Sebagai seseorang yang telah mengikuti perkembangan perdagangan global dan dampak riak yang ditimbulkannya di pasar, saya ingin berbagi pandangan saya tentang headline terbaru yang sedang menjadi perhatian: Baru beberapa hari yang lalu, Presiden Trump mengumumkan bahwa dia membatalkan tarif yang direncanakan pada beberapa negara Eropa—yang awalnya akan berlaku pada 1 Februari 2026. Tarif ini terkait dengan ketegangan atas Greenland, di mana AS mendorong pengaruh yang lebih besar (termasuk kemungkinan perluasan pangkalan dan memblokir investasi China/Rusia di wilayah Arktik). Ancaman tersebut menargetkan negara-negara seperti Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, dengan bea masuk awal sebesar 10% yang bisa saja meningkat lebih jauh.
Pembalikan ini terjadi dengan cepat setelah Trump menyebutnya sebagai pencapaian "kesepakatan kerangka" melalui diskusi NATO. Dalam katanya, tarif tersebut tidak lagi diperlukan karena kemajuan telah dibuat dalam keamanan Arktik dan isu terkait. Para pemimpin Eropa, yang sebelumnya menentang keras (termasuk pertemuan darurat dan ancaman pembalasan), kini memiliki ruang bernapas.
Akankah pelonggaran ini secara berarti mempengaruhi tren pasar?
Menurut pandangan saya, **ya—sekarang sudah, dan efek positifnya bisa berlanjut lebih jauh, meskipun dengan beberapa catatan**.
- **Dorongan jangka pendek terhadap sentimen** — Pasar tidak suka ketidakpastian, terutama eskalasi gaya perang dagang. Pengumuman ini memicu reli kelegaan langsung di indeks Eropa dan futures AS. Saham global (termasuk pasar berkembang) mendapatkan dorongan saat perdagangan risiko-tinggi berbalik. Kita telah melihat pola serupa sebelumnya: ancaman tarif menciptakan penurunan, penarikan mundur memicu rebound. Yang ini terasa sangat optimis karena menghindari front baru di lingkungan global yang sudah tegang.
- **Pemenang sektor tertentu** — Eksportir ke AS dari Eropa akan mendapatkan manfaat paling besar. Pikirkan produsen mobil (Jerman), mesin, bahan kimia, dan barang mewah. Perusahaan AS dengan rantai pasokan atau penjualan yang berat ke UE (teknologi, barang konsumen) juga mendapatkan stabilitas. Komoditas dan mata uang bisa merasakan efek lanjutan—penguatan euro terhadap dolar, mungkin beberapa pelonggaran harga energi/logam jika ketakutan perdagangan yang lebih luas mereda.
- **Implikasi yang lebih luas** — Langkah ini menunjukkan bahwa retorika tarif agresif Trump bisa dikurangi ketika negosiasi menghasilkan hasil (bahkan jika simbolis). Ini mengurangi risiko eskalasi jangka pendek dengan sekutu utama, yang membantu kepercayaan investor secara keseluruhan. Dalam dunia yang masih berjuang dengan kekhawatiran inflasi, kerentanan rantai pasokan, dan hotspot geopolitik, menghindari sengketa perdagangan AS-EU adalah hal positif bersih.
Namun, tidak semuanya cerah. Masalah Greenland/Arktik yang mendasari belum sepenuhnya terselesaikan—hanya ditunda. Permintaan di masa depan bisa muncul kembali, dan rekam jejak Trump menunjukkan tarif tetap menjadi alat favorit. Plus, ancaman tarif lain (misalnya, terhadap Kanada, China, atau bahkan India) masih ada, jadi ini lebih sebagai kelegaan daripada penyelesaian.
Secara keseluruhan, saya melihat ini sebagai sinyal de-eskalasi yang berarti—setidaknya untuk beberapa bulan ke depan. Ini mendukung tren bullish yang sedang berlangsung di ekuitas dengan menghilangkan satu hambatan besar. Jika Anda berposisi di saham global, eksportir Eropa, atau aset risiko, ini terasa seperti validasi untuk tetap konstruktif (tentu dengan stop-loss).
Pasar bergerak berdasarkan narasi, dan saat ini narasi baru saja bergeser dari "perluasan perang dagang" ke "pembuatan kesepakatan pragmatis." Itu patut dirayakan—untuk saat ini.
Menurut Anda—reli kelegaan bullish atau sekadar jeda sementara? Mari kita diskusikan! 🚀🌍
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#TrumpWithdrawsEUTariffThreats
Sebagai seseorang yang telah mengikuti perkembangan perdagangan global dan dampak riak yang ditimbulkannya di pasar, saya ingin berbagi pandangan saya tentang headline terbaru yang sedang menjadi perhatian:
Baru beberapa hari yang lalu, Presiden Trump mengumumkan bahwa dia membatalkan tarif yang direncanakan pada beberapa negara Eropa—yang awalnya akan berlaku pada 1 Februari 2026. Tarif ini terkait dengan ketegangan atas Greenland, di mana AS mendorong pengaruh yang lebih besar (termasuk kemungkinan perluasan pangkalan dan memblokir investasi China/Rusia di wilayah Arktik). Ancaman tersebut menargetkan negara-negara seperti Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, dengan bea masuk awal sebesar 10% yang bisa saja meningkat lebih jauh.
Pembalikan ini terjadi dengan cepat setelah Trump menyebutnya sebagai pencapaian "kesepakatan kerangka" melalui diskusi NATO. Dalam katanya, tarif tersebut tidak lagi diperlukan karena kemajuan telah dibuat dalam keamanan Arktik dan isu terkait. Para pemimpin Eropa, yang sebelumnya menentang keras (termasuk pertemuan darurat dan ancaman pembalasan), kini memiliki ruang bernapas.
Akankah pelonggaran ini secara berarti mempengaruhi tren pasar?
Menurut pandangan saya, **ya—sekarang sudah, dan efek positifnya bisa berlanjut lebih jauh, meskipun dengan beberapa catatan**.
- **Dorongan jangka pendek terhadap sentimen** — Pasar tidak suka ketidakpastian, terutama eskalasi gaya perang dagang. Pengumuman ini memicu reli kelegaan langsung di indeks Eropa dan futures AS. Saham global (termasuk pasar berkembang) mendapatkan dorongan saat perdagangan risiko-tinggi berbalik. Kita telah melihat pola serupa sebelumnya: ancaman tarif menciptakan penurunan, penarikan mundur memicu rebound. Yang ini terasa sangat optimis karena menghindari front baru di lingkungan global yang sudah tegang.
- **Pemenang sektor tertentu** — Eksportir ke AS dari Eropa akan mendapatkan manfaat paling besar. Pikirkan produsen mobil (Jerman), mesin, bahan kimia, dan barang mewah. Perusahaan AS dengan rantai pasokan atau penjualan yang berat ke UE (teknologi, barang konsumen) juga mendapatkan stabilitas. Komoditas dan mata uang bisa merasakan efek lanjutan—penguatan euro terhadap dolar, mungkin beberapa pelonggaran harga energi/logam jika ketakutan perdagangan yang lebih luas mereda.
- **Implikasi yang lebih luas** — Langkah ini menunjukkan bahwa retorika tarif agresif Trump bisa dikurangi ketika negosiasi menghasilkan hasil (bahkan jika simbolis). Ini mengurangi risiko eskalasi jangka pendek dengan sekutu utama, yang membantu kepercayaan investor secara keseluruhan. Dalam dunia yang masih berjuang dengan kekhawatiran inflasi, kerentanan rantai pasokan, dan hotspot geopolitik, menghindari sengketa perdagangan AS-EU adalah hal positif bersih.
Namun, tidak semuanya cerah. Masalah Greenland/Arktik yang mendasari belum sepenuhnya terselesaikan—hanya ditunda. Permintaan di masa depan bisa muncul kembali, dan rekam jejak Trump menunjukkan tarif tetap menjadi alat favorit. Plus, ancaman tarif lain (misalnya, terhadap Kanada, China, atau bahkan India) masih ada, jadi ini lebih sebagai kelegaan daripada penyelesaian.
Secara keseluruhan, saya melihat ini sebagai sinyal de-eskalasi yang berarti—setidaknya untuk beberapa bulan ke depan. Ini mendukung tren bullish yang sedang berlangsung di ekuitas dengan menghilangkan satu hambatan besar. Jika Anda berposisi di saham global, eksportir Eropa, atau aset risiko, ini terasa seperti validasi untuk tetap konstruktif (tentu dengan stop-loss).
Pasar bergerak berdasarkan narasi, dan saat ini narasi baru saja bergeser dari "perluasan perang dagang" ke "pembuatan kesepakatan pragmatis." Itu patut dirayakan—untuk saat ini.
Menurut Anda—reli kelegaan bullish atau sekadar jeda sementara? Mari kita diskusikan! 🚀🌍