Laporan Pengamatan Ekonomi menunjukkan bahwa harga saham Ambarella mengalami rebound signifikan dalam 7 hari terakhir (5-11 Februari 2026). Hingga penutupan 11 Februari, harga saham berada di $66,55, naik 0,44% dalam satu hari, dan meningkat total 9,55% dalam 5 hari perdagangan terakhir. Pada 6 Februari, harga saham melonjak sebesar 7,05%, didorong oleh sentimen positif di sektor teknologi dan rebound dari kondisi oversold. Volume transaksi selama periode tersebut mencapai 169 juta dolar AS, dengan harga tertinggi mencapai $68,30 (10 Februari), dan volatilitas sebesar 12,57%, menunjukkan partisipasi dana yang aktif. Pada periode yang sama, sektor semikonduktor naik 2,36%, sementara indeks Nasdaq sedikit turun 0,05%, dan performa Ambarella mengungguli pasar secara umum.
Pandangan Institusi
Institusi tetap optimistis terhadap prospek bisnis AI edge Ambarella. Saat ini, 11 institusi memberikan target harga rata-rata sebesar $97,45, yang memiliki potensi kenaikan sebesar 46,4% dari harga penutupan 11 Februari. Dalam penilaian terbaru bulan Februari, 64% memberikan rekomendasi beli atau tambah posisi, sementara 36% menyarankan hold. Institusi seperti Morgan Stanley menyebutkan bahwa permintaan untuk AI Internet of Things dan mobil sangat kuat, namun perlu memperhatikan tekanan margin kotor akibat perubahan portofolio produk.
Informasi di atas disusun berdasarkan data publik dan tidak merupakan saran investasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Harga saham Ambarella rebound lebih dari 9% dalam 7 hari terakhir, lembaga keuangan optimis terhadap prospek bisnis AI tepi
Laporan Pengamatan Ekonomi menunjukkan bahwa harga saham Ambarella mengalami rebound signifikan dalam 7 hari terakhir (5-11 Februari 2026). Hingga penutupan 11 Februari, harga saham berada di $66,55, naik 0,44% dalam satu hari, dan meningkat total 9,55% dalam 5 hari perdagangan terakhir. Pada 6 Februari, harga saham melonjak sebesar 7,05%, didorong oleh sentimen positif di sektor teknologi dan rebound dari kondisi oversold. Volume transaksi selama periode tersebut mencapai 169 juta dolar AS, dengan harga tertinggi mencapai $68,30 (10 Februari), dan volatilitas sebesar 12,57%, menunjukkan partisipasi dana yang aktif. Pada periode yang sama, sektor semikonduktor naik 2,36%, sementara indeks Nasdaq sedikit turun 0,05%, dan performa Ambarella mengungguli pasar secara umum.
Pandangan Institusi
Institusi tetap optimistis terhadap prospek bisnis AI edge Ambarella. Saat ini, 11 institusi memberikan target harga rata-rata sebesar $97,45, yang memiliki potensi kenaikan sebesar 46,4% dari harga penutupan 11 Februari. Dalam penilaian terbaru bulan Februari, 64% memberikan rekomendasi beli atau tambah posisi, sementara 36% menyarankan hold. Institusi seperti Morgan Stanley menyebutkan bahwa permintaan untuk AI Internet of Things dan mobil sangat kuat, namun perlu memperhatikan tekanan margin kotor akibat perubahan portofolio produk.
Informasi di atas disusun berdasarkan data publik dan tidak merupakan saran investasi.