Caroline Ellison, mantan co-CEO Alameda Research, telah keluar dari penjara federal lebih awal dari jadwal semula. Per 21 Januari 2026, dia beralih dari masa penahanan ke pengawasan komunitas setelah menjalani sekitar dua tahun dari hukuman awalnya. Pembebasan awal ini mencerminkan kerjasama substansialnya dengan jaksa penuntut yang menyelidiki keruntuhan FTX yang berprofil tinggi.
Peran dalam Penuntutan FTX
Pengurangan hukuman Caroline Ellison berasal dari pengakuan bersalah dan bantuan pentingnya dalam membangun kasus terhadap Sam Bankman-Fried (SBF), pendiri bursa FTX yang kini sudah tidak beroperasi lagi. Dengan memberikan kesaksian dan bukti terkait operasi Alameda selama kegiatan penipuan bursa tersebut, Ellison menjadi tokoh kunci dalam memastikan vonis dalam salah satu proses hukum terbesar di dunia cryptocurrency.
Hukuman dan Pembatasan
Selain hukuman penjara yang telah dimodifikasi, Ellison menghadapi konsekuensi keuangan yang besar terkait perintah penyitaan sebesar (11 miliar. Selain itu, dia dilarang menjabat sebagai eksekutif atau anggota dewan di perusahaan publik atau bursa cryptocurrency mana pun selama 10 tahun ke depan. Pembatasan ini menegaskan tingkat keparahan keterlibatannya dalam operasi Alameda dan hukuman yang lebih luas terkait skandal FTX.
Implikasi untuk Industri Crypto
Berakhirnya masa penahanan Caroline Ellison menandai babak lain dalam saga hukum FTX yang telah mengubah standar regulasi dan kepatuhan di seluruh sektor cryptocurrency. Kasusnya menunjukkan bagaimana perjanjian kerjasama dapat mempengaruhi hasil hukuman sekaligus menggambarkan konsekuensi jangka panjang dari pelanggaran organisasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Caroline Ellison Menyelesaikan Pembebasan Awal dari Penjara Setelah Kerja Sama dengan Penyidik FTX
Caroline Ellison, mantan co-CEO Alameda Research, telah keluar dari penjara federal lebih awal dari jadwal semula. Per 21 Januari 2026, dia beralih dari masa penahanan ke pengawasan komunitas setelah menjalani sekitar dua tahun dari hukuman awalnya. Pembebasan awal ini mencerminkan kerjasama substansialnya dengan jaksa penuntut yang menyelidiki keruntuhan FTX yang berprofil tinggi.
Peran dalam Penuntutan FTX
Pengurangan hukuman Caroline Ellison berasal dari pengakuan bersalah dan bantuan pentingnya dalam membangun kasus terhadap Sam Bankman-Fried (SBF), pendiri bursa FTX yang kini sudah tidak beroperasi lagi. Dengan memberikan kesaksian dan bukti terkait operasi Alameda selama kegiatan penipuan bursa tersebut, Ellison menjadi tokoh kunci dalam memastikan vonis dalam salah satu proses hukum terbesar di dunia cryptocurrency.
Hukuman dan Pembatasan
Selain hukuman penjara yang telah dimodifikasi, Ellison menghadapi konsekuensi keuangan yang besar terkait perintah penyitaan sebesar (11 miliar. Selain itu, dia dilarang menjabat sebagai eksekutif atau anggota dewan di perusahaan publik atau bursa cryptocurrency mana pun selama 10 tahun ke depan. Pembatasan ini menegaskan tingkat keparahan keterlibatannya dalam operasi Alameda dan hukuman yang lebih luas terkait skandal FTX.
Implikasi untuk Industri Crypto
Berakhirnya masa penahanan Caroline Ellison menandai babak lain dalam saga hukum FTX yang telah mengubah standar regulasi dan kepatuhan di seluruh sektor cryptocurrency. Kasusnya menunjukkan bagaimana perjanjian kerjasama dapat mempengaruhi hasil hukuman sekaligus menggambarkan konsekuensi jangka panjang dari pelanggaran organisasi.