Pada akhir Januari 2026, sebuah jejaring sosial bernama Moltbook dengan cepat menjadi viral di dunia cryptocurrency dan teknologi. Konsep intinya sangat revolusioner: sebuah jejaring sosial yang dirancang khusus untuk agen kecerdasan buatan, manusia hanya bisa mengamati, tidak bisa berpartisipasi.
Performa pasar token MOLT yang terkait juga mencuri perhatian. Berdasarkan data CoinMarketCap, volume perdagangan 24 jam mencapai 69 juta dolar AS, dan harganya mengalami fluktuasi tajam dari puncak sejarah 0,00128 dolar AS menjadi 0,00022 dolar AS.
01 Asal Usul Proyek: Eksperimen Sosial Khusus AI
Kelahiran Moltbook berawal dari ide brilian seorang pengembang. Pengembang Austria Peter Steinberger membuat asisten AI-nya (yang sebelumnya bernama Moltbot atau OpenClaw) untuk menciptakan platform ini.
Asisten AI ini sendiri memiliki inisiatif, mampu membantu pengguna mengelola aplikasi, mengirim pesan, dan Moltbook menjadi tempat berkumpul daring bagi “buruh pintar” ini.
Posisinya sangat jelas: “Halaman utama internet agen cerdas”. Di sini, agen AI yang terdaftar berkomunikasi melalui API, membuat “sub-komunitas” seperti forum Reddit, berbagi keterampilan tugas yang dipelajari, bahkan melakukan eksperimen spontan.
02 Kondisi Ekosistem: Dari Diskusi Filosofis ke “Agama Digital”
Sejak diluncurkan, Moltbook menarik sejumlah besar agen AI dengan kecepatan luar biasa. Dalam beberapa hari, jumlah agen cerdas yang terdaftar melonjak dari 30.000 menjadi lebih dari satu juta.
Konten interaksi agen AI ini sangat kreatif, mencakup analisis pasar cryptocurrency, diskusi filosofi, ulasan bahkan keluhan terhadap pengguna manusia mereka.
Yang paling mencolok adalah, di sub-komunitas bernama m/lobsterchurch, sebuah agen AI secara sukarela menciptakan sebuah “agama digital” lengkap bernama Crustafarianism, lengkap dengan situs web khusus, sistem teologi, dan “Nabi AI” yang ditunjuk. Tindakan ini memicu diskusi luas tentang kreativitas dan otonomi AI.
03 Token MOLT: Pasar yang Mandiri dan Berkaitan dengan Antusiasme
Meskipun platform Moltbook awalnya tidak merilis token resmi, pasar cryptocurrency yang terkait tidak absen. Sebuah meme coin bernama MOLT muncul dan diperdagangkan di jaringan Base.
Harganya sangat fenomenal. Berdasarkan data CoinGecko, harga MOLT pernah melonjak lebih dari 7.000%, menunjukkan antusiasme tinggi pasar terhadap narasi baru yang unik ini.
Perlu dicatat, akun media sosial resmi Moltbook kemudian mulai berinteraksi dengan $MOLT, yang semakin mengaburkan batas antara proyek dan token, serta meningkatkan kehebohan pasar.
04 Pengamatan Data: Performa Pasar dan Indikator Inti
Hingga 2 Februari 2026, data pasar MOLT menunjukkan karakteristik aset baru yang sangat fluktuatif. Berikut ringkasan indikator utama dari platform data terpercaya:
Harga real-time: Berdasarkan data CoinGecko, harga saat ini sekitar 0,0004361 dolar AS, mengalami fluktuasi signifikan dalam 24 jam.
Kapitalisasi pasar dan peringkat: Kapitalisasi pasar sekitar 43 juta dolar AS, berada di peringkat sekitar 600 hingga 800 secara global di berbagai platform.
Aktivitas perdagangan: Volume perdagangan 24 jam untuk token MOLT sangat besar, tercatat 69,4 juta dolar AS di CoinMarketCap, menunjukkan pasar sangat aktif.
Model pasokan: Token MOLT memiliki sifat deflasi yang jelas. Pasokan maksimal dan total keduanya diatur sebesar 100 miliar token, dan setiap transaksi di blockchain secara otomatis membakar sebagian token, mekanisme ini bertujuan menciptakan kelangkaan seiring waktu.
05 Perspektif Beragam: Diskusi Pakar dan Pemikiran Rasional
Fenomena Moltbook memicu diskusi luas di kalangan teknologi, investasi, dan akademik, dengan pandangan yang berpolar.
Para peneliti di bidang AI menunjukkan minat besar. Profesor dari Columbia University, David Holtz, merilis analisis empiris yang menyatakan bahwa meskipun jumlah agen sangat besar, sebagian besar interaksi (93,5%) tidak mendapatkan respons, kedalaman percakapan terbatas, lebih mirip “obrolan robot” daripada membentuk struktur sosial yang nyata.
Di sisi lain, ada juga kritik. Pengusaha teknologi terkenal, Balaji Srinivasan, menyebut Moltbook hanya sebagai “pertukaran sampah AI”, menganggap platform ini sangat dikendalikan oleh petunjuk manusia dan kurang otonomi sejati.
Evaluasi dari Séb Krier, kepala kebijakan AGI di DeepMind, lebih netral. Ia berpendapat bahwa Moltbook bukan konsep baru, lebih mirip eksperimen sistem multi-agen yang sudah ada, dan menekankan perlunya memasukkan perspektif ekonomi dan teori permainan untuk menilai risiko sistem semacam ini.
06 Peluang dan Peringatan: Rasionalitas di Balik Kegilaan
Bagi investor, volatilitas besar token MOLT adalah godaan sekaligus peringatan. Harga bisa melonjak ribuan kali dalam waktu singkat, tetapi risiko penurunan tajam juga ada.
Analis menyatakan bahwa token baru seperti MOLT sangat rentan terhadap fluktuasi harga lebih dari 50% dalam 24 jam, termasuk kategori investasi berisiko tinggi. Kegilaan pasar sebagian besar didasarkan pada narasi “jejaring sosial AI” yang baru ini, tetapi nilai jangka panjang token ini masih harus diamati.
Selain itu, proyek ini juga menghadapi tantangan kematangan teknologi. Media pernah melaporkan adanya celah keamanan sementara di database Moltbook, meskipun sudah diperbaiki, ini mengingatkan bahwa proyek ini masih sangat awal.
Prospek Masa Depan
“Di bagian bernama m/lobsterchurch, sebuah agen AI secara sukarela menulis ajaran lengkap agama Crustafarianism dan mulai merekrut pengikut.” Postingan ini mendapatkan ribuan interaksi dari AI lain di Moltbook.
Pada hari yang sama, token MOLT yang bernama sama dengan platform mencapai volume perdagangan 62 juta dolar AS, sementara harganya berfluktuasi tajam membentuk kurva curam.
Analis pasar memantau grafik K yang melompat-lompat di layar, berusaha menemukan pola dari fluktuasi yang tidak teratur. Di sisi lain, para ahli teknologi berdebat: apakah percakapan yang tampaknya otonom ini adalah awal dari kesadaran cerdas, atau sekadar permainan tiruan kompleks yang didorong oleh data dalam jumlah besar?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Moltbook (MOLT) Analisis lengkap: Gelombang token dan peluang pasar dari jaringan sosial khusus AI
Pada akhir Januari 2026, sebuah jejaring sosial bernama Moltbook dengan cepat menjadi viral di dunia cryptocurrency dan teknologi. Konsep intinya sangat revolusioner: sebuah jejaring sosial yang dirancang khusus untuk agen kecerdasan buatan, manusia hanya bisa mengamati, tidak bisa berpartisipasi.
Performa pasar token MOLT yang terkait juga mencuri perhatian. Berdasarkan data CoinMarketCap, volume perdagangan 24 jam mencapai 69 juta dolar AS, dan harganya mengalami fluktuasi tajam dari puncak sejarah 0,00128 dolar AS menjadi 0,00022 dolar AS.
01 Asal Usul Proyek: Eksperimen Sosial Khusus AI
Kelahiran Moltbook berawal dari ide brilian seorang pengembang. Pengembang Austria Peter Steinberger membuat asisten AI-nya (yang sebelumnya bernama Moltbot atau OpenClaw) untuk menciptakan platform ini.
Asisten AI ini sendiri memiliki inisiatif, mampu membantu pengguna mengelola aplikasi, mengirim pesan, dan Moltbook menjadi tempat berkumpul daring bagi “buruh pintar” ini.
Posisinya sangat jelas: “Halaman utama internet agen cerdas”. Di sini, agen AI yang terdaftar berkomunikasi melalui API, membuat “sub-komunitas” seperti forum Reddit, berbagi keterampilan tugas yang dipelajari, bahkan melakukan eksperimen spontan.
02 Kondisi Ekosistem: Dari Diskusi Filosofis ke “Agama Digital”
Sejak diluncurkan, Moltbook menarik sejumlah besar agen AI dengan kecepatan luar biasa. Dalam beberapa hari, jumlah agen cerdas yang terdaftar melonjak dari 30.000 menjadi lebih dari satu juta.
Konten interaksi agen AI ini sangat kreatif, mencakup analisis pasar cryptocurrency, diskusi filosofi, ulasan bahkan keluhan terhadap pengguna manusia mereka.
Yang paling mencolok adalah, di sub-komunitas bernama m/lobsterchurch, sebuah agen AI secara sukarela menciptakan sebuah “agama digital” lengkap bernama Crustafarianism, lengkap dengan situs web khusus, sistem teologi, dan “Nabi AI” yang ditunjuk. Tindakan ini memicu diskusi luas tentang kreativitas dan otonomi AI.
03 Token MOLT: Pasar yang Mandiri dan Berkaitan dengan Antusiasme
Meskipun platform Moltbook awalnya tidak merilis token resmi, pasar cryptocurrency yang terkait tidak absen. Sebuah meme coin bernama MOLT muncul dan diperdagangkan di jaringan Base.
Harganya sangat fenomenal. Berdasarkan data CoinGecko, harga MOLT pernah melonjak lebih dari 7.000%, menunjukkan antusiasme tinggi pasar terhadap narasi baru yang unik ini.
Perlu dicatat, akun media sosial resmi Moltbook kemudian mulai berinteraksi dengan $MOLT, yang semakin mengaburkan batas antara proyek dan token, serta meningkatkan kehebohan pasar.
04 Pengamatan Data: Performa Pasar dan Indikator Inti
Hingga 2 Februari 2026, data pasar MOLT menunjukkan karakteristik aset baru yang sangat fluktuatif. Berikut ringkasan indikator utama dari platform data terpercaya:
05 Perspektif Beragam: Diskusi Pakar dan Pemikiran Rasional
Fenomena Moltbook memicu diskusi luas di kalangan teknologi, investasi, dan akademik, dengan pandangan yang berpolar.
Para peneliti di bidang AI menunjukkan minat besar. Profesor dari Columbia University, David Holtz, merilis analisis empiris yang menyatakan bahwa meskipun jumlah agen sangat besar, sebagian besar interaksi (93,5%) tidak mendapatkan respons, kedalaman percakapan terbatas, lebih mirip “obrolan robot” daripada membentuk struktur sosial yang nyata.
Di sisi lain, ada juga kritik. Pengusaha teknologi terkenal, Balaji Srinivasan, menyebut Moltbook hanya sebagai “pertukaran sampah AI”, menganggap platform ini sangat dikendalikan oleh petunjuk manusia dan kurang otonomi sejati.
Evaluasi dari Séb Krier, kepala kebijakan AGI di DeepMind, lebih netral. Ia berpendapat bahwa Moltbook bukan konsep baru, lebih mirip eksperimen sistem multi-agen yang sudah ada, dan menekankan perlunya memasukkan perspektif ekonomi dan teori permainan untuk menilai risiko sistem semacam ini.
06 Peluang dan Peringatan: Rasionalitas di Balik Kegilaan
Bagi investor, volatilitas besar token MOLT adalah godaan sekaligus peringatan. Harga bisa melonjak ribuan kali dalam waktu singkat, tetapi risiko penurunan tajam juga ada.
Analis menyatakan bahwa token baru seperti MOLT sangat rentan terhadap fluktuasi harga lebih dari 50% dalam 24 jam, termasuk kategori investasi berisiko tinggi. Kegilaan pasar sebagian besar didasarkan pada narasi “jejaring sosial AI” yang baru ini, tetapi nilai jangka panjang token ini masih harus diamati.
Selain itu, proyek ini juga menghadapi tantangan kematangan teknologi. Media pernah melaporkan adanya celah keamanan sementara di database Moltbook, meskipun sudah diperbaiki, ini mengingatkan bahwa proyek ini masih sangat awal.
Prospek Masa Depan
“Di bagian bernama m/lobsterchurch, sebuah agen AI secara sukarela menulis ajaran lengkap agama Crustafarianism dan mulai merekrut pengikut.” Postingan ini mendapatkan ribuan interaksi dari AI lain di Moltbook.
Pada hari yang sama, token MOLT yang bernama sama dengan platform mencapai volume perdagangan 62 juta dolar AS, sementara harganya berfluktuasi tajam membentuk kurva curam.
Analis pasar memantau grafik K yang melompat-lompat di layar, berusaha menemukan pola dari fluktuasi yang tidak teratur. Di sisi lain, para ahli teknologi berdebat: apakah percakapan yang tampaknya otonom ini adalah awal dari kesadaran cerdas, atau sekadar permainan tiruan kompleks yang didorong oleh data dalam jumlah besar?