Setelah dua hari penurunan tajam, pasar saham AS akhirnya menunjukkan sinyal pemulihan. Indeks Nasdaq 100 menguat hingga 1%, yang bagi pasar kripto yang baru saja mengalami gelombang margin call, mungkin menjadi titik balik. Tapi apakah rebound ini akan berlanjut, tergantung pada perkembangan situasi makroekonomi.
Dari Penurunan ke Pemulihan, Apa yang Sedang Dilakukan Pasar Saham AS?
Berdasarkan berita terbaru, apa latar belakang rebound ini? Melihat kembali pergerakan dua hari terakhir sudah cukup jelas.
Pada 19-20 Januari, pasar saham AS mengalami penjualan besar-besaran:
Indeks S&P 500 turun 2,05%, menghapus seluruh kenaikan sejak awal tahun
Indeks Nasdaq 100 turun 2,08%
Indeks volatilitas VIX melonjak di atas 20, mencapai level tertinggi sejak November tahun lalu
Apa penyebab utama dari penurunan ini? Kekhawatiran perang dagang antara China dan Eropa serta penjualan obligasi pemerintah Jepang mendorong imbal hasil obligasi AS naik, memicu suasana “perlindungan” di seluruh dunia. Beberapa negara Uni Eropa sedang mempertimbangkan kena tarif pada barang impor dan ekspor senilai 930 miliar euro, sehingga pasar terjebak dalam ketakutan akan konflik perdagangan.
Sekarang, rebound Nasdaq sebesar 1% menunjukkan bahwa sentimen pasar sedang membaik. Tapi sejauh mana pemulihan ini akan berlangsung, tergantung pada perkembangan negosiasi tarif.
Apakah “Tali Penyelamat” Pasar Kripto Telah Datang?
Bagi pasar kripto, rebound pasar saham ini sangat penting. Kenapa? Karena korelasi yang sangat tinggi.
Berdasarkan data terbaru, korelasi antara Bitcoin dan indeks Nasdaq 100 telah naik ke 46%. Dengan kata lain, jika pasar saham AS bersin, pasar kripto akan flu. Dalam penurunan tajam 19 Januari lalu, korelasi ini sangat terlihat:
Bitcoin turun dari atas 92.000 dolar, dengan penurunan harian hampir 3%
Ethereum turun 3,5%
Hampir 24.000 orang di seluruh dunia mengalami margin call, total kerugian mencapai 680 juta dolar
Sekarang, dengan pasar saham AS rebound, pasar kripto berpotensi meredakan tekanan jual. Tapi ada satu masalah: kekuatan rebound ini belum cukup besar. Kenaikan 1% dibandingkan penurunan 2,08% hanya sebagian pemulihan, jauh dari level sebelum penurunan.
Kekhawatiran di Balik Rebound
Meskipun rebound ini berita baik, kita tidak boleh lengah. Beberapa faktor kunci masih membatasi pasar:
Ketidakpastian makroekonomi belum hilang
Hasil perang tarif masih belum pasti. Ancaman tarif Trump terhadap Greenland, langkah balasan dari UE, semuanya masih dalam tahap negosiasi. Jika muncul berita negatif baru, pasar bisa kembali turun.
Sikap Federal Reserve tetap hawkish
Imbal hasil obligasi AS tetap tinggi, proses penurunan suku bunga tertunda, yang berarti likuiditas dolar mengering. Untuk aset berisiko tinggi seperti Bitcoin, biaya kepemilikan tetap tinggi.
Dana institusi masih mengalir keluar
ETF Bitcoin spot AS baru-baru ini mengalami arus keluar bersih besar-besaran, menunjukkan bahwa investor institusi belum sepenuhnya pulih kepercayaan. Apakah rebound ini akan menarik dana kembali, tergantung perkembangan selanjutnya.
Aset perlindungan tetap menarik perhatian
Emas dan perak keduanya mencatat rekor tertinggi baru, emas spot di atas 4.690 dolar/oz, perak spot di atas 94 dolar/oz. Ini menunjukkan bahwa suasana perlindungan di pasar masih sangat kuat, dana mengalir ke aset aman, bukan kembali ke aset berisiko.
Titik Pengamatan Utama
Dari sekarang hingga satu minggu ke depan, ada beberapa sinyal penting yang perlu diperhatikan:
Apakah rebound Nasdaq mampu menembus level tertinggi sebelumnya dan mempertahankan tren kenaikan
Apakah indeks volatilitas VIX akan terus turun, dan apakah ketakutan pasar benar-benar mereda
Apakah ada perkembangan atau kejutan baru dalam negosiasi tarif AS-EU
Apakah Bitcoin mampu menjaga di atas 90.000 dolar, dan apakah ada kekuatan untuk rebound ke 93.000 dolar
Kesimpulan
Indeks Nasdaq 100 menguat hingga 1%, ini adalah rebound teknikal setelah penurunan besar, sekaligus peluang istirahat bagi pasar kripto. Tapi keberlanjutan rebound ini masih diragukan. Ketidakpastian perang tarif, sikap hawkish Federal Reserve, dan arus keluar dana institusi semuanya membatasi ruang kenaikan pasar. Bagi investor kripto, jangan terlalu optimistis, tetapi fokuslah pada apakah rebound ini mampu membentuk dasar yang nyata dan bagaimana perkembangan makroekonomi selanjutnya. Dalam jangka pendek, kenaikan 1% mungkin hanya memperbaiki secara teknikal, tetapi untuk membalik tren secara fundamental, diperlukan dukungan yang lebih kuat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Nasdaq rebound 1%, akankah dunia kripto bisa bernapas lega? Rebound lemah di tengah bayang-bayang perang tarif
Setelah dua hari penurunan tajam, pasar saham AS akhirnya menunjukkan sinyal pemulihan. Indeks Nasdaq 100 menguat hingga 1%, yang bagi pasar kripto yang baru saja mengalami gelombang margin call, mungkin menjadi titik balik. Tapi apakah rebound ini akan berlanjut, tergantung pada perkembangan situasi makroekonomi.
Dari Penurunan ke Pemulihan, Apa yang Sedang Dilakukan Pasar Saham AS?
Berdasarkan berita terbaru, apa latar belakang rebound ini? Melihat kembali pergerakan dua hari terakhir sudah cukup jelas.
Pada 19-20 Januari, pasar saham AS mengalami penjualan besar-besaran:
Apa penyebab utama dari penurunan ini? Kekhawatiran perang dagang antara China dan Eropa serta penjualan obligasi pemerintah Jepang mendorong imbal hasil obligasi AS naik, memicu suasana “perlindungan” di seluruh dunia. Beberapa negara Uni Eropa sedang mempertimbangkan kena tarif pada barang impor dan ekspor senilai 930 miliar euro, sehingga pasar terjebak dalam ketakutan akan konflik perdagangan.
Sekarang, rebound Nasdaq sebesar 1% menunjukkan bahwa sentimen pasar sedang membaik. Tapi sejauh mana pemulihan ini akan berlangsung, tergantung pada perkembangan negosiasi tarif.
Apakah “Tali Penyelamat” Pasar Kripto Telah Datang?
Bagi pasar kripto, rebound pasar saham ini sangat penting. Kenapa? Karena korelasi yang sangat tinggi.
Berdasarkan data terbaru, korelasi antara Bitcoin dan indeks Nasdaq 100 telah naik ke 46%. Dengan kata lain, jika pasar saham AS bersin, pasar kripto akan flu. Dalam penurunan tajam 19 Januari lalu, korelasi ini sangat terlihat:
Sekarang, dengan pasar saham AS rebound, pasar kripto berpotensi meredakan tekanan jual. Tapi ada satu masalah: kekuatan rebound ini belum cukup besar. Kenaikan 1% dibandingkan penurunan 2,08% hanya sebagian pemulihan, jauh dari level sebelum penurunan.
Kekhawatiran di Balik Rebound
Meskipun rebound ini berita baik, kita tidak boleh lengah. Beberapa faktor kunci masih membatasi pasar:
Ketidakpastian makroekonomi belum hilang
Hasil perang tarif masih belum pasti. Ancaman tarif Trump terhadap Greenland, langkah balasan dari UE, semuanya masih dalam tahap negosiasi. Jika muncul berita negatif baru, pasar bisa kembali turun.
Sikap Federal Reserve tetap hawkish
Imbal hasil obligasi AS tetap tinggi, proses penurunan suku bunga tertunda, yang berarti likuiditas dolar mengering. Untuk aset berisiko tinggi seperti Bitcoin, biaya kepemilikan tetap tinggi.
Dana institusi masih mengalir keluar
ETF Bitcoin spot AS baru-baru ini mengalami arus keluar bersih besar-besaran, menunjukkan bahwa investor institusi belum sepenuhnya pulih kepercayaan. Apakah rebound ini akan menarik dana kembali, tergantung perkembangan selanjutnya.
Aset perlindungan tetap menarik perhatian
Emas dan perak keduanya mencatat rekor tertinggi baru, emas spot di atas 4.690 dolar/oz, perak spot di atas 94 dolar/oz. Ini menunjukkan bahwa suasana perlindungan di pasar masih sangat kuat, dana mengalir ke aset aman, bukan kembali ke aset berisiko.
Titik Pengamatan Utama
Dari sekarang hingga satu minggu ke depan, ada beberapa sinyal penting yang perlu diperhatikan:
Kesimpulan
Indeks Nasdaq 100 menguat hingga 1%, ini adalah rebound teknikal setelah penurunan besar, sekaligus peluang istirahat bagi pasar kripto. Tapi keberlanjutan rebound ini masih diragukan. Ketidakpastian perang tarif, sikap hawkish Federal Reserve, dan arus keluar dana institusi semuanya membatasi ruang kenaikan pasar. Bagi investor kripto, jangan terlalu optimistis, tetapi fokuslah pada apakah rebound ini mampu membentuk dasar yang nyata dan bagaimana perkembangan makroekonomi selanjutnya. Dalam jangka pendek, kenaikan 1% mungkin hanya memperbaiki secara teknikal, tetapi untuk membalik tren secara fundamental, diperlukan dukungan yang lebih kuat.