#StrategyToIssueMorePerpetualPreferreds



Sebuah strategi untuk menerbitkan lebih banyak saham preferen abadi bukan hanya keputusan penggalangan modal — ini adalah keseimbangan yang disengaja antara fleksibilitas, pengendalian dilusi, dan posisi keuangan jangka panjang. Saham preferen abadi berada di antara utang dan ekuitas biasa: biasanya memiliki dividen tetap, memiliki prioritas atas saham biasa dalam pembayaran, dan tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Struktur ini menjadikannya alat yang menarik bagi perusahaan yang mencari modal tanpa meningkatkan rasio leverage dengan cara yang sama seperti utang tradisional.
Dari perspektif keuangan perusahaan, menerbitkan saham preferen abadi tambahan dapat memenuhi beberapa tujuan. Pertama, memperkuat likuiditas tanpa secara langsung mengurangi kekuasaan voting pemegang saham biasa, karena saham preferen sering kali memiliki hak suara terbatas atau tidak sama sekali. Kedua, mengunci modal tanpa risiko refinancing, karena tidak ada tanggal pelunasan yang wajib. Ketiga, dapat mengoptimalkan struktur modal dengan memadukan keberlanjutan seperti ekuitas dengan karakteristik hasil seperti obligasi — yang sangat berharga selama periode pasar kredit yang volatil atau suku bunga yang meningkat.
Namun, strategi ini memiliki trade-off. Dividen pada saham preferen biasanya tetap dan harus dibayar sebelum dividen saham biasa, menciptakan kewajiban berulang yang harus dipantau investor dengan cermat. Jika penerbitan dilakukan secara agresif, pasar mungkin mengartikan sebagai sinyal arus kas yang terbatas atau akses terbatas ke opsi pembiayaan yang lebih murah. Penetapan harga instrumen ini juga sangat bergantung pada ekspektasi suku bunga, persepsi risiko kredit, dan sentimen pasar secara keseluruhan terhadap sekuritas hybrid.
Bagi investor yang mengevaluasi langkah seperti ini, pendekatan terstruktur sangat membantu:
Pertama, nilai leverage dan rasio cakupan perusahaan yang ada untuk menentukan apakah penerbitan preferen meningkatkan atau hanya menyembunyikan risiko neraca.
Kedua, periksa keberlanjutan dividen dan apakah arus kas cukup menutupi kewajiban preferen.
Ketiga, analisis bagaimana dana hasil akan digunakan — investasi pertumbuhan, refinancing utang dengan biaya lebih tinggi, akuisisi, atau posisi likuiditas defensif.
Terakhir, pantau reaksi pasar: spread, penyesuaian hasil, dan kinerja ekuitas biasa sering kali mengungkapkan apakah penerbitan ini dipandang sebagai kekuatan strategis atau tekanan keuangan.
Dalam konteks pasar modal yang lebih luas, peningkatan penerbitan saham preferen abadi sering menandakan fase di mana perusahaan memprioritaskan stabilitas dan fleksibilitas daripada leverage agresif. Ini bisa menunjukkan persiapan untuk ekspansi, lindung nilai terhadap ketidakpastian makro, atau merestrukturisasi struktur modal menjelang inisiatif strategis.
Intinya: menerbitkan lebih banyak saham preferen abadi tidak secara inheren bullish atau bearish. Ini adalah keputusan alokasi modal yang harus dievaluasi dalam konteks kekuatan neraca, kondisi makro, dan strategi jangka panjang perusahaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 4
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
HighAmbitionvip
· 3jam yang lalu
Tangan Berlian 💎
Lihat AsliBalas0
repanzalvip
· 4jam yang lalu
Tangan Berlian 💎
Lihat AsliBalas0
Luna_Starvip
· 5jam yang lalu
Ape In 🚀
Balas0
Yusfirahvip
· 5jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)