2.5 malam hari minyak mentah: Ketegangan geopolitik yang mereda menekan suasana hati, sinyal melemah dari sisi teknikal
Harga minyak internasional di sesi Asia sedikit melemah, pola teknikal jangka pendek sudah menunjukkan tanda-tanda melemah yang jelas. Jika negosiasi antara AS dan Iran mencapai kemajuan substantif, kemungkinan besar harga minyak akan mengalami penurunan yang dalam.
Dari sisi data persediaan, pada minggu yang berakhir 30 Januari, persediaan minyak mentah AS turun sebanyak 3,5 juta barel menjadi 420,3 juta barel, persediaan minyak distilasi juga berkurang sebanyak 5,6 juta barel menjadi 127,4 juta barel, sementara persediaan bensin menunjukkan tren kenaikan. Perlu diperhatikan, penurunan persediaan minyak mentah bukan didorong oleh permintaan, melainkan karena badai musim dingin yang melanda lebih dari 30 negara bagian di AS menyebabkan gangguan produksi, sehingga produksi minyak mentah turun ke level terendah sejak November 2024, dengan pengurangan produksi mencapai 2 juta barel/hari pada puncaknya.
Di sisi konsumsi, saat ini hanya menunjukkan pemulihan sementara. Penurunan persediaan minyak distilasi disebabkan oleh dorongan musiman jangka pendek dari permintaan pemanasan, yang bersifat sementara dan tidak dapat dijadikan dasar yang kuat untuk perbaikan permintaan secara substantif.
 *Gambar menunjukkan tren harga minyak mentah selama beberapa minggu terakhir.*
Selain itu, dari sisi teknikal, hari ini kemungkinan besar lilin harian minyak mentah akan menutup dengan ekor panjang ke atas, menandakan berkurangnya kekuatan bullish; struktur kenaikan pada grafik 1 jam telah sepenuhnya berakhir, dan harga menembus area konsolidasi sebelumnya. Fokus utama hari ini adalah level support di $63,40. Jika level ini ditembus, harga minyak berpotensi turun lebih jauh ke sekitar $61,50.
**Ringkasan:** - Harga minyak menunjukkan sinyal melemah secara teknikal dan fundamental. - Data persediaan menunjukkan penurunan minyak mentah dan minyak distilasi, tetapi kenaikan bensin bersifat musiman dan sementara. - Jika support di $63,40 pecah, harga bisa turun ke sekitar $61,50.
Dengan demikian, pasar minyak saat ini menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut jika kondisi geopolitik dan teknikal terus melemah. Trader dan investor perlu memperhatikan level support utama dan perkembangan negosiasi internasional yang dapat mempengaruhi arah harga ke depan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
2.5 malam hari minyak mentah: Ketegangan geopolitik yang mereda menekan suasana hati, sinyal melemah dari sisi teknikal
Harga minyak internasional di sesi Asia sedikit melemah, pola teknikal jangka pendek sudah menunjukkan tanda-tanda melemah yang jelas. Jika negosiasi antara AS dan Iran mencapai kemajuan substantif, kemungkinan besar harga minyak akan mengalami penurunan yang dalam.
Dari sisi data persediaan, pada minggu yang berakhir 30 Januari, persediaan minyak mentah AS turun sebanyak 3,5 juta barel menjadi 420,3 juta barel, persediaan minyak distilasi juga berkurang sebanyak 5,6 juta barel menjadi 127,4 juta barel, sementara persediaan bensin menunjukkan tren kenaikan. Perlu diperhatikan, penurunan persediaan minyak mentah bukan didorong oleh permintaan, melainkan karena badai musim dingin yang melanda lebih dari 30 negara bagian di AS menyebabkan gangguan produksi, sehingga produksi minyak mentah turun ke level terendah sejak November 2024, dengan pengurangan produksi mencapai 2 juta barel/hari pada puncaknya.
Di sisi konsumsi, saat ini hanya menunjukkan pemulihan sementara. Penurunan persediaan minyak distilasi disebabkan oleh dorongan musiman jangka pendek dari permintaan pemanasan, yang bersifat sementara dan tidak dapat dijadikan dasar yang kuat untuk perbaikan permintaan secara substantif.

*Gambar menunjukkan tren harga minyak mentah selama beberapa minggu terakhir.*
Selain itu, dari sisi teknikal, hari ini kemungkinan besar lilin harian minyak mentah akan menutup dengan ekor panjang ke atas, menandakan berkurangnya kekuatan bullish; struktur kenaikan pada grafik 1 jam telah sepenuhnya berakhir, dan harga menembus area konsolidasi sebelumnya. Fokus utama hari ini adalah level support di $63,40. Jika level ini ditembus, harga minyak berpotensi turun lebih jauh ke sekitar $61,50.
**Ringkasan:**
- Harga minyak menunjukkan sinyal melemah secara teknikal dan fundamental.
- Data persediaan menunjukkan penurunan minyak mentah dan minyak distilasi, tetapi kenaikan bensin bersifat musiman dan sementara.
- Jika support di $63,40 pecah, harga bisa turun ke sekitar $61,50.
Dengan demikian, pasar minyak saat ini menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut jika kondisi geopolitik dan teknikal terus melemah. Trader dan investor perlu memperhatikan level support utama dan perkembangan negosiasi internasional yang dapat mempengaruhi arah harga ke depan.