Perlu dicatat bahwa ini bukan kali pertama pasar mengalami fluktuasi hebat karena kebijakan Trump. Berdasarkan informasi terkait, selama seminggu terakhir pasar cryptocurrency mengalami beberapa gelombang dorongan yang dipicu oleh kebijakan. Dari sengketa Greenland hingga gesekan tarif antara Eropa dan Amerika, hingga RUU ramah crypto CLARITY yang terhambat di Senat, ketidakpastian dan fluktuasi kebijakan terus menekan suasana pasar.
Para analis menunjukkan bahwa gelombang “Senin Hitam” ini lebih mirip dengan koreksi emosional yang dipicu oleh pengambilan keuntungan di posisi tinggi, bukan pembalikan tren secara fundamental. Tetapi ini juga menunjukkan satu hal: volatilitas pasar cryptocurrency saat ini sangat bergantung pada arah kebijakan makroekonomi, bukan hanya fundamental aset kripto itu sendiri.
Properti risiko aset dari cryptocurrency saat ketidakpastian makroekonomi menjadi jelas
Meskipun Bitcoin biasanya dianggap sebagai aset alternatif, dalam masa ketidakpastian makroekonomi, ia menunjukkan karakteristik aset risiko tinggi yang khas. Ketika suasana safe haven global meningkat, investor cenderung menjual semua aset risiko, termasuk cryptocurrency. Dan saat suasana safe haven mereda, aset-aset ini kembali menjadi sasaran rebound.
Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini adalah 89.914,08 dolar AS, dengan kapitalisasi pasar mencapai 1,80 triliun dolar, mewakili 59,03% dari total kapitalisasi pasar cryptocurrency. Volume perdagangan 24 jam sebesar 5,3 miliar dolar. Dari performa terakhir, penurunan harga Bitcoin selama 7 hari adalah 6,62%, tetapi kenaikan selama 30 hari tetap sebesar 2,22%, menunjukkan bahwa meskipun berfluktuasi, tren kenaikannya tetap terjaga.
Perang posisi antara analisis teknikal dan suasana pasar
Dari sudut pandang teknikal, Bitcoin di sekitar 90.000 dolar membentuk level support penting. Posisi ini sangat krusial untuk pergerakan selanjutnya. Jika mampu bertahan, rebound bisa berlanjut; jika menembus, bisa memicu gelombang penjualan baru.
Selain itu, perbaikan suasana pasar juga tercermin dari kondisi dana. Penurunan yield obligasi Jepang menunjukkan risiko arbitrase yang berkurang, memberikan dukungan bagi aset risiko seperti cryptocurrency. Kembalinya indeks futures saham AS juga menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset risiko mulai pulih.
Fokus perhatian selanjutnya
Seiring berjalannya sesi perdagangan Asia dan Eropa, pasar akan memusatkan perhatian pada beberapa hal berikut:
Apakah Bitcoin mampu mempertahankan support di atas 90.000 dolar
Apakah manfaat jangka pendek dari pencabutan ancaman tarif oleh Trump dapat bertahan
Perkembangan negosiasi perdagangan Eropa dan Amerika
Perubahan ekspektasi kebijakan Federal Reserve (berita terkait menunjukkan calon ketua Fed baru mungkin beralih dari “merpati” ke “elang”)
Perkembangan RUU ramah crypto CLARITY di Senat
Kesimpulan
Rebound ini menunjukkan karakteristik pasar cryptocurrency saat ini: sangat sensitif, mudah terpengaruh kebijakan, dan memiliki sifat aset risiko yang jelas. Kenaikan singkat Bitcoin ke sekitar 90.000 dolar adalah sinyal positif, tetapi investor harus menyadari bahwa keberlanjutan rebound ini sangat bergantung pada stabilitas kebijakan. Meskipun pencabutan ancaman tarif oleh Trump meredakan ketegangan jangka pendek, faktor utama yang mempengaruhi volatilitas pasar crypto tetaplah kebijakan global dan perubahan suku bunga. Rebound jangka pendek ini cukup stabil, tetapi investor harus tetap waspada terhadap potensi risiko fluktuasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Trump menarik kembali ancaman tarif di Greenland, Bitcoin rebound sementara ke level $90.000
2026年1月22日,加密货币市场经历了一场情绪的过山车。在特朗普于达沃斯世界经济论坛宣布撤回对格陵兰岛的关税威胁后,比特币从亚洲早盘的87,300美元低点迅速反弹,重新站上9万美元附近。这一转折充分说明了一个现实:在当下的宏观环境中,加密货币市场对全球政策动向的敏感性有多高。
从恐慌到反弹,政策一转向市场就变脸
本周早些时候,全球避险情绪蔓延,加密货币市场首当其冲。比特币在周三跌至87,300美元的周低点,以太坊甚至跌破3,000美元,Solana、瑞波币、Cardano和狗狗币等主要代币也随之回落。短短4小时内,全网爆仓超过1.76亿美元,其中多单爆仓占比高达96%以上。
这轮跌势的背后是特朗普关于格陵兰岛的强硬表态。特朗普此前扬言对支持欧洲反对美国控制格陵兰岛的国家加征关税,甚至威胁对法国葡萄酒和香槟征收200%的关税。这些言论引发了市场对贸易冲突升级的担忧,进而触发了风险资产的集体抛售。
但转折来得很快。当特朗普在达沃斯宣布撤回这些关税威胁后,市场情绪瞬间改善。美国股指期货回升,日本国债收益率回落,黄金避险需求减弱。加密货币市场也随之反弹,比特币收复大部分跌幅,稳定在9万美元附近,以太坊反弹至3,020美元上方,Solana升至约130美元,XRP回升至1.95美元附近。
Kebijakan ketidakpastian yang berulang-ulang
Perlu dicatat bahwa ini bukan kali pertama pasar mengalami fluktuasi hebat karena kebijakan Trump. Berdasarkan informasi terkait, selama seminggu terakhir pasar cryptocurrency mengalami beberapa gelombang dorongan yang dipicu oleh kebijakan. Dari sengketa Greenland hingga gesekan tarif antara Eropa dan Amerika, hingga RUU ramah crypto CLARITY yang terhambat di Senat, ketidakpastian dan fluktuasi kebijakan terus menekan suasana pasar.
Para analis menunjukkan bahwa gelombang “Senin Hitam” ini lebih mirip dengan koreksi emosional yang dipicu oleh pengambilan keuntungan di posisi tinggi, bukan pembalikan tren secara fundamental. Tetapi ini juga menunjukkan satu hal: volatilitas pasar cryptocurrency saat ini sangat bergantung pada arah kebijakan makroekonomi, bukan hanya fundamental aset kripto itu sendiri.
Properti risiko aset dari cryptocurrency saat ketidakpastian makroekonomi menjadi jelas
Meskipun Bitcoin biasanya dianggap sebagai aset alternatif, dalam masa ketidakpastian makroekonomi, ia menunjukkan karakteristik aset risiko tinggi yang khas. Ketika suasana safe haven global meningkat, investor cenderung menjual semua aset risiko, termasuk cryptocurrency. Dan saat suasana safe haven mereda, aset-aset ini kembali menjadi sasaran rebound.
Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin saat ini adalah 89.914,08 dolar AS, dengan kapitalisasi pasar mencapai 1,80 triliun dolar, mewakili 59,03% dari total kapitalisasi pasar cryptocurrency. Volume perdagangan 24 jam sebesar 5,3 miliar dolar. Dari performa terakhir, penurunan harga Bitcoin selama 7 hari adalah 6,62%, tetapi kenaikan selama 30 hari tetap sebesar 2,22%, menunjukkan bahwa meskipun berfluktuasi, tren kenaikannya tetap terjaga.
Perang posisi antara analisis teknikal dan suasana pasar
Dari sudut pandang teknikal, Bitcoin di sekitar 90.000 dolar membentuk level support penting. Posisi ini sangat krusial untuk pergerakan selanjutnya. Jika mampu bertahan, rebound bisa berlanjut; jika menembus, bisa memicu gelombang penjualan baru.
Selain itu, perbaikan suasana pasar juga tercermin dari kondisi dana. Penurunan yield obligasi Jepang menunjukkan risiko arbitrase yang berkurang, memberikan dukungan bagi aset risiko seperti cryptocurrency. Kembalinya indeks futures saham AS juga menunjukkan kepercayaan investor terhadap aset risiko mulai pulih.
Fokus perhatian selanjutnya
Seiring berjalannya sesi perdagangan Asia dan Eropa, pasar akan memusatkan perhatian pada beberapa hal berikut:
Kesimpulan
Rebound ini menunjukkan karakteristik pasar cryptocurrency saat ini: sangat sensitif, mudah terpengaruh kebijakan, dan memiliki sifat aset risiko yang jelas. Kenaikan singkat Bitcoin ke sekitar 90.000 dolar adalah sinyal positif, tetapi investor harus menyadari bahwa keberlanjutan rebound ini sangat bergantung pada stabilitas kebijakan. Meskipun pencabutan ancaman tarif oleh Trump meredakan ketegangan jangka pendek, faktor utama yang mempengaruhi volatilitas pasar crypto tetaplah kebijakan global dan perubahan suku bunga. Rebound jangka pendek ini cukup stabil, tetapi investor harus tetap waspada terhadap potensi risiko fluktuasi.