Performa Kuat Emas Menguji Kasus Investasi Bitcoin

Dinamis pasar terbaru menggambarkan gambaran yang menarik tentang rotasi modal, saat logam mulia melonjak ke level rekor sementara Bitcoin menghadapi tekanan jual yang kembali muncul. Dengan emas dan perak yang menguat tajam, perdebatan tentang aset mana yang benar-benar menawarkan perlindungan terhadap inflasi semakin intens — dan narasi Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap kelemahan dolar menghadapi pengujian terberatnya sejauh ini.

Peringatan Peter Schiff: Kasus Logam Melawan Kripto

Pendukung emas jangka panjang Peter Schiff semakin vokal tentang kerentanan Bitcoin dalam lingkungan saat ini. Argumennya yang utama sederhana: saat investor mencari tempat aman di tengah ketidakpastian ekonomi, logam mulia tradisional adalah penerima manfaat alami, bukan aset digital. Menurut analisis Schiff, Bitcoin bisa menjadi salah satu aset utama pertama yang mengalami koreksi signifikan saat modal beralih dari posisi yang lebih berisiko dan kembali ke penyimpanan nilai yang nyata.

Kepercayaan Schiff terhadap tesis ini telah meluas ke target harga yang berani. Dia memproyeksikan perak bisa mencapai $70, sementara emas terus mendekati level tertinggi baru di luar level saat ini. Perpindahan ini, katanya, mencerminkan realokasi fundamental di mana logam melampaui kripto dalam menarik modal investor.

Angka Mengisahkan: Logam Mulia Melonjak

Data yang mendukung kekhawatiran Schiff sulit diabaikan. Perak menunjukkan kekuatan luar biasa, dengan sesi terakhir metal ini naik sebesar $1,60 atau lebih per ons, melewati level $66 yang menjadi perhatian trader. Emas bahkan lebih mengesankan, bergerak tegas di atas $4.300 per ons sambil mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.

Pergerakan harga ini tidak terjadi dalam vakum. Beberapa faktor struktural mendorong logam naik: melemahnya dolar AS mendekati level terendah multi-bulan, ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga Federal Reserve mulai 2026, dan daya tarik dasar dari aset non-yield seperti emas dan perak saat suku bunga riil menghadapi tekanan ke bawah. Dalam lingkungan ini, narasi logam mulia telah beralih dari posisi niche ke pertimbangan alokasi utama.

Risiko Bitcoin: Asumsi Keruntuhan Dolar dalam Pengujian

Salah satu proposisi nilai utama Bitcoin adalah potensinya sebagai perlindungan terhadap devaluasi atau keruntuhan dolar. Schiff berargumen bahwa narasi ini mungkin sangat cacat bagi pemegang Bitcoin saat ini. Jika dolar tetap stabil atau menguat — sementara Bitcoin menurun secara bersamaan — investor yang menempatkan kripto sebagai lindung nilai dolar bisa menjadi sangat rentan.

Kekhawatiran ini mendapatkan dukungan dari pengamat institusional. Mike McGlone dari Bloomberg Intelligence memperingatkan bahwa Bitcoin bisa menghadapi tekanan untuk kembali ke level harga yang jauh lebih rendah jika momentum permintaan terus menurun. Sementara itu, perusahaan riset 10x Research memproyeksikan bahwa dana lindung nilai kripto bisa mengalami penarikan sebesar $10-20 miliar menjelang akhir tahun, menambah tekanan jual potensial menuju 2026.

Per akhir Januari 2026, Bitcoin diperdagangkan sekitar $89.31K, naik 1,67% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan sedikit stabilisasi tetapi hampir tidak menunjukkan keyakinan baru di antara investor yang ragu-ragu.

Kasus Bullish Tetap Ada — Tapi Dalam Serangan

Meskipun menghadapi hambatan, para maksimalis Bitcoin tidak menyerah pada argumen tersebut. Michael Saylor, CEO MicroStrategy dan salah satu pendukung institusional paling menonjol dalam dunia kripto, tetap yakin bahwa Bitcoin pada akhirnya akan melampaui kapitalisasi pasar total emas dalam satu dekade. Bagi yang percaya pada tesis ini, kelemahan saat ini justru merupakan peluang daripada capitulation.

Ketegangan antara pandangan yang berlawanan ini mencerminkan pertanyaan yang lebih dalam tentang bagaimana investor harus menyusun portofolio di era kebijakan moneter yang berubah, dinamika mata uang, dan adopsi aset digital. Kebangkitan emas dan tekanan terhadap Bitcoin tidak selalu bertentangan — keduanya bisa mencerminkan investor yang cerdas mengambil keuntungan dari posisi yang telah berjalan jauh dan mengalihkan ke lindung nilai alternatif.

Apa yang Menanti Bitcoin?

Jalan langsung ke depan masih belum pasti. Bitcoin bisa mengkonsolidasikan level saat ini dan membangun fondasi untuk kenaikan berikutnya, atau kelemahan bisa mempercepat jika kerusakan teknis berlanjut lebih jauh. Yang tampak jelas adalah bahwa kebangkitan kembali emas telah memaksa pendukung Bitcoin untuk memperkuat tesis investasi mereka, sekaligus memberikan pengingat yang berguna bahwa aset tradisional tetap memiliki daya tarik yang kuat saat kondisi makroekonomi berubah secara signifikan.

BTC2,26%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)