada posisi yang menguntungkan relatif terhadap level teknikal, baru kemudian menempatkan modal.

Akhirnya, kalkulator harga likuidasi mewakili perbedaan antara trading reaktif (menutup posisi setelah peringatan likuidasi) dan trading proaktif (menempatkan posisi sebelum zona bahaya). Kuasai perhitungan ini, dan Anda menguasai risiko trading margin.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)