Dewan Federal Reserve yang dipimpin oleh Ketua Jerome Powell akan segera memutuskan suku bunga Federal Reserve (Fed). Data ekonomi AS terbaru seperti indikator ketenagakerjaan non-pertanian ADP dan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) secara luas mendukung kemungkinan penurunan suku bunga, dan sebagai akibatnya, kekhawatiran di Wall Street mulai menghilang dengan cepat. Para investor mulai kembali bertaruh pada aset berisiko, terutama memperhatikan dampak dari penurunan suku bunga.
Sinyal yang Ditunjukkan oleh Indikator Ekonomi
Kelemahan pasar tenaga kerja AS menjadi faktor utama yang mempercepat pengambilan keputusan kebijakan Dewan Federal Reserve. Dalam beberapa bulan terakhir, pertumbuhan pekerjaan non-pertanian melambat, menunjukkan kelemahan pasar tenaga kerja yang jelas, yang mempengaruhi keputusan para pembuat kebijakan termasuk Ketua Fed untuk menurunkan suku bunga. PCE adalah indikator utama yang menunjukkan tren inflasi, dan angka saat ini sesuai dengan target stabilitas harga yang diinginkan oleh Dewan Federal Reserve.
Jadwal Utama yang Perlu Diperhatikan oleh Ketua Dewan Federal Reserve
Jadwal pengumuman kebijakan Federal Reserve minggu ini sangat penting bagi para investor. Pada hari Selasa, akan diumumkan proyeksi tingkat inflasi satu tahun di New York Federal Reserve untuk bulan November, dan pada hari yang sama, data lowongan pekerjaan JOLTs untuk bulan Oktober akan dirilis. Rabu adalah hari di mana Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengumumkan keputusan suku bunga dan ringkasan prospek ekonomi, diikuti oleh konferensi pers Ketua Powell mengenai kebijakan moneter.
Pada hari Kamis, data klaim pengangguran baru dan statistik neraca perdagangan akan diumumkan. Jumat akan menampilkan data terkait kesehatan keuangan rumah tangga AS, dan pidato proyeksi ekonomi dari Presiden Federal Reserve Philadelphia dan Presiden Federal Reserve Cleveland akan berlangsung secara berurutan. Presiden Federal Reserve Chicago, Goolsby, akan berpartisipasi dalam diskusi di Simposium Prospek Ekonomi Tahunan ke-39.
Pandangan Dewan Federal Reserve dalam Dot Plot
Dot plot yang dirilis oleh Dewan Federal Reserve pada September tahun lalu mengindikasikan dua kali penurunan suku bunga hingga tahun 2026. Namun, pasar saat ini memperkirakan penurunan suku bunga tambahan sebesar 63 basis poin (sekitar 0,63%) pada 2026, yang menunjukkan kemungkinan lebih dari tiga kali penurunan suku bunga dalam setahun. Ketidaksesuaian antara ekspektasi Dewan Federal Reserve dan pasar ini mencerminkan perubahan kondisi ekonomi dan potensi fleksibilitas kebijakan.
Makna dari Penurunan Suku Bunga
Penurunan suku bunga bukan sekadar perubahan angka. Ini adalah sinyal penting yang menentukan arah kebijakan makroekonomi yang dipimpin oleh Ketua Dewan Federal Reserve. Jika suku bunga turun, biaya pinjaman perusahaan akan berkurang, dan pinjaman konsumen akan menjadi lebih mudah, sehingga aktivitas ekonomi secara umum dapat meningkat. Namun, risiko inflasi yang kembali muncul juga harus dipertimbangkan. Ketua Powell dan Dewan Federal Reserve diperkirakan akan menyeimbangkan faktor ini secara hati-hati saat merancang kebijakan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perhatian terhadap sinyal yang akan diberikan oleh Ketua Federal Reserve Powell menjelang keputusan suku bunga dari Federal Reserve Board
Dewan Federal Reserve yang dipimpin oleh Ketua Jerome Powell akan segera memutuskan suku bunga Federal Reserve (Fed). Data ekonomi AS terbaru seperti indikator ketenagakerjaan non-pertanian ADP dan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) secara luas mendukung kemungkinan penurunan suku bunga, dan sebagai akibatnya, kekhawatiran di Wall Street mulai menghilang dengan cepat. Para investor mulai kembali bertaruh pada aset berisiko, terutama memperhatikan dampak dari penurunan suku bunga.
Sinyal yang Ditunjukkan oleh Indikator Ekonomi
Kelemahan pasar tenaga kerja AS menjadi faktor utama yang mempercepat pengambilan keputusan kebijakan Dewan Federal Reserve. Dalam beberapa bulan terakhir, pertumbuhan pekerjaan non-pertanian melambat, menunjukkan kelemahan pasar tenaga kerja yang jelas, yang mempengaruhi keputusan para pembuat kebijakan termasuk Ketua Fed untuk menurunkan suku bunga. PCE adalah indikator utama yang menunjukkan tren inflasi, dan angka saat ini sesuai dengan target stabilitas harga yang diinginkan oleh Dewan Federal Reserve.
Jadwal Utama yang Perlu Diperhatikan oleh Ketua Dewan Federal Reserve
Jadwal pengumuman kebijakan Federal Reserve minggu ini sangat penting bagi para investor. Pada hari Selasa, akan diumumkan proyeksi tingkat inflasi satu tahun di New York Federal Reserve untuk bulan November, dan pada hari yang sama, data lowongan pekerjaan JOLTs untuk bulan Oktober akan dirilis. Rabu adalah hari di mana Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengumumkan keputusan suku bunga dan ringkasan prospek ekonomi, diikuti oleh konferensi pers Ketua Powell mengenai kebijakan moneter.
Pada hari Kamis, data klaim pengangguran baru dan statistik neraca perdagangan akan diumumkan. Jumat akan menampilkan data terkait kesehatan keuangan rumah tangga AS, dan pidato proyeksi ekonomi dari Presiden Federal Reserve Philadelphia dan Presiden Federal Reserve Cleveland akan berlangsung secara berurutan. Presiden Federal Reserve Chicago, Goolsby, akan berpartisipasi dalam diskusi di Simposium Prospek Ekonomi Tahunan ke-39.
Pandangan Dewan Federal Reserve dalam Dot Plot
Dot plot yang dirilis oleh Dewan Federal Reserve pada September tahun lalu mengindikasikan dua kali penurunan suku bunga hingga tahun 2026. Namun, pasar saat ini memperkirakan penurunan suku bunga tambahan sebesar 63 basis poin (sekitar 0,63%) pada 2026, yang menunjukkan kemungkinan lebih dari tiga kali penurunan suku bunga dalam setahun. Ketidaksesuaian antara ekspektasi Dewan Federal Reserve dan pasar ini mencerminkan perubahan kondisi ekonomi dan potensi fleksibilitas kebijakan.
Makna dari Penurunan Suku Bunga
Penurunan suku bunga bukan sekadar perubahan angka. Ini adalah sinyal penting yang menentukan arah kebijakan makroekonomi yang dipimpin oleh Ketua Dewan Federal Reserve. Jika suku bunga turun, biaya pinjaman perusahaan akan berkurang, dan pinjaman konsumen akan menjadi lebih mudah, sehingga aktivitas ekonomi secara umum dapat meningkat. Namun, risiko inflasi yang kembali muncul juga harus dipertimbangkan. Ketua Powell dan Dewan Federal Reserve diperkirakan akan menyeimbangkan faktor ini secara hati-hati saat merancang kebijakan.