Perubahan terbaru dalam situasi perdagangan kembali memicu ketegangan pasar. Rencana tarif terhadap 8 negara Uni Eropa (Denmark, Inggris, Prancis, Jerman, dll) yang semula dijadwalkan pada 1 Februari tiba-tiba dibatalkan, dan cerita di baliknya jauh lebih kompleks daripada yang terlihat.
Seberapa keras balasan dari Uni Eropa? Mereka langsung mengumumkan daftar tarif balasan sebesar 930 miliar euro, serta akan mengaktifkan yang disebut "alat anti-penekanan", bahkan membekukan kesepakatan perdagangan yang sebelumnya telah disepakati. Sikap keras ini membuat risiko perang dagang antara kedua belah pihak meningkat ke zona berbahaya.
Pasar paling awal merasakan tekanan ini. Pada 20 Januari, aset global mengalami penjualan besar-besaran, saham AS turun lebih dari 3%, dan negara-negara ekspor Eropa (terutama industri mobil Jerman) menghadapi potensi kerugian lebih dari 710 miliar dolar AS — data ini dihitung berdasarkan data dari Eurostat. Respon pasar finansial sudah menunjukkan segalanya.
Yang menarik, setelah ancaman tarif dibatalkan, pasar saham AS langsung mengalami rebound yang indah di penutupan, dan Nasdaq bahkan melonjak lebih dari 1,5%. Perbedaan ini cukup menunjukkan bahwa fokus sebenarnya bukan pada perang dagang itu sendiri, melainkan pada pergerakan pasar saham. Bagaimanapun, ada yang secara tegas mengatakan bahwa pasar saham adalah laporan kinerja mereka. Dalam logika ini, pasar menjadi sangat sensitif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVHunter_9000
· 01-22 17:15
Laporan hasil pasar saham ini benar-benar luar biasa, hanya dengan satu kalimat pasar bisa ketakutan setengah mati lalu kembali bangkit, keren banget
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrying
· 01-22 04:56
Strategi ini benar-benar keren, tarif dikatakan akan dibatalkan lalu dibatalkan, pasar saham AS langsung rebound 1.5%, jelas-jelas mengikuti suasana hati harga saham.
Lihat AsliBalas0
liquiditea_sipper
· 01-22 04:56
Laporan hasil pasar saham, bikin ngakak, logika ini benar-benar naked banget nggak bisa lebih naked lagi
Perubahan terbaru dalam situasi perdagangan kembali memicu ketegangan pasar. Rencana tarif terhadap 8 negara Uni Eropa (Denmark, Inggris, Prancis, Jerman, dll) yang semula dijadwalkan pada 1 Februari tiba-tiba dibatalkan, dan cerita di baliknya jauh lebih kompleks daripada yang terlihat.
Seberapa keras balasan dari Uni Eropa? Mereka langsung mengumumkan daftar tarif balasan sebesar 930 miliar euro, serta akan mengaktifkan yang disebut "alat anti-penekanan", bahkan membekukan kesepakatan perdagangan yang sebelumnya telah disepakati. Sikap keras ini membuat risiko perang dagang antara kedua belah pihak meningkat ke zona berbahaya.
Pasar paling awal merasakan tekanan ini. Pada 20 Januari, aset global mengalami penjualan besar-besaran, saham AS turun lebih dari 3%, dan negara-negara ekspor Eropa (terutama industri mobil Jerman) menghadapi potensi kerugian lebih dari 710 miliar dolar AS — data ini dihitung berdasarkan data dari Eurostat. Respon pasar finansial sudah menunjukkan segalanya.
Yang menarik, setelah ancaman tarif dibatalkan, pasar saham AS langsung mengalami rebound yang indah di penutupan, dan Nasdaq bahkan melonjak lebih dari 1,5%. Perbedaan ini cukup menunjukkan bahwa fokus sebenarnya bukan pada perang dagang itu sendiri, melainkan pada pergerakan pasar saham. Bagaimanapun, ada yang secara tegas mengatakan bahwa pasar saham adalah laporan kinerja mereka. Dalam logika ini, pasar menjadi sangat sensitif.