Mulai terbentuknya skenario beruang nyata di pasar, seiring dimulainya gelombang baru ketegangan perdagangan antara Washington dan Seoul. Apa yang sebelumnya dipromosikan sebagai kesepakatan perdagangan senilai 350 miliar dolar, tampaknya telah berkurang secara signifikan setelah Washington memberlakukan tarif impor yang keras sebesar 25% pada mobil, kayu, obat-obatan, dan berbagai barang lainnya.
Kenaikan Gelombang Beruang: Tarif Impor dan Dampak Langsung
Langkah ini merupakan pukulan langsung bagi ekonomi Korea Selatan, yang sangat bergantung pada ekspor. Kenaikan biaya dan tekanan pada rantai pasok global menjadi kenyataan, terutama dalam konteks ekonomi yang sudah mengalami banyak tekanan. Strategi Trump jelas: menggunakan tarif sebagai alat tekanan negosiasi, tetapi hasilnya bisa berbalik.
Dampak yang diperkirakan dari konflik perdagangan ini meliputi perlambatan perdagangan global, tekanan tambahan pada pertumbuhan ekonomi, dan ketidakpastian yang terus berlanjut di pasar keuangan. Skenario ini mencerminkan kembalinya perang dagang ke pusat perhatian setelah periode relatif tenang.
Beruang menyentuh harga mata uang kripto
Di tengah perkembangan makroekonomi ini, harga mata uang kripto menunjukkan fluktuasi yang signifikan:
BTR (Bitlayer): turun sebesar 39,62%, menjadi $0.08, mencerminkan sentimen pasar yang sangat bearish
HYPE (Hyperliquid): naik sebesar 4,34% menjadi $35,15, salah satu dari sedikit pengecualian dalam lingkungan pasar yang menekan
AXL: terus mengalami penurunan kecil
Angka-angka ini menegaskan bahwa gelombang beruang saat ini tidak hanya terbatas pada pasar tradisional, tetapi juga mempengaruhi sektor mata uang kripto. Ketidakpastian mengenai jalur perang dagang dan dampaknya yang potensial terhadap ekonomi global tetap menjadi faktor utama yang menggerakkan pasar beruang yang kuat di pasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kekhawatiran di pasar: Perang dagang AS mempengaruhi Korea Selatan dan menekan mata uang
Mulai terbentuknya skenario beruang nyata di pasar, seiring dimulainya gelombang baru ketegangan perdagangan antara Washington dan Seoul. Apa yang sebelumnya dipromosikan sebagai kesepakatan perdagangan senilai 350 miliar dolar, tampaknya telah berkurang secara signifikan setelah Washington memberlakukan tarif impor yang keras sebesar 25% pada mobil, kayu, obat-obatan, dan berbagai barang lainnya.
Kenaikan Gelombang Beruang: Tarif Impor dan Dampak Langsung
Langkah ini merupakan pukulan langsung bagi ekonomi Korea Selatan, yang sangat bergantung pada ekspor. Kenaikan biaya dan tekanan pada rantai pasok global menjadi kenyataan, terutama dalam konteks ekonomi yang sudah mengalami banyak tekanan. Strategi Trump jelas: menggunakan tarif sebagai alat tekanan negosiasi, tetapi hasilnya bisa berbalik.
Dampak yang diperkirakan dari konflik perdagangan ini meliputi perlambatan perdagangan global, tekanan tambahan pada pertumbuhan ekonomi, dan ketidakpastian yang terus berlanjut di pasar keuangan. Skenario ini mencerminkan kembalinya perang dagang ke pusat perhatian setelah periode relatif tenang.
Beruang menyentuh harga mata uang kripto
Di tengah perkembangan makroekonomi ini, harga mata uang kripto menunjukkan fluktuasi yang signifikan:
Angka-angka ini menegaskan bahwa gelombang beruang saat ini tidak hanya terbatas pada pasar tradisional, tetapi juga mempengaruhi sektor mata uang kripto. Ketidakpastian mengenai jalur perang dagang dan dampaknya yang potensial terhadap ekonomi global tetap menjadi faktor utama yang menggerakkan pasar beruang yang kuat di pasar.