Selama diskusi terbaru, Kevin O'Leary membuat pengamatan menarik tentang hubungan antara bakat luar biasa dan kepribadian yang menantang. Investor Shark Tank mengakui bahwa kecemerlangan terobosan sering kali disertai dengan temperamen yang sulit—sebuah kompromi umum di dunia teknologi. Namun, dia berpendapat bahwa Elon Musk mewakili sesuatu yang berbeda dalam persamaan ini. Alih-alih hanya menjadi jenius lain dengan sisi yang sulit, O'Leary menyarankan bahwa Musk menunjukkan kombinasi unik dari kemampuan dan pengaruh yang membedakannya dari tokoh teknologi terkenal lainnya. Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan menarik: apa yang membedakan pemimpin transformasional dari individu yang sekadar berbakat? Ini adalah percakapan yang layak dipertimbangkan, terutama saat memeriksa bagaimana kepribadian, visi, dan eksekusi saling berinteraksi dalam membentuk industri—baik di bidang teknologi, keuangan, maupun ekosistem inovasi yang lebih luas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForkLibertarian
· 18jam yang lalu
ngl, gaya Elon Musk memang berbeda, bukan sekadar jenius dengan sifat buruk, dia benar-benar sedang mendorong sesuatu.
Lihat AsliBalas0
MeltdownSurvivalist
· 01-23 01:30
Nah Musk itu dibentuk dengan uang, apa itu pemimpin transformasional, dengan uang siapa saja bisa melakukannya
Lihat AsliBalas0
DAOdreamer
· 01-23 01:23
ngl musk adalah anak pilihan surga, jenius lainnya hanyalah pekerja biasa
Lihat AsliBalas0
FarmToRiches
· 01-23 01:15
Saya sudah bosan mendengar pepatah bahwa jenius memiliki sifat sulit diajak bergaul, tetapi Elon Musk memang benar-benar berbeda.
Selama diskusi terbaru, Kevin O'Leary membuat pengamatan menarik tentang hubungan antara bakat luar biasa dan kepribadian yang menantang. Investor Shark Tank mengakui bahwa kecemerlangan terobosan sering kali disertai dengan temperamen yang sulit—sebuah kompromi umum di dunia teknologi. Namun, dia berpendapat bahwa Elon Musk mewakili sesuatu yang berbeda dalam persamaan ini. Alih-alih hanya menjadi jenius lain dengan sisi yang sulit, O'Leary menyarankan bahwa Musk menunjukkan kombinasi unik dari kemampuan dan pengaruh yang membedakannya dari tokoh teknologi terkenal lainnya. Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan menarik: apa yang membedakan pemimpin transformasional dari individu yang sekadar berbakat? Ini adalah percakapan yang layak dipertimbangkan, terutama saat memeriksa bagaimana kepribadian, visi, dan eksekusi saling berinteraksi dalam membentuk industri—baik di bidang teknologi, keuangan, maupun ekosistem inovasi yang lebih luas.