Mengapa Bitcoin mengalami fluktuasi besar setelah menembus $90.000? Pembalikan kebijakan tarif Trump memicu gejolak besar di pasar

Mantan Presiden AS Donald Trump mengumumkan di platform media sosial Truth Social pada 21 Januari 2026, bahwa berdasarkan “kerangka kesepakatan masa depan” yang dicapai dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengenai Greenland dan wilayah Arktik, ia akan membatalkan tarif yang sebelumnya dijadwalkan berlaku mulai 1 Februari terhadap Uni Eropa.

Setelah pengumuman tersebut, pasar global merespons secara langsung: indeks Dow Jones Industrial Average sempat melonjak hampir 770 poin, indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite keduanya naik lebih dari 1,5%. Aset safe haven tradisional emas sempat anjlok hampir 100 dolar.

Peristiwa yang Menggerakkan: Sebuah Pernyataan yang Memicu Tsunami Pasar

Pernyataan Presiden Trump sekali lagi menunjukkan pengaruh besar ucapannya terhadap pasar modal global. Setelah bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO di Forum Ekonomi Dunia Davos, dia merilis berita tentang kesepakatan Greenland dan keputusan tarif di Truth Social. Perubahan kebijakan ini memicu gejolak pasar yang besar karena memiliki makna sinyal ganda: di satu sisi, pembatalan tarif meredakan ketegangan perdagangan global dan memberi harapan untuk pertumbuhan ekonomi; di sisi lain, tercapainya kerangka Greenland dianggap sebagai terobosan dalam permainan geopolitik.

Respon pasar cepat dan keras. Ketiga indeks utama AS melonjak secara kolektif, dan indeks Russell 2000 yang mewakili saham kecil mencatat rekor tertinggi baru. Sementara itu, aset safe haven tradisional mengalami penjualan besar-besaran, harga emas dan perak melonjak turun secara signifikan. Perubahan preferensi risiko yang tajam ini langsung mempengaruhi persepsi terhadap Bitcoin. Dalam lingkungan likuiditas yang longgar dan prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik, Bitcoin lebih banyak dipandang sebagai aset pertumbuhan berisiko tinggi dan imbal hasil tinggi, yang sangat berkorelasi dengan pergerakan saham teknologi.

Respon Pasar: Volatilitas Tinggi dan Likuidasi Besar-besaran

Pengaruh langsung dari pernyataan Trump tercermin dengan cepat pada harga Bitcoin. Sebelum pengumuman, Bitcoin sempat turun mendekati level $87.000, kemudian rebound kuat menembus $90.000.

Berdasarkan data pasar Gate, hingga 23 Januari 2026, harga terbaru Bitcoin adalah $89.675,8, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $1,02 miliar dan kapitalisasi pasar sebesar $1,79 triliun, menguasai 56,51% dari seluruh pasar kripto. Fluktuasi harga yang ekstrem ini menyebabkan guncangan besar bagi trader dengan leverage tinggi. Data pasar menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di pasar kripto melebihi $1 miliar.

Di antaranya, posisi long yang bullish dilikuidasi sebesar $672 juta, sementara posisi short yang bearish juga dilikuidasi sebesar $335 juta. Bitcoin dan Ethereum adalah dua aset yang paling terdampak, masing-masing dengan posisi likuidasi sebesar $426 juta dan $366 juta.

Volatilitas pasar yang tajam ini kembali menegaskan karakter berisiko tinggi dari perdagangan kripto, terutama selama peristiwa berita besar, di mana posisi leverage tinggi sangat rentan terhadap fluktuasi pasar yang ekstrem.

Cermin Sejarah: Bagaimana Kebijakan Tarif Mengendalikan Pasar Kripto

Peristiwa ini bukan pertama kalinya kebijakan tarif mempengaruhi pasar kripto. Mengulas tahun 2025, agenda tarif pemerintahan Trump sudah menjadi salah satu narasi makro paling penting di pasar kripto.

Pada Februari 2025, Trump mengumumkan tarif baru terhadap Meksiko, Kanada, dan China, dan harga Bitcoin langsung turun ke level terendah selama tiga minggu, mendekati $91.400. Ethereum dalam tiga hari turun sekitar 25%. Pada Mei tahun yang sama, setelah tercapainya kesepakatan gencatan tarif sementara antara AS dan China, Bitcoin menguat kembali melewati $100.000. Pola rebound ini menunjukkan bahwa pasar tidak hanya menilai berita negatif, tetapi juga menaruh harapan terhadap potensi pelonggaran kebijakan.

Ujian terberat terjadi pada Oktober 2025. Trump mengusulkan kenaikan tarif 100% terhadap impor dari China terkait sengketa tanah jarang, yang memicu kejatuhan pasar secara kilat. Bitcoin turun lebih dari 16% dalam penurunan cepat, dan di berbagai platform utama, terjadi likuidasi paksa hingga $19 miliar dalam satu hari.

Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa kebijakan tarif mempengaruhi harga Bitcoin melalui empat saluran utama: ekspektasi pertumbuhan, prospek inflasi, lingkungan likuiditas, dan sentimen risiko. Pola pengaruh ini menunjukkan bahwa Bitcoin tidak lagi menjadi aset risiko yang terisolasi, melainkan semakin terkait dengan suasana makro global dan likuiditas.

Perspektif Teknikal: Perjudian di Level Harga Kunci

Dari analisis teknikal, Bitcoin saat ini berada dalam pertarungan di level harga penting. Berdasarkan data pasar Gate, dalam 24 jam, rentang harga Bitcoin adalah $88.510,6 hingga $90.354,9. Rentang ini sangat sesuai dengan level support dan resistance utama yang diperhatikan analis pasar. Analisis teknikal menunjukkan bahwa di sekitar $87.000 hingga $85.900 terdapat support penting, sementara di atasnya, rentang $92.300 hingga $93.300 (di dekat garis MA 50 dan 200 hari) menjadi resistance kuat. Di atasnya lagi, zona $95.600 hingga $96.000 menunjukkan tanda-tanda distribusi, terlihat dari candle bearish yang kuat, menandakan banyak holder yang keluar di level harga ini.

Indeks kekuatan relatif (RSI) juga menunjukkan dinamika penting. Selama volatilitas tinggi, RSI Bitcoin pernah turun ke sekitar 25, masuk ke wilayah oversold, menandakan momentum turun mulai melemah.

Struktur pasar saat ini menunjukkan bahwa meskipun ada berita positif yang mendorong, Bitcoin belum menembus resistance utama. Rata-rata biaya posisi hold jangka pendek sekitar $98.000, yang menjadi level psikologis penting yang harus ditembus pasar dalam waktu dekat.

Pandangan Makro: Perdebatan tentang Properti Aset Bitcoin

Peristiwa ini kembali memicu diskusi mendalam tentang karakter aset Bitcoin. Sementara emas sebagai safe haven tradisional anjlok, Bitcoin justru naik bersamaan dengan aset risiko. Fenomena ini menimbulkan perbedaan pandangan tentang posisi Bitcoin: apakah sebagai aset safe haven seperti emas, atau sebagai aset risiko seperti saham?

Pendukung Bitcoin sebagai safe haven berargumen bahwa pasokan Bitcoin yang terbatas dan desentralisasi menjadikannya alat yang ideal untuk melawan depresiasi fiat. Investor terkenal seperti Ray Dalio bahkan mengakui Bitcoin sebagai “alat penyimpan kekayaan”. Sementara itu, pengamat yang melihat Bitcoin sebagai aset risiko menunjukkan korelasi tinggi dengan indeks Nasdaq dan sensitivitasnya terhadap perubahan likuiditas global, yang lebih sesuai karakter aset risiko.

Situasi nyata bisa jadi kompleks. Dalam kondisi pasar yang likuiditasnya melimpah dan prospek ekonomi membaik, Bitcoin lebih sering berperilaku sebagai aset risiko; saat fiat mengalami kerusakan kepercayaan dan ketegangan geopolitik meningkat, Bitcoin bisa menunjukkan sifat safe haven.

Fundstrat, yang didirikan Tom Lee, memperingatkan bahwa pasar keuangan 2026 mungkin mengalami “penurunan menyakitkan” sebelum kembali menguat. Ia menyebutkan bahwa peningkatan kebijakan tarif, perubahan independensi Federal Reserve, dan ketidakpastian tentang pemimpin baru Fed akan menimbulkan gangguan signifikan di awal tahun.

Pandangan Masa Depan: Keseimbangan Dinamis Kebijakan dan Pasar

Melihat ke depan, pasar Bitcoin akan terus menghadapi ketidakpastian yang beragam. Fluktuasi kebijakan tarif Trump hanyalah salah satu dari kompleksitas lingkungan makro. Berdasarkan model Gate, harga rata-rata Bitcoin tahun 2026 diperkirakan sekitar $89.660,6, dengan kisaran terendah $60.072,6 dan tertinggi $105.799,5. Beberapa prediksi jangka panjang memperkirakan bahwa pada 2031, harga Bitcoin bisa mencapai sekitar $136.269,75.

Model analisis dari UBS menunjukkan bahwa selama level support di $89.200 tetap bertahan, harga Bitcoin berpeluang naik ke $94.800, bahkan menantang $99.000; jika menembus level tersebut, support utama di $84.500 akan menjadi garis pertahanan penting bagi bullish.

Dari sisi kebijakan makro, hubungan perdagangan AS-China, penyesuaian tarif global, sengketa pajak digital, dan isu tarif obat-obatan bisa menjadi risiko utama yang mempengaruhi pasar. Kebijakan ini tidak hanya soal perdagangan, tetapi juga memengaruhi likuiditas global, prospek inflasi, dan sentimen risiko.

Proses legislasi kripto di AS juga menjadi perhatian pasar. Trump menyatakan di forum Davos bahwa dia berusaha “memastikan AS tetap menjadi pusat kripto dunia”, dan mengungkapkan bahwa Kongres sedang menyusun legislasi tentang struktur pasar kripto.

Data di Balik: Gambaran Lengkap Pasar Bitcoin Saat Ini

Analisis mendalam terhadap data pasar Bitcoin saat ini memberikan gambaran yang lebih lengkap. Berdasarkan data terbaru dari Gate: pasokan beredar Bitcoin adalah 19,97 juta BTC, mendekati batas maksimal 21 juta BTC sebesar 95%. Keterbatasan pasokan ini menjadi salah satu pilar utama nilai Bitcoin.

Dari tren perubahan harga, dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin turun sebesar -0,47%, dalam 7 hari turun -6,31%, dan dalam 30 hari terakhir tetap positif +2,21%. Secara jangka panjang, harga Bitcoin dalam setahun terakhir turun sebesar -13,58%.

Indikator sentimen pasar menunjukkan bahwa saat ini, sentimen pasar terhadap Bitcoin adalah “optimis”, yang mungkin mempertimbangkan pangsa pasar kapitalisasi, tren harga, dan kondisi makro ekonomi.

Perlu dicatat bahwa harga tertinggi Bitcoin pernah mencapai $126.080, dan harga saat ini masih cukup jauh dari puncak tersebut. Harga terendah yang pernah tercatat hanya $67,81, menunjukkan volatilitas besar dan potensi pertumbuhan dari aset ini.

Dari lonjakan indeks Dow Jones hampir 770 poin hingga penurunan emas sebesar 100 dolar, dari Bitcoin menembus $90.000 hingga likuidasi posisi leverage lebih dari $10 miliar di pasar global, setiap sudut pasar merespons pernyataan Trump. Harga Bitcoin berjuang mencari arah di tengah volatilitas ekstrem. Support di $89.200 dan resistance di $98.000 membentuk rentang harga utama saat ini, sementara di atasnya, zona $95.600–$96.000 menunggu banyak holder untuk keluar. Pasar selalu bergoyang antara ketakutan dan keserakahan, dan Bitcoin terus mendefinisikan ulang sifat aset dan batas nilai dalam fluktuasi ini.

BTC-0,15%
ETH-1,26%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)