Menguasai Aturan Perdagangan 5'7: Bagaimana Aturan 3-5-7 Melindungi Modal Anda

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Bayangkan seorang trader yang menggunakan metode pengelolaan risiko yang salah, sehingga kehilangan 15% dari akun dalam satu transaksi. Inilah mengapa aturan 5’7—atau aturan 3-5-7—merupakan bacaan wajib bagi trader yang ingin meraih keuntungan jangka panjang. Aturan ini memberikan dasar stabil bagi ribuan trader profesional untuk mendapatkan penghasilan yang konsisten, sekaligus membantu Anda membangun sistem pengelolaan modal yang ilmiah.

Mengapa aturan 5’7 sangat penting dalam trading?

Inti dari aturan 5’7 adalah sederhana: lindungi modal Anda, kendalikan risiko, dan biarkan keuntungan tumbuh secara alami. Banyak trader pemula menganggap aturan ini terlalu konservatif, tetapi kenyataannya justru sebaliknya. Data menunjukkan bahwa trader yang mengikuti aturan 5’7 memiliki risiko kebangkrutan akun lebih dari 80% lebih rendah dibandingkan yang tidak mengikuti.

Keefektifan aturan ini berasal dari pengalaman puluhan tahun para trader matang. Mereka menyadari bahwa untuk bertahan lama dan mendapatkan keuntungan stabil di pasar, bukan berapa banyak keuntungan dari satu transaksi, tetapi apakah Anda bisa bertahan dan mengakumulasi kekayaan secara berkelanjutan. Aturan 5’7 ini lahir untuk menjawab tantangan tersebut.

Langkah pertama: Strategi perlindungan modal dengan prinsip 3%

Aturan 3% berarti: risiko maksimum dari satu transaksi tidak boleh melebihi 3% dari total modal Anda. Ini adalah bagian terpenting dari aturan.

Misalnya, Anda memiliki akun senilai 10.000 dolar. Maka risiko maksimum dari satu transaksi adalah 300 dolar. Dengan kata lain, tidak peduli seberapa panas atau dinginnya pasar, atau seberapa menarik transaksi tersebut, Anda tidak boleh membiarkan potensi kerugian melebihi 300 dolar.

Mengapa 3% dan bukan 5% atau 10%? Karena bahkan trader terbaik pun tidak mungkin memenangkan 100% dari semua transaksi. Data pengalaman menunjukkan bahwa tingkat kemenangan trader profesional biasanya antara 45%-60%. Jika Anda mengambil risiko lebih dari 3% dalam satu transaksi, beberapa kerugian beruntun bisa sangat merusak akun Anda.

Aturan 3% memaksa Anda berpikir matang sebelum masuk posisi. Anda harus menghitung rasio risiko dan imbalan, menentukan level stop-loss, dan memastikan transaksi tersebut layak menanggung risiko ini. Sikap hati-hati ini sendiri dapat menyaring banyak peluang trading yang berkualitas rendah.

Langkah kedua: Bagaimana batasan 5% pada eksposur menghindarkan dari konsentrasi risiko berlebihan

Bagian kedua dari aturan adalah batasan eksposur total sebesar 5%. Ini berarti semua posisi terbuka Anda secara keseluruhan tidak boleh melebihi 5% dari modal.

Contohnya: Anda memiliki akun senilai 50.000 dolar. Berdasarkan aturan 5%, total eksposur dari semua posisi terbuka tidak boleh lebih dari 2.500 dolar. Ini bisa termasuk beberapa transaksi berbeda atau berbagai mata uang, tetapi totalnya harus di bawah batas tersebut.

Makna dari aturan ini adalah mencegah Anda “meletakkan semua telur dalam satu keranjang”. Bahkan jika setiap transaksi memenuhi aturan 3%, jika Anda membuka banyak posisi sekaligus, risiko total akan cepat terkumpul. Batas 5% ini memaksa Anda untuk melakukan diversifikasi dan pengelolaan dana yang baik, menghindari taruhan berlebihan pada satu arah.

Contoh nyata: Anda mengikuti tiga peluang trading berbeda. Yang pertama mengambil risiko 1.5% dari akun, yang kedua 1.2%, dan yang ketiga 1.8%. Totalnya 4.5%, masih bisa diterima. Tapi jika peluang keempat membutuhkan risiko 2%, totalnya menjadi 6.5%, melebihi batas 5%, dan Anda harus membatalkan atau mengurangi posisi tersebut.

Langkah ketiga: Mencapai target keuntungan 7% sebagai jalur pencapaian

Bagian terakhir dari aturan adalah target keuntungan 7%. Angka ini tampak sewenang-wenang, tetapi sebenarnya memiliki logika mendalam.

Target 7% memastikan bahwa transaksi yang menguntungkan cukup untuk menutupi kerugian dari transaksi yang kalah. Misalnya, tingkat kemenangan Anda 50%, artinya setengah transaksi profit dan setengah rugi. Jika transaksi profit rata-rata 7%, dan transaksi rugi rata-rata 3%, maka setiap dua transaksi bersih menghasilkan (7% - 3%) = 4%. Dalam jangka panjang, ini akan menghasilkan efek compounding yang signifikan.

Target 7% juga memiliki manfaat psikologis. Dengan menetapkan target ini, Anda secara alami akan meningkatkan standar seleksi peluang trading. Hanya transaksi yang memiliki potensi keuntungan yang masuk akal yang akan menarik perhatian Anda. Pembatasan ini sebenarnya melindungi Anda dari godaan melakukan transaksi dengan probabilitas rendah dan imbal hasil kecil.

Misalnya, seorang trader dengan akun 100.000 dolar. Berdasarkan prinsip 7%, risiko maksimal per transaksi adalah 7.000 dolar, tetapi target sebenarnya adalah mendapatkan keuntungan 7% atau lebih saat menang. Ini mendorong trader mencari peluang dengan rasio risiko-imbalan minimal 1:2 (risiko 1 dolar, harapan keuntungan 2 dolar atau lebih).

Penerapan praktis aturan 5’7 dan kesalahan umum

Memahami aturan 5’7 hanyalah langkah awal; tantangan sebenarnya adalah pelaksanaan. Banyak trader memahami aturan ini, tetapi melanggarnya karena emosi dan keserakahan.

Kesalahan pertama adalah “mengabaikan aturan 3%”. Saat melihat peluang yang tampak pasti menguntungkan, trader sering melampaui batas risiko 3%. Akibatnya, hasilnya sering mengecewakan. Ingat, tidak ada transaksi pasti menang di pasar, hanya peluang yang lebih tinggi.

Kesalahan kedua adalah mengabaikan batasan eksposur 5%. Trader berpikir: “Kalau tiga posisi masing-masing risiko 3%, totalnya 9%, tidak masalah.” Tapi ini justru awal dari akumulasi risiko. Batas 5% bukan saran, melainkan batas minimum.

Kesalahan ketiga adalah takut dengan target 7%. Beberapa trader merasa target ini terlalu tinggi dan mengabaikan keuntungan, sehingga banyak transaksi hanya menghasilkan 2-3%, yang tidak cukup untuk menutupi kerugian.

Pelaksanaan aturan 5’7 yang disiplin dan sabar sangat penting. Sebelum masuk posisi, tanyakan pada diri sendiri tiga pertanyaan: (1) Apakah risiko maksimum transaksi ini tidak melebihi 3% dari akun? (2) Apakah total risiko dari semua posisi terbuka tidak melebihi 5%? (3) Apakah potensi keuntungan transaksi ini minimal 7% atau rasio risiko-imbalan 1:2?

Hanya jika semua jawaban “ya”, Anda boleh melakukan transaksi. Meskipun terdengar ketat, disiplin ini adalah kunci untuk keberlangsungan dan pertumbuhan jangka panjang trader.

Melihat perjalanan trading jangka panjang melalui aturan 5’7

Apa manfaat utama dari menerapkan aturan 5’7? Pertumbuhan berkelanjutan melalui efek compounding. Ketika Anda secara konsisten mengendalikan risiko di 3%, membatasi eksposur di 5%, dan menetapkan target keuntungan 7%, Anda memasuki siklus pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sebaliknya, trader yang mengabaikan aturan ini mungkin mendapatkan keuntungan lebih besar dalam beberapa bulan, tetapi risikonya jauh lebih tinggi. Mereka sering melakukan taruhan besar karena emosi, yang akhirnya menyebabkan kerusakan akun. Sementara trader yang mengikuti aturan 5’7, meskipun pertumbuhan mereka lebih lambat dan stabil, akun mereka cenderung meningkat secara konsisten dan dapat diprediksi.

Menguasai aturan 5’7 berarti memilih menjadi trader jangka panjang yang sukses, bukan penjudi jangka pendek.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)