Tekanan Hasil Jepang: Mengapa Bitcoin Tertinggal Sementara Emas Melonjak?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Penelitian dari Delphi Digital mengungkapkan fenomena menarik di pasar aset: meskipun Bitcoin saat ini mengalami tekanan konsolidasi dengan harga berada di level $83.09K, emas justru terus menunjukkan kekuatan naik. Pola divergence ini tidak terjadi secara kebetulan—akar masalahnya terletak pada dinamika hasil obligasi Jepang yang sedang mengalami tekanan luar biasa di pasar global.

Perilaku Aset Kontradiktif: Emas Naik Padahal Hasil Obligasi Jepang Meningkat

Secara teori ekonomi konvensional, ketika hasil obligasi pemerintah meningkat, biaya peluang (opportunity cost) memegang aset yang tidak menghasilkan bunga—seperti emas dan Bitcoin—seharusnya meningkat. Ini berarti investor akan memilih instrumen berbunga, menyebabkan emas dan Bitcoin tertekan. Namun, situasi saat ini justru sebaliknya. Menurut Odaily, fenomena ini menunjukkan sesuatu yang lebih kompleks: pasar sedang memberikan harga terhadap ketegangan kebijakan moneter dan kerentanan struktural, bukan sekadar respons terhadap pertumbuhan ekonomi normal.

Hasil Obligasi Jepang Mencapai Level Ekstrem

Data menunjukkan hasil obligasi pemerintah 10 tahun Jepang saat ini berada pada level sekitar 3,65 deviasi standar di atas rata-rata jangka panjangnya. Tingkat ekstrem ini mencerminkan stress yang signifikan dalam pasar fixed income Jepang, memicu respons di berbagai segmen pasar aset. Bank of Japan, dalam peran strukturalnya sebagai pemegang obligasi jangka panjang terbesar, memiliki eksposur sangat besar terhadap aset obligasi pemerintah Jepang.

Nervus Pasar: Bagaimana Emas Menyerap Tekanan Sementara Bitcoin Bereaksi Berbeda

Perbedaan respons antara emas dan Bitcoin terhadap hasil obligasi Jepang yang meningkat mengungkapkan mekanisme pasar yang subtil. Emas menyerap tekanan kebijakan ini sebagai aset perlindungan nilai (store of value) dalam konteks volatilitas makroekonomi. Sebaliknya, Bitcoin menunjukkan korelasi negatif dengan hasil obligasi pemerintah 10 tahun Jepang—artinya ketika hasil Jepang naik, Bitcoin cenderung mengalami tekanan. Dalam perspektif jangka panjang, Bitcoin telah berjuang seiring dengan terus meningkatnya hasil obligasi Jepang.

Skenario Pemulihan: Peran Intervensi Bank of Japan

Dinamika ini membuka pertanyaan penting: bagaimana jika Bank of Japan melakukan intervensi aktif untuk menstabilkan pasar obligasi? Jika otoritas moneter Jepang turun tangan dan berhasil menurunkan tekanan pada hasil obligasi Jepang, premi risiko yang saat ini diserap emas kemungkinan akan mereda. Dalam skenario tersebut, Bitcoin mungkin akan memiliki ruang untuk mengalami recovery, terlepas dari tekanan hasil obligasi yang berkurang. Pengembangan situasi kebijakan moneter di Jepang akan menjadi faktor penentu bagi evolusi pasar Bitcoin dan aset digital dalam periode mendatang.

BTC0,23%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)