Ekonomi Observasi Net Tencent Music Entertainment Group (TME) baru-baru ini menunjukkan kinerja keuangan yang stabil, dengan strategi yang semakin mendalam, sekaligus menghadapi tantangan pasar dan teknologi yang baru.
Kondisi Operasi dan Kinerja
Pada kuartal ketiga tahun 2025, total pendapatan Tencent Music mencapai 8,46 miliar yuan, meningkat 20,6% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih yang disesuaikan meningkat 27,7% menjadi 2,48 miliar yuan. Pendapatan layanan musik daring meningkat 27,2% secara tahunan, jumlah pengguna berbayar bertambah 1,3 juta menjadi 126 juta. Pendapatan dari bisnis non-langganan meningkat 50,3% secara tahunan, menjadi sorotan pertumbuhan. Perusahaan memperkirakan laba bersih Non-IFRS untuk tahun 2025 dan 2026 akan terus meningkat, dan prospek margin laba kotor menunjukkan tren yang positif.
Analisis Industri dan Risiko
ByteDance dengan “Fanqie Music” mengalami pertumbuhan pengguna aktif bulanan yang cepat, yang berfungsi sebagai pelengkap bagi “Qishui Music,” dan dapat memperburuk kompetisi di pasar streaming musik. Selain itu, perusahaan seperti Kunlun Wanwei (300418) menggunakan strategi gratis dalam bidang musik AI untuk memperluas pasar, menghindari hambatan hak cipta domestik, dan menimbulkan tantangan jangka panjang terhadap pola industri. Tencent Music sendiri juga terus berinvestasi di bidang AI untuk mengoptimalkan layanan.
Kemajuan Strategis
Perusahaan berpegang pada strategi “Satu Inti Dua Sayap,” memperdalam kerjasama dengan perusahaan rekaman global, memperluas matriks IP milik sendiri, dan berinvestasi jangka panjang di bidang pertunjukan offline. Selain itu, Tencent Music menjalin kerjasama dengan penyedia data Billboard, Luminate, untuk pertama kalinya memasukkan data konsumsi musik China ke dalam sistem peringkat internasional, bertujuan meningkatkan kekuasaan wacana konten global.
Situasi Industri
Pertumbuhan cepat pengguna berbayar untuk siaran langsung musik menunjukkan bahwa industri berkembang ke arah yang lebih profesional dan interaktif, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi strategi kompetisi bisnis hiburan sosial Tencent Music.
Isi di atas disusun berdasarkan data publik dan tidak merupakan saran investasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tencent Music kinerja Q3 2025 melampaui ekspektasi, AI dan pola kompetisi menarik perhatian
Ekonomi Observasi Net Tencent Music Entertainment Group (TME) baru-baru ini menunjukkan kinerja keuangan yang stabil, dengan strategi yang semakin mendalam, sekaligus menghadapi tantangan pasar dan teknologi yang baru.
Kondisi Operasi dan Kinerja
Pada kuartal ketiga tahun 2025, total pendapatan Tencent Music mencapai 8,46 miliar yuan, meningkat 20,6% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih yang disesuaikan meningkat 27,7% menjadi 2,48 miliar yuan. Pendapatan layanan musik daring meningkat 27,2% secara tahunan, jumlah pengguna berbayar bertambah 1,3 juta menjadi 126 juta. Pendapatan dari bisnis non-langganan meningkat 50,3% secara tahunan, menjadi sorotan pertumbuhan. Perusahaan memperkirakan laba bersih Non-IFRS untuk tahun 2025 dan 2026 akan terus meningkat, dan prospek margin laba kotor menunjukkan tren yang positif.
Analisis Industri dan Risiko
ByteDance dengan “Fanqie Music” mengalami pertumbuhan pengguna aktif bulanan yang cepat, yang berfungsi sebagai pelengkap bagi “Qishui Music,” dan dapat memperburuk kompetisi di pasar streaming musik. Selain itu, perusahaan seperti Kunlun Wanwei (300418) menggunakan strategi gratis dalam bidang musik AI untuk memperluas pasar, menghindari hambatan hak cipta domestik, dan menimbulkan tantangan jangka panjang terhadap pola industri. Tencent Music sendiri juga terus berinvestasi di bidang AI untuk mengoptimalkan layanan.
Kemajuan Strategis
Perusahaan berpegang pada strategi “Satu Inti Dua Sayap,” memperdalam kerjasama dengan perusahaan rekaman global, memperluas matriks IP milik sendiri, dan berinvestasi jangka panjang di bidang pertunjukan offline. Selain itu, Tencent Music menjalin kerjasama dengan penyedia data Billboard, Luminate, untuk pertama kalinya memasukkan data konsumsi musik China ke dalam sistem peringkat internasional, bertujuan meningkatkan kekuasaan wacana konten global.
Situasi Industri
Pertumbuhan cepat pengguna berbayar untuk siaran langsung musik menunjukkan bahwa industri berkembang ke arah yang lebih profesional dan interaktif, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi strategi kompetisi bisnis hiburan sosial Tencent Music.
Isi di atas disusun berdasarkan data publik dan tidak merupakan saran investasi.