Perusahaan deteksi kecerdasan buatan GPTZero menganalisis semua 4841 makalah yang diterima di konferensi NeurIPS, dan menemukan 100 kutipan palsu di 51 makalah. Meskipun dibandingkan dengan puluhan ribu kutipan, kutipan palsu ini secara statistik tidak signifikan, tetapi penemuan ini menyoroti tantangan dalam menjaga ketelitian akademik di tengah "tsunami pengajuan" yang didorong oleh kecerdasan buatan. NeurIPS menunjukkan bahwa kutipan yang salah tidak selalu membuat penelitian menjadi tidak valid, tetapi kutipan palsu dapat menurunkan nilai sebagai indikator akademik utama. Peristiwa ini juga memicu kekhawatiran luas tentang akurasi kecerdasan buatan, bahkan para ahli terkemuka pun merasa khawatir tentang hal ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perusahaan deteksi kecerdasan buatan GPTZero menganalisis semua 4841 makalah yang diterima di konferensi NeurIPS, dan menemukan 100 kutipan palsu di 51 makalah. Meskipun dibandingkan dengan puluhan ribu kutipan, kutipan palsu ini secara statistik tidak signifikan, tetapi penemuan ini menyoroti tantangan dalam menjaga ketelitian akademik di tengah "tsunami pengajuan" yang didorong oleh kecerdasan buatan. NeurIPS menunjukkan bahwa kutipan yang salah tidak selalu membuat penelitian menjadi tidak valid, tetapi kutipan palsu dapat menurunkan nilai sebagai indikator akademik utama. Peristiwa ini juga memicu kekhawatiran luas tentang akurasi kecerdasan buatan, bahkan para ahli terkemuka pun merasa khawatir tentang hal ini.