Penguatan Yen Jepang dan garis tren BTC yang gagal ditembus|Cryptocurrency menghadapi berbagai risiko dan tekanan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Perubahan tren Yen Jepang sedang secara mendalam mempengaruhi alokasi aset global, dan volatilitas terbaru Bitcoin adalah cerminan dari latar belakang makro ini. BTC baru-baru ini kembali menembus garis tren jangka pendek, turun langsung dari 95.000 USD ke level terendah 91.000 USD, kemudian berhenti sementara di level 93.000 USD. Penyesuaian ini tidak hanya mencerminkan kelemahan dari segi teknikal, tetapi juga mencerminkan ketakutan pasar yang lebih dalam akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dan perubahan kebijakan bank sentral.

Ketegangan geopolitik meningkat, pasar kripto menjadi sasaran utama penjualan

Baru-baru ini Trump mengenakan tarif 10% terhadap Denmark dan negara-negara Eropa lainnya, langkah ini meningkatkan permintaan perlindungan pasar. Pada saat yang sama, harga emas mencapai rekor tertinggi baru, menembus 4.600 USD per ons, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap aset berisiko. Sebagai aset berisiko yang paling volatil, kripto secara alami menjadi sasaran utama penjualan oleh investor institusional. Ketika libur nasional di AS digabungkan dengan risiko geopolitik, tekanan penjualan ini menjadi semakin jelas.

Data forced liquidation mengungkap tingkat kepanikan pasar

Tingkat penyesuaian yang tajam terlihat dari data forced liquidation. Pasar altcoin mengalami penurunan besar secara kolektif, dengan posisi senilai lebih dari 860 juta USD dilikuidasi secara paksa, di mana 780 juta USD berasal dari posisi long. Ini menunjukkan bahwa posisi leverage di pasar membentuk rangkaian likuidasi saat harga turun cepat, yang semakin memperburuk tren penurunan. Skala forced liquidation ini cukup menunjukkan bahwa saat ini, penilaian risiko oleh peserta pasar kripto masih kurang memadai.

Kenaikan suku bunga Jepang dorong Yen, BTC mungkin uji kembali 91.000 USD

Variabel kunci lain dari tren Yen Jepang berasal dari keputusan kenaikan suku bunga Jepang. Langkah ini mendorong penguatan Yen, yang akan meningkatkan biaya aset berbasis Yen dan mempengaruhi likuiditas global. Selain itu, minggu ini juga akan menjadi waktu penting pengumuman keputusan suku bunga oleh Bank of Japan, di mana sentimen pasar cenderung berfluktuasi dalam ketidakpastian ekspektasi. Mengingat situasi Iran, pembubaran DPR Jepang, dan berbagai peristiwa geopolitik lainnya yang akan terjadi minggu ini, ketakutan pasar mungkin terus meningkat, dan BTC bahkan bisa kembali menguji level 91.000 USD.

Analisis teknikal menunjukkan risiko tetap ada

Dari grafik harian, BTC kembali menembus garis tren jangka pendek, menunjukkan potensi untuk bergerak lebih jauh ke bawah. Meskipun ada kemungkinan rebound di tengah minggu, pengaruh sentimen perlindungan risiko akhir pekan dapat menyebabkan rebound tersebut diikuti oleh penjualan baru. Saat ini, BTC berfluktuasi di sekitar 90.11K USD, sementara terendah 24 jam telah menyentuh 87.26K USD, menunjukkan kekuatan bearish yang masih kuat. Ke depan, perlu diperhatikan apakah BTC mampu mempertahankan angka 90.000 USD. Jika gagal, penguatan Yen Jepang yang didukung oleh permintaan perlindungan risiko dapat memperdalam penyesuaian pasar kripto lebih jauh.

BTC3,58%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan