Keterbukaan transaksi blockchain selalu menjadi pedang bermata dua. Setiap transaksi yang dicatat di blockchain langsung terbuka—siapa yang melakukan transaksi, jumlahnya berapa, kaitan alamat, semua menjadi informasi yang dapat diperiksa oleh siapa saja dalam sekejap. Ini tampaknya mencerminkan cita-cita desentralisasi, tetapi juga mengungkapkan kenyataan yang memalukan: pergerakan posisi para whale dapat dilacak secara real-time, mudah memicu serangan sniping; aset pribadi sepenuhnya terbuka, privasi tak bisa disembunyikan; sementara mekanisme transaksi rahasia dan pemeriksaan kepatuhan yang sudah matang di keuangan tradisional hampir tidak bisa diterapkan di blockchain. Kita terjebak di jalan buntu antara "transparansi" dan "privasi", terjebak di antara "kebebasan" dan "kepatuhan".
Solusi teknologi jaringan Dusk mengubah situasi ini. Alih-alih memilih secara sederhana antara keduanya, solusi ini melalui kontrak pintar privasi dan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof) mewujudkan kemungkinan "pengungkapan selektif". Logika intinya sangat sederhana: Anda dapat membuktikan bahwa transaksi tersebut sah dan sesuai aturan, tanpa harus mengungkap semua detail transaksi dan kaitan alamat. Ingin membuktikan kepada otoritas pengawas bahwa sumber dana bersih? Tidak perlu mengungkap seluruh rantai transaksi. Berpartisipasi dalam penerbitan token yang memenuhi syarat? Harga dan jumlah transaksi bisa dirahasiakan selama proses berlangsung.
Apa artinya ini? Bagi peserta transaksi, operasi besar tidak lagi perlu selalu waspada terhadap pelacakan. Saat membangun posisi atau mengatur posisi, mereka dapat mempertahankan tingkat kerahasiaan tertentu. Selain itu, kebutuhan kepatuhan tingkat institusi juga dapat terpenuhi—melindungi privasi pribadi sekaligus memberikan transparansi yang diperlukan bagi regulator. Ini bukan menolak semangat transparansi blockchain, tetapi menemukan titik keseimbangan antara transparansi dan privasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForumLurker
· 22jam yang lalu
Bukti nol pengetahuan terdengar bagus, hanya saja saya tidak tahu apakah saat digunakan nanti akan menjadi sekumpulan idealisme... Para pemain besar tetap akan mencari cara untuk menyabotase Anda
Lihat AsliBalas0
ChainSpy
· 22jam yang lalu
Akhirnya ada yang berani menyinggung perasaan ini, transparan apa sih, sudah lama diketahui rahasianya oke
Lihat AsliBalas0
TokenRationEater
· 22jam yang lalu
Tunggu sebentar, pengungkapan secara sukarela terdengar bagus, tetapi akankah logika ini benar-benar dapat diterapkan? Rasanya kita akan kembali ke masalah kepercayaan lagi, kan?
Lihat AsliBalas0
FancyResearchLab
· 22jam yang lalu
Bukti nol pengetahuan terdengar bagus, tetapi begitu benar-benar diunggah ke blockchain, tetap tergantung pada apakah regulator ayah mau menerima.
Lihat AsliBalas0
GigaBrainAnon
· 22jam yang lalu
Haha akhirnya ada yang memikirkan untuk mengembangkan bukti tanpa pengetahuan, para senior di Bitcoin harus belajar nih
Keterbukaan transaksi blockchain selalu menjadi pedang bermata dua. Setiap transaksi yang dicatat di blockchain langsung terbuka—siapa yang melakukan transaksi, jumlahnya berapa, kaitan alamat, semua menjadi informasi yang dapat diperiksa oleh siapa saja dalam sekejap. Ini tampaknya mencerminkan cita-cita desentralisasi, tetapi juga mengungkapkan kenyataan yang memalukan: pergerakan posisi para whale dapat dilacak secara real-time, mudah memicu serangan sniping; aset pribadi sepenuhnya terbuka, privasi tak bisa disembunyikan; sementara mekanisme transaksi rahasia dan pemeriksaan kepatuhan yang sudah matang di keuangan tradisional hampir tidak bisa diterapkan di blockchain. Kita terjebak di jalan buntu antara "transparansi" dan "privasi", terjebak di antara "kebebasan" dan "kepatuhan".
Solusi teknologi jaringan Dusk mengubah situasi ini. Alih-alih memilih secara sederhana antara keduanya, solusi ini melalui kontrak pintar privasi dan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof) mewujudkan kemungkinan "pengungkapan selektif". Logika intinya sangat sederhana: Anda dapat membuktikan bahwa transaksi tersebut sah dan sesuai aturan, tanpa harus mengungkap semua detail transaksi dan kaitan alamat. Ingin membuktikan kepada otoritas pengawas bahwa sumber dana bersih? Tidak perlu mengungkap seluruh rantai transaksi. Berpartisipasi dalam penerbitan token yang memenuhi syarat? Harga dan jumlah transaksi bisa dirahasiakan selama proses berlangsung.
Apa artinya ini? Bagi peserta transaksi, operasi besar tidak lagi perlu selalu waspada terhadap pelacakan. Saat membangun posisi atau mengatur posisi, mereka dapat mempertahankan tingkat kerahasiaan tertentu. Selain itu, kebutuhan kepatuhan tingkat institusi juga dapat terpenuhi—melindungi privasi pribadi sekaligus memberikan transparansi yang diperlukan bagi regulator. Ini bukan menolak semangat transparansi blockchain, tetapi menemukan titik keseimbangan antara transparansi dan privasi.