Prospek perak untuk tahun 2026 semakin mendapatkan momentum karena analis semakin memihak logam mulia di tengah lingkungan makroekonomi yang kompleks. Setelah kinerja yang kuat di tahun 2025, baik emas maupun perak diposisikan untuk terus mengalami apresiasi, dengan kondisi pasar yang tampaknya sangat menguntungkan bagi perak.
Ketegangan Geopolitik Meningkatkan Permintaan Safe-Haven
Menurut wawasan dari tim komoditas ANZ, meningkatnya risiko geopolitik menciptakan permintaan yang berkelanjutan untuk aset safe-haven tradisional. Daniel Hynes, Analis Strategi Komoditas Senior ANZ, menekankan bahwa ketegangan yang meningkat, dikombinasikan dengan kekhawatiran yang berkembang tentang independensi Federal Reserve dan memburuknya disiplin fiskal di Amerika Serikat, diperkirakan akan terus menarik modal investasi ke logam mulia sepanjang 2026. Faktor struktural ini membangun latar belakang yang mendukung untuk harga emas dan perak.
Kekurangan Pasokan Perak Memperkuat Dukungan Harga
Selain faktor makroekonomi, prospek perak semakin diperkuat oleh kendala pasokan fundamental. Hynes menyoroti bahwa pasokan fisik perak yang ketat memperbesar volatilitas harga sekaligus menciptakan dukungan struktural untuk nilainya. Analis tersebut mencatat bahwa konfirmasi pengecualian tarif impor AS dapat meredakan beberapa tekanan di sisi pasokan; namun, ketidakseimbangan dasar antara pasokan dan permintaan yang dikombinasikan dengan permintaan industri yang kuat terhadap perak diperkirakan akan memberikan dukungan harga yang tahan lama. Kombinasi kekurangan pasokan dan pola konsumsi yang kuat ini menunjukkan bahwa perak bisa mengungguli ekspektasi di tahun mendatang.
Ekspektasi Pasar: Emas Menuju Tingkat Baru
Penilaian optimis ini juga berlaku untuk emas, dengan ANZ memproyeksikan harga akan menembus level $5.000 per ons selama paruh kedua tahun 2026. Tonggak ini akan menjadi pencapaian penting dalam valuasi logam mulia dan menegaskan kekuatan pendorong permintaan safe-haven. Sementara prospek perak tetap terkait erat dengan dinamika emas, kendala pasokan unik dan permintaan aplikasi industri perak menempatkannya sebagai potensi yang mampu mengungguli.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Prospek Perak Cerah Seiring Risiko Geopolitik 2026 Mendorong Reli Logam Mulia
Prospek perak untuk tahun 2026 semakin mendapatkan momentum karena analis semakin memihak logam mulia di tengah lingkungan makroekonomi yang kompleks. Setelah kinerja yang kuat di tahun 2025, baik emas maupun perak diposisikan untuk terus mengalami apresiasi, dengan kondisi pasar yang tampaknya sangat menguntungkan bagi perak.
Ketegangan Geopolitik Meningkatkan Permintaan Safe-Haven
Menurut wawasan dari tim komoditas ANZ, meningkatnya risiko geopolitik menciptakan permintaan yang berkelanjutan untuk aset safe-haven tradisional. Daniel Hynes, Analis Strategi Komoditas Senior ANZ, menekankan bahwa ketegangan yang meningkat, dikombinasikan dengan kekhawatiran yang berkembang tentang independensi Federal Reserve dan memburuknya disiplin fiskal di Amerika Serikat, diperkirakan akan terus menarik modal investasi ke logam mulia sepanjang 2026. Faktor struktural ini membangun latar belakang yang mendukung untuk harga emas dan perak.
Kekurangan Pasokan Perak Memperkuat Dukungan Harga
Selain faktor makroekonomi, prospek perak semakin diperkuat oleh kendala pasokan fundamental. Hynes menyoroti bahwa pasokan fisik perak yang ketat memperbesar volatilitas harga sekaligus menciptakan dukungan struktural untuk nilainya. Analis tersebut mencatat bahwa konfirmasi pengecualian tarif impor AS dapat meredakan beberapa tekanan di sisi pasokan; namun, ketidakseimbangan dasar antara pasokan dan permintaan yang dikombinasikan dengan permintaan industri yang kuat terhadap perak diperkirakan akan memberikan dukungan harga yang tahan lama. Kombinasi kekurangan pasokan dan pola konsumsi yang kuat ini menunjukkan bahwa perak bisa mengungguli ekspektasi di tahun mendatang.
Ekspektasi Pasar: Emas Menuju Tingkat Baru
Penilaian optimis ini juga berlaku untuk emas, dengan ANZ memproyeksikan harga akan menembus level $5.000 per ons selama paruh kedua tahun 2026. Tonggak ini akan menjadi pencapaian penting dalam valuasi logam mulia dan menegaskan kekuatan pendorong permintaan safe-haven. Sementara prospek perak tetap terkait erat dengan dinamika emas, kendala pasokan unik dan permintaan aplikasi industri perak menempatkannya sebagai potensi yang mampu mengungguli.