Memasuki awal tahun 2026, meme coin MYRO kembali menarik perhatian pengamat pasar setelah pembentukan pola double bottom teridentifikasi pada grafik mingguan. Pengamat pasar Sangita hari ini menyoroti formasi teknis ini sebagai sinyal kuat untuk pemulihan harga yang signifikan pada meme coin berbasis Solana. Saat ini, MYRO diperdagangkan pada level support kritis, mencerminkan akumulasi yang intens dari para investor yang menantikan momentum positif tahun baru.
Pada 7 Februari 2026, data terkini dari CoinGecko menunjukkan MYRO mengalami penurunan 13,86% dalam periode tujuh hari terakhir dan penurunan 44,04% selama sebulan. Meski menghadapi tekanan pasar, pembentukan pola double bottom pada timeframe mingguan memberikan harapan bagi komunitas kripto bahwa aset ini siap melakukan reversal bullish. Ekspektasi ini didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap meme coin sejak pergantian tahun.
Formasi Double Bottom dan Sinyal Bullish untuk Meme Coin MYRO
Pola double bottom merupakan indikator teknis yang signifikan dalam analisis grafik perdagangan. Formasi ini menunjukkan bahwa tren turun yang telah berlangsung lama sedang kehilangan momentum, dengan pembeli secara bertahap mengambil posisi di level support yang sama untuk kedua kalinya. Ketika dua lembah (bottom) terbentuk pada harga yang hampir identik, ini mengisyaratkan bahwa level tersebut memiliki daya tarik beli yang kuat.
Dalam kasus MYRO, analis Sangita mengidentifikasi bahwa token telah menciptai struktur double bottom yang bersih pada grafik mingguan. Formasi ini secara tradisional dipandang sebagai sinyal pembalikan yang berarti, menandakan berakhirnya fase penurunan dan dimulainya periode recovery. Jika level resistance di atas terlampaui, proyeksi bullish untuk meme coin ini berkisar antara 100% hingga 300% sesuai target analis yang berpengalaman.
Data historis menunjukkan bahwa MYRO telah terdepresi sebesar 88,2% dalam setahun terakhir, membuat aset ini tertinggal jauh dibandingkan rekan sejenis seperti Dogecoin, Shiba Inu, dan PEPE. Penurunan ekstrem ini didorong oleh sentimen negatif terhadap kategori meme coin secara keseluruhan, di mana minat investor ritel memudar sepanjang 2025 akibat volatilitas dan ketidakpastian makroekonomi. Kapital pasar keseluruhan untuk meme coin sempat menyentuh titik terendah $35 miliar pada pertengahan Desember 2025, merepresentasikan kerugian 65% dari puncak tahun itu.
Momentum Pembelian Meme Coin di Tahun Baru: Faktor Pemicu Lonjakan MYRO
Perubahan signifikan dimulai saat memasuki periode tahun baru, di mana aktivitas akumulasi token MYRO menunjukkan peningkatan. Investor ritel dan institusional tampak memposisikan diri mereka dengan lebih agresif, menginterpretasikan level harga saat ini sebagai peluang entry yang menarik. Peningkatan volume pembelian ini terutama didorong oleh perbaikan sentimen yang menyertai awal tahun baru.
Meme coin secara umum bertindak sebagai indikator risiko appetite dari komunitas kripto. Pemulihan minat terhadap kategori ini pada awal 2026 menunjukkan bahwa investor kecil dan menengah mulai merasa lebih percaya diri terhadap kondisi pasar yang lebih stabil. Ketidakpastian makroekonomi yang sempat mengguncang pasar pada 2025 secara perlahan bergeser, membuka ruang bagi aset spekulatif untuk mendapat perhatian kembali.
Faktor lainnya adalah sifat inherent dari meme coin yang cenderung volatile dan capable untuk deliver kenaikan geometrik ketika sentimen berubah. Dengan formasi double bottom yang sudah terbentuk dan akumulasi yang sedang berlangsung, proyeksi upside pada MYRO sangat plausible dalam timeframe beberapa bulan ke depan. Investor yang memahami pola teknis ini semakin yakin bahwa meme coin seperti MYRO memiliki potensi signifikan untuk bounce kembali di tahun baru, terutama apabila kondisi makro terus membaik.
Kesimpulannya, kombinasi antara sinyal teknis yang bullish, peningkatan akumulasi, dan perbaikan sentimen untuk kategori meme coin menjadikan MYRO sebagai aset yang perlu dimonitor ketat. Potensi rebound ini mencerminkan siklus pasar yang dinamis, di mana fase penurunan ekstrem sering diikuti dengan recovery yang sama kuatnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
MYRO Menguji Potensi Rebound Pasca Pola Double Bottom Terbentuk di Awal Tahun Baru
Memasuki awal tahun 2026, meme coin MYRO kembali menarik perhatian pengamat pasar setelah pembentukan pola double bottom teridentifikasi pada grafik mingguan. Pengamat pasar Sangita hari ini menyoroti formasi teknis ini sebagai sinyal kuat untuk pemulihan harga yang signifikan pada meme coin berbasis Solana. Saat ini, MYRO diperdagangkan pada level support kritis, mencerminkan akumulasi yang intens dari para investor yang menantikan momentum positif tahun baru.
Pada 7 Februari 2026, data terkini dari CoinGecko menunjukkan MYRO mengalami penurunan 13,86% dalam periode tujuh hari terakhir dan penurunan 44,04% selama sebulan. Meski menghadapi tekanan pasar, pembentukan pola double bottom pada timeframe mingguan memberikan harapan bagi komunitas kripto bahwa aset ini siap melakukan reversal bullish. Ekspektasi ini didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap meme coin sejak pergantian tahun.
Formasi Double Bottom dan Sinyal Bullish untuk Meme Coin MYRO
Pola double bottom merupakan indikator teknis yang signifikan dalam analisis grafik perdagangan. Formasi ini menunjukkan bahwa tren turun yang telah berlangsung lama sedang kehilangan momentum, dengan pembeli secara bertahap mengambil posisi di level support yang sama untuk kedua kalinya. Ketika dua lembah (bottom) terbentuk pada harga yang hampir identik, ini mengisyaratkan bahwa level tersebut memiliki daya tarik beli yang kuat.
Dalam kasus MYRO, analis Sangita mengidentifikasi bahwa token telah menciptai struktur double bottom yang bersih pada grafik mingguan. Formasi ini secara tradisional dipandang sebagai sinyal pembalikan yang berarti, menandakan berakhirnya fase penurunan dan dimulainya periode recovery. Jika level resistance di atas terlampaui, proyeksi bullish untuk meme coin ini berkisar antara 100% hingga 300% sesuai target analis yang berpengalaman.
Data historis menunjukkan bahwa MYRO telah terdepresi sebesar 88,2% dalam setahun terakhir, membuat aset ini tertinggal jauh dibandingkan rekan sejenis seperti Dogecoin, Shiba Inu, dan PEPE. Penurunan ekstrem ini didorong oleh sentimen negatif terhadap kategori meme coin secara keseluruhan, di mana minat investor ritel memudar sepanjang 2025 akibat volatilitas dan ketidakpastian makroekonomi. Kapital pasar keseluruhan untuk meme coin sempat menyentuh titik terendah $35 miliar pada pertengahan Desember 2025, merepresentasikan kerugian 65% dari puncak tahun itu.
Momentum Pembelian Meme Coin di Tahun Baru: Faktor Pemicu Lonjakan MYRO
Perubahan signifikan dimulai saat memasuki periode tahun baru, di mana aktivitas akumulasi token MYRO menunjukkan peningkatan. Investor ritel dan institusional tampak memposisikan diri mereka dengan lebih agresif, menginterpretasikan level harga saat ini sebagai peluang entry yang menarik. Peningkatan volume pembelian ini terutama didorong oleh perbaikan sentimen yang menyertai awal tahun baru.
Meme coin secara umum bertindak sebagai indikator risiko appetite dari komunitas kripto. Pemulihan minat terhadap kategori ini pada awal 2026 menunjukkan bahwa investor kecil dan menengah mulai merasa lebih percaya diri terhadap kondisi pasar yang lebih stabil. Ketidakpastian makroekonomi yang sempat mengguncang pasar pada 2025 secara perlahan bergeser, membuka ruang bagi aset spekulatif untuk mendapat perhatian kembali.
Faktor lainnya adalah sifat inherent dari meme coin yang cenderung volatile dan capable untuk deliver kenaikan geometrik ketika sentimen berubah. Dengan formasi double bottom yang sudah terbentuk dan akumulasi yang sedang berlangsung, proyeksi upside pada MYRO sangat plausible dalam timeframe beberapa bulan ke depan. Investor yang memahami pola teknis ini semakin yakin bahwa meme coin seperti MYRO memiliki potensi signifikan untuk bounce kembali di tahun baru, terutama apabila kondisi makro terus membaik.
Kesimpulannya, kombinasi antara sinyal teknis yang bullish, peningkatan akumulasi, dan perbaikan sentimen untuk kategori meme coin menjadikan MYRO sebagai aset yang perlu dimonitor ketat. Potensi rebound ini mencerminkan siklus pasar yang dinamis, di mana fase penurunan ekstrem sering diikuti dengan recovery yang sama kuatnya.